Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

5 Kesalahan Pola Minum saat Puasa yang Bisa Bikin Tubuh Cepat Lemas

Ilustrasi minum air
pexels.com/Karola G

Selama menjalani ibadah puasa, tubuh mengalami perubahan pola asupan cairan yang signifikan karena waktu minum menjadi terbatas. Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa kesalahan dalam mengatur pola minum antara berbuka dan sahur dapat berdampak besar pada kondisi fisik, mulai dari rasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.

Alih-alih minum air secara bertahap, tak sedikit orang justru minum banyak sekaligus di satu waktu, misalnya hanya saat berbuka, lalu kurang minum saat sahur. Kebiasaan inilah yang membuat tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup sepanjang hari.

Oleh karena itu, Popbela akan membahas kesalahan pola minum saat puasa yang bisa bikin tubuh cepat lemas. Apa saja?

1. Minum terlalu sedikit saat waktu berbuka hingga sahur

ilustrasi minum air
freepik.com/freepik

Kesalahan pola minum saat puasa yang pertama yaitu minum terlalu sedikit saat waktu berbuka hingga sahur. Banyak orang cenderung minum terlalu sedikit atau tidak cukup di luar waktu puasa, sehingga total asupan cairan harian menjadi lebih rendah dari yang disarankan.

Kebiasaan ini sering terjadi karena hanya mengandalkan waktu berbuka puasa dan sahur untuk minum, tanpa memperhatikan kebutuhan cairan di antara keduanya. Perlu diketahui, kebiasaan minum terlalu sedikit selama di luar waktu puasa bisa membuat tubuh kekurangan cairan lho, Bela.

Akibatnya, risiko dehidrasi meningkat, yang bisa menimbulkan rasa haus berlebih, lelah, pusing, dan menurunnya konsentrasi. Oleh karena itu, penting membiasakan diri minum secara cukup dan merata antara berbuka dan sahur agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari.

2. Meminum air dalam jumlah besar sekaligus saat berbuka dan sahur

ilustrasi minum air
freepik.com/pressfoto

Melansir GulfNews, para ahli kesehatan menyebut kebiasaan meminum air jalam jumlah banyak kurang efektif karena tubuh hanya mampu menyerap sebagian dari air yang diminum sekaligus, sementara sisanya cepat dibuang melalui urin.

Akibatnya, hidrasi tubuh tidak terjaga dengan optimal sepanjang hari. Untuk itu, lebih dianjurkan untuk minum secara bertahap dan teratur agar cairan tubuh tetap seimbang dan mencegah dehidrasi selama berpuasa.

3. Mengabaikan kebutuhan elektrolit

ilustrasi minuman elektrolit
freepik.com/freepik

Kesalahan pola minum saat puasa berikutnya yaitu mengabaikan kebutuhan elektrolit. Tak sedikit yang mengira minum air putih saja sudah cukup, padahal dalam kondisi cuaca panas atau aktivitas tinggi, tubuh juga kehilangan elektrolit seperti natrium dan kalium melalui keringat.

Jika elektrolit ini tak tergantikan, tubuh bisa mengalami dehidrasi terselubung meskipun asupan air terlihat cukup. Kondisi ini bisa memicu berbagai keluhan seperti tubuh mudah lelah, kram otot, hingga pusing.

Oleh karena itu, penting untuk tak hanya fokus pada jumlah air yang diminum, tetapi juga memastikan asupan elektrolit tetap terpenuhi selama periode non-puasa. Konsumsilah makanan bergizi seimbang saat berbuka dan sahur, seperti buah, sayur, dan sumber mineral alami.

4. Mengonsumsi minuman yang justru mempercepat dehidrasi

ilustrasi minum air putih
freepik.com/freepik

Mengonsumsi minuman yang justru mempercepat dehidrasi juga menjadi kesalahan yang kerap dilakukan saat puasa. Minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta minuman bersoda, dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil sehingga cadangan cairan berkurang lebih cepat.

Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat berkurang dan risiko dehidrasi pun meningkat. Oleh karena itu, jenis minuman ini sebaiknya dibatasi atau dihindari selama waktu non-puasa agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga sepanjang hari.

5. Asupan cairan tidak dibagi secara seimbang antara waktu berbuka dan sahur

ilustrasi makanan sehat
pexels.com/Matilda Wormwood

Banyak orang cenderung minum dalam jumlah besar hanya setelah berbuka, sementara saat malam hari dan sahur justru sangat sedikit. Pola ini membuat tubuh tidak mampu mempertahankan cadangan cairan dalam jangka panjang, sehingga lebih mudah merasa haus dan lemas saat berpuasa.

Padahal, kebiasaan ini membuat tubuh kekurangan cadangan cairan untuk menjalani puasa seharian. Minum secara bertahap dan merata dari waktu berbuka hingga sahur jauh lebih efektif untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga rasa haus, lemas, dan tak nyaman saat puasa bisa diminimalkan.

Itu dia kesalahan pola minum saat puasa yang bisa bikin tubuh cepat lemas. Dengan memperbaiki cara dan waktu minum, puasa pun bisa dijalani dengan lebih segar dan nyaman sepanjang hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More

Lebih dari Sekadar Wangi: Lima Parfum Lokal Indonesia dengan Identitas

05 Feb 2026, 15:05 WIBBeauty