Perawatan kecantikan berbahan jaringan manusia tengah menjadi sorotan di Korea Selatan setelah skin booster berbasis extracellular matrix (ECM) ramai diperbincangkan. Bahan perawatan ini berasal dari jaringan dermis manusia yang didonasikan setelah kematian, lalu diproses untuk menghilangkan sel sebelum digunakan dalam prosedur estetika.
Isu tersebut kembali ramai pada April 2026 setelah penggunaan jaringan manusia untuk kecantikan dibahas dalam forum Majelis Nasional Korea Selatan, terutama terkait keamanan, regulasi, dan etika. Lantas, apakah benar skin booster ini menggunakan “kulit mayat” secara langsung? Yuk, simak tujuh fakta mengenai ECM skin booster yang sedang menjadi kontroversi di Korea Selatan, Bela!
