Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Perbedaan Moisturizing dan Hydrating dalam Skincare, Perlu Tahu!

6 Perbedaan Moisturizing dan Hydrating dalam Skincare, Perlu Tahu!
pexels.com/Andrea Piacquadio
Intinya Sih
  • Hydrating berfungsi menambah kadar air di kulit, sedangkan moisturizing membantu mengunci dan menjaga kelembapan.

  • Keduanya bekerja di cara yang berbeda, tetapi saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan kulit.

  • Memahami perbedaannya membantumu memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Moisturizing dan hydrating sering dianggap sama karena sama-sama berkaitan dengan kelembapan kulit. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan cara kerja yang tidak serupa sehingga hasil yang kamu dapatkan pun bisa berbeda.

Oleh sebab itu, memahami perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare sangat penting sebelum memilih produk. Yuk, simak tujuh perbedaannya berikut ini!

Table of Content

1. Fungsi moisturizing dan hydrating dalam skincare

1. Fungsi moisturizing dan hydrating dalam skincare

Skincare Niacinamide Mengecilkan Pori Pori, Bagaimana Cara Kerjanya?
pexels.com/Photo By Kaboompics.com

Perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare yang pertama terletak pada fungsi utamanya. Hydrating berfungsi menambah kadar air di dalam kulit agar tampak lebih kenyal dan segar.

Sebaliknya, moisturizing bertugas menjaga serta mengunci kelembapan dengan bantuan kandungan minyak atau lipid. Oleh karena itu, keduanya bekerja untuk fungsi yang berbeda meski sama-sama membuat kulit terasa lembap.

2. Perbedaan kondisi kulit yang membutuhkan moisturizing dan hydrating

Ilustrasi menghindari kulit kering
vecteezy.com/Tonefoto grapher

Kulit yang terasa kencang, terlihat kusam, dan garis halusnya lebih jelas biasanya menandakan dehidrasi. Dalam kondisi ini, kamu membutuhkan produk hydrating untuk membantu meningkatkan kadar air di kulit.

Sementara itu, kulit yang terasa kasar dan kurang elastis cenderung membutuhkan moisturizing. Sebab, tipe kulit ini memerlukan dukungan minyak alami agar tetap lembut dan nyaman.

3. Kandungan produk yang moisturizing dan hydrating

ilustrasi skincare routine.
ilustrasi skincare routine (pexels.com/Sora Shimazaki)

Perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare yang selanjutnya bisa dilihat dari kandungan di dalam produknya. Produk hydrating umumnya mengandung humektan, seperti hyaluronic acid, glycerin, dan aloe vera yang membantu menarik air ke lapisan kulit.

Di sisi lain, produk moisturizing biasanya mengandung emolien dan oklusif seperti ceramide, shea butter, atau plant oils. Kandungan tersebut membantu memperkuat skin barrier sekaligus menjaga kelembapan lebih tahan lama.

4. Cara kerja moisturizing dan hydrating skincare di lapisan kulit

ilustrasi skincare routine.
pexels.com/Sora Shimazaki

Hydrating skincare bekerja dengan meningkatkan kandungan air pada lapisan terluar kulit sehingga tampak lebih plumpy. Ketika kadar air tercukupi, tekstur kulit pun terlihat lebih halus dan bercahaya.

Sebaliknya, moisturizing bekerja dengan mengisi celah antar sel kulit menggunakan lipid. Dengan begitu, lapisan pelindung kulit tetap terjaga dan risiko kehilangan air dapat diminimalkan.

5. Perbedaan urutan pemakaian skincare moisturizing dan hydrating

ilustrasi skincare routine.
pexels.com/Andrea Piacquadio

Dalam rutinitas harian, produk hydrating biasanya digunakan lebih awal setelah proses cleansing. Teksturnya yang ringan memudahkan penyerapan sebelum dilanjutkan dengan produk lain.

Setelah itu, kamu bisa menggunakan moisturizer untuk mengunci hidrasi yang sudah diberikan. Kombinasi ini membantu menjaga keseimbangan kadar air dan minyak pada kulit.

6. Perbedaan hasil skincare moisturizing dan hydrating

Perawatan kulit di klinik kecantikan.
pexels.com/Gustavo Fring

Perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare yang terakhir terlihat dari hasilnya. Hydrating cenderung memberikan efek kulit lebih segar, kenyal, dan glowing dalam waktu relatif cepat.

Sementara itu, moisturizing berfokus pada menjaga kelembapan dalam jangka panjang serta mendukung kesehatan skin barrier. Jadi, kalau kamu ingin mencoba memperbaiki struktur kulit, bisa gunakan produk dengan kandungan moisturizing yang intens.

Demikianlah beberapa perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare yang perlu kamu ketahui. Jangan sampai tertukar lagi, ya!

FAQ seputar perbedaan moisturizing dan hydrating dalam skincare

Apakah hydrating dan moisturizing harus dipakai bersamaan?

Bisa, karena hydrating menambah kadar air sedangkan moisturizing mengunci kelembapannya agar tidak cepat menguap.

Bagaimana cara tahu kulit butuh hydrating atau moisturizing?

Kulit terasa kencang dan kusam cenderung dehidrasi (butuh hydrating), sedangkan kulit kasar dan pecah-pecah butuh moisturizing.

Apakah kulit berminyak tetap perlu moisturizer?

Ya, karena semua jenis kulit tetap membutuhkan perlindungan skin barrier, termasuk kulit berminyak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah
Follow Us

Related Articles

See More