Kenapa Mata Terlihat Sembap Setelah Kurang Tidur? Ini Penjelasannya

- Kurang tidur dapat memperparah penumpukan cairan pada jaringan tipis sekitar mata, terutama saat bangun tidur, sehingga area bawah mata tampak lebih bengkak.
- Penelitian menunjukkan kurang tidur berkaitan dengan kelopak lebih turun, mata merah dan sembap, serta lingkaran hitam lebih terlihat, meski efeknya tidak selalu sama pada setiap orang.
- Posisi berbaring memudahkan cairan berkumpul di sekitar mata; istirahat cukup, kompres dingin, dan posisi kepala sedikit lebih tinggi dapat membantu mengurangi tampilan sembap.
Pernah bangun setelah tidur larut malam dan mendapati area mata terlihat lebih bengkak dari biasanya? Kondisi ini ternyata cukup umum terjadi setelah tubuh kurang mendapatkan waktu istirahat.
Selain membuat wajah terlihat lebih lelah, kurang tidur juga dapat memengaruhi tampilan area sekitar mata, mulai dari kelopak yang tampak lebih turun hingga mata yang terlihat sembap dan lingkaran hitam yang semakin jelas.
Lantas, kenapa mata terlihat sembap setelah kurang tidur? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Penumpukan cairan di sekitar mata

pexels.com/AKHIL Salah satu penyebab mata terlihat sembap adalah adanya cairan yang berkumpul di jaringan sekitar mata.
Area bawah mata memiliki jaringan yang relatif tipis sehingga perubahan cairan dapat lebih mudah terlihat sebagai pembengkakan.
Mayo Clinic juga mencatat bahwa retensi cairan, terutama saat bangun tidur, dapat membuat area bawah mata tampak lebih bengkak, dan kurang tidur menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuknya.
Kurang tidur juga berarti tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup untuk menjalankan berbagai proses pemulihan.
Meski hubungan antara kurang tidur dan sembap tidak sesederhana satu mekanisme tunggal, efeknya dapat terlihat pada perubahan tampilan wajah, terutama di sekitar mata.
2. Mata terlihat lebih berat dan lelah

pexels.com/https://kaboompics.com/ Efek kurang tidur ternyata bukan hanya soal bengkak.
Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal SLEEP, wajah orang yang mengalami kurang tidur dinilai memiliki kelopak yang lebih turun, mata lebih merah, mata lebih sembap, serta lingkaran hitam yang lebih terlihat dibandingkan setelah tidur normal.
Penelitian lain dalam Journal of Sleep Research menemukan bahwa tampilan area mata, termasuk tingkat keterbukaan mata dan lingkaran gelap di sekitarnya, turut memengaruhi seberapa lelah seseorang terlihat.
Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan tampilan wajah akibat kurang tidur tidak selalu konsisten pada setiap orang.
3. Posisi tidur juga berpengaruh

pexels.com/Polina Mata yang terlihat sembap juga bisa dipengaruhi oleh posisi tubuh saat tidur.
Ketika berbaring sepanjang malam, cairan dapat lebih mudah berkumpul di area sekitar mata sehingga pembengkakan biasanya tampak lebih jelas saat baru bangun.
Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dapat membantu mengurangi penumpukan cairan tersebut.
Cara membuat mata terlihat lebih segar

pexels.com/Thirdman Setelah kurang tidur, tampilan mata yang sembap biasanya akan berangsur berkurang ketika tubuh kembali mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Sementara itu, kompres dingin dapat digunakan untuk membantu meredakan tampilan bengkak secara sementara.
Saat tidur, posisi kepala yang sedikit lebih tinggi juga dapat membantu meminimalkan penumpukan cairan di sekitar mata, sehingga area tersebut tidak terlalu sembap ketika bangun.
Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa mata terlihat sembap setelah kurang tidur.
Jadi, kalau area mata tampak lebih bengkak setelah begadang, hal ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa tubuh sedang membutuhkan waktu istirahat.
Alih-alih panik melihat kondisi tersebut di cermin, coba beri tubuh waktu untuk tidur dan pulih agar tampilan wajah kembali terlihat lebih segar.






















