Setelah sempat berada dalam situasi pandemi COVID-19 selama 2 tahun, kini, BeautyFest Asia kembali diadakan secara offline dengan beragam rangkaian acara yang telah dipersiapkan, mulai dari beauty exhibition, beauty talkshow, makeup demo, meet and greet, hingga beauty awards.

Salah satu yang menarik, yakni Popbela Beauty Awards yang akan dibuka untuk semua brand kecantikan di Indonesia dengan melewati tiga fase, yakni registrasi,  proses penjurian, dan terakhir proses pengambilan suara.

Menjadi salah satu juri, Riesty Ichsana selaku Digital Communication & Strategist and formerly Editor CLEO Magazine ikut memberikan pendapat terhadap beauty standard yang real seperti apa sesuai dengan campaign BFA 2022, yakni #IAmReal. Penasaran bagaimana pandanganya? Simak, yuk!

Beauty standard tidak menjadi tolak ukur

Pandangan Riesty Ichsana Tentang Beauty Standard yang SebenarnyaDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Ketika ditanya pandangan mengenai beauty standard di masa kini, Riesty menjawab jika beauty standard sudah tidak menjadi tolak ukur, sebab saat ini banyak model brand beauty  yang sudah bisa masuk dari segala jenis skin tone dan body size. Bahkan, ia berpendapat bahwa beauty standard sudah mengalami perubahan cara pandang dari yang terdahulu.

“Dulu pasti brand beauty dilihat dari face off, tinggi, skin tone, dan lainnya. Tapi sekarang setidaknya beauty standard sudah mulai berubah padangan dari yang dulu,” ungkapnya.

Cantik yang sesungguhnya

Pandangan Riesty Ichsana Tentang Beauty Standard yang SebenarnyaDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Bagi Riesty, cantik sesungguhnya untuk seorang perempuan adalah dia yang memiliki rasa percaya diri. Ketika perempuan sudah memiliki kepercayaan terhadap dirinya, maka ia akan terlihat cool, beautiful, dan charming yang membuat orang lain percaya bahwa dirinya mempunyai kecantikan alami.

"Cantik menurutku itu percaya diri. Perempuan kelihatan cantik, keren, charming karena percaya diri. Kalau dia tidak percaya diri, pasti ada rasa insecure. Tapi kalau misalnya dia percaya diri, orang akan approve kalau dia emang cantik," jelas Riesty.

Pengaruh media sosial

Pandangan Riesty Ichsana Tentang Beauty Standard yang SebenarnyaDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Walaupun beauty standard bukanlah tolak ukur suatu penampilan perempuan. Namun, bagi Riesty media sosial sangat berpengaruh terhadap standar kencantikan saat ini, di mana segala sesuatu sudah beralih menjadi digital semua.

Berbeda dengan zaman dulu yang masih menggunakan majalah sebagai alat promosi brand beauty yang memang dituntut untuk menampilkan visualnya, seperti adanya model professional dan memenuhi standar kecantikan itu sendiri.

“Sekarang semuanya dilihat dari digital, kalau dulu dalam majalah memang diharuskan menampilkan visual, seperti cari model profesional atau pun kalau real people harus memenuhi standar kecantikan, sebab orang kalau lihat majalah pasti ke arah visualnya,” tuturnya.

Sedikit tambahan dari Riesty bahwa sebelum adanya digital, brand beauty belum berani melakukan perubahan dengan menentang standar kecantikan tersebut. Mereka masih memperdulikan visual untuk menarik perhatian publik.

Fase insecure

Pandangan Riesty Ichsana Tentang Beauty Standard yang SebenarnyaDok. BeautyFest Asia by Popbela.com

Menceritakan kisah kehidupannya, ternyata Riesty mengaku pernah mengalami insecure terhadap dirinya sendiri. Namun, ia tetap percaya diri mengingat bahwa cantik sesungguhnya itu bukan hanya tentang fisik. True beauty yang sebenarnya adalah dia yang memiliki good attitude, profesionalisme yang tinggi dan mencintai diri sendiri apa adanya.

Riesty pun memberikan pesan kepada orang yang kurang mencintai dirinya sendiri, bahwa seseorang pasti mempunyai sisi positif masing-masing yang harus diyakini.

 “Don’t be so hard on yourself, cari sisi positifnya diri kamu, maka nanti kamu akan dengan sendirinya percaya diri. It’s all not about fisikal,” jelasnya.

Sesuai dengan campaign BFA 2022, yakni #IAmReal, Riesty pun yakin bahwa kita bisa menjadi diri sendiri. Semua bukan hanya tentang fisik saja, ya, Bela!

Nah, itu dia pandangan Riesty Ichsana tentang beauty standard. Buat kalian yang penasaran bagaimana acara BeautyFest Asia 2022, nantikan keseruannya di Kota Kasablanka pada tanggal 14-16 Oktober 2022 mendatang, ya!

Baca Juga: Popbela Beauty Awards Kembali Hadir Di Rangkaian BeautyFest Asia 2022

Baca Juga: Beauty Standard Tak Lagi Relevan? Ini Kata Filisya Thunggawan

Baca Juga: Christie Basil: Beauty Standards untuk Inspirasi Positif? Why Not?!