Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Apakah Ketombe Bisa Hilang Permanen? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!

Apakah Ketombe Bisa Hilang Permanen? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
freepik.com/kues1
Intinya Sih
  • Ketombe disebabkan oleh berbagai faktor seperti jamur Malassezia, produksi minyak berlebih, kulit kepala kering, stres, perubahan hormon, dan penggunaan produk rambut yang tidak cocok.
  • Pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan dapat memicu iritasi serta mempercepat pengelupasan kulit kepala sehingga muncul serpihan putih khas ketombe.
  • Meskipun bisa dikendalikan dengan perawatan rutin dan pemilihan produk yang tepat, ketombe umumnya sulit hilang secara permanen karena dipengaruhi banyak faktor internal maupun eksternal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Serpihan putih di bahu, kulit kepala terasa gatal, dan rasa nggak nyaman yang seringkali datang tiba-tiba—ketombe memang bisa jadi musuh kecil yang bikin kepercayaan diri turun. Sudah ganti sampo, coba hair tonic, bahkan rajin creambath, tapi ketombe masih saja muncul lagi?

Lalu, pertanyaannya, apakah ketombe bisa hilang permanen? Atau memang harus berdamai selamanya dengan kondisi ini? Mari kita bahas lebih dalam, Bela!

Table of Content

Apa Itu Ketombe?

Apa Itu Ketombe?

halodoc.com
halodoc.com

Sebelum bicara soal permanen atau tidak, penting untuk memahami dulu apa itu ketombe. Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang mengalami pengelupasan berlebih. Secara alami, kulit kepala memang selalu memperbarui sel-selnya. 

Namun pada kondisi tertentu, proses pergantian sel ini menjadi terlalu cepat sehingga serpihan kulit mati terlihat jelas sebagai ketombe. Biasanya, ketombe disertai dengan kulit kepala gatal, rasa berminyak atau justru sangat kering, hingga serpihan putih atau kekuningan.

Penyebab Ketombe yang Paling Umum

freepik.com/kues1
freepik.com/kues1

Ketombe bukan hanya soal jarang keramas. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicunya seperti:

1. Jamur Malassezia

Kulit kepala kita secara alami memiliki jamur bernama Malassezia. Dalam jumlah normal, jamur ini tidak berbahaya. Tetapi ketika pertumbuhannya berlebihan, ia bisa memicu iritasi dan pengelupasan kulit lebih cepat.

2. Produksi Minyak Berlebih

Kulit kepala yang terlalu berminyak bisa menjadi ladang subur bagi jamur. Itulah kenapa orang dengan tipe kulit kepala oily lebih rentan mengalami ketombe.

3. Kulit Kepala Kering

Sebaliknya, kulit kepala yang terlalu kering juga bisa menyebabkan serpihan mirip ketombe. Biasanya serpihannya lebih kecil dan tidak terlalu berminyak.

4. Stres dan Perubahan Hormon

Stres dapat melemahkan sistem imun, sehingga kulit kepala lebih rentan mengalami iritasi. Perubahan hormon juga bisa memengaruhi produksi minyak dan keseimbangan kulit kepala.

5. Produk Rambut yang Tidak Cocok

Penumpukan residu dari hair spray, gel, atau sampo yang tidak cocok bisa menyebabkan iritasi dan memperparah ketombe.

Apakah Ketombe Bisa Hilang Permanen?

alodokter.com
alodokter.com

Jawaban sebenarnya adalah ketombe umumnya tidak benar-benar hilang permanen, tetapi bisa dikontrol dengan baik. Karena ketombe berkaitan dengan kondisi alami kulit kepala dan mikroorganisme yang memang sudah ada di sana. 

Artinya, selama faktor pemicunya masih ada—seperti produksi minyak, jamur, atau sensitivitas kulit—ketombe berpotensi muncul kembali. Namun kabar baiknya, dengan perawatan yang tepat dan konsisten, ketombe bisa ditekan hingga nyaris tidak terlihat.

Kenapa Ketombe Sering Kambuh?

freepik.com/luis_molinero
freepik.com/luis_molinero

Banyak orang merasa ketombenya sudah hilang setelah pakai sampo anti-ketombe selama beberapa minggu. Tapi begitu berhenti, serpihan putih muncul lagi. Hal ini bisa terjadi karena:

  • Jamur belum benar-benar terkendali dalam jangka panjang

  • Perawatan dihentikan terlalu cepat

  • Faktor gaya hidup (stres, pola makan, kurang tidur) belum diperbaiki

  • Kulit kepala memang sensitif secara alami

Cara Mengontrol Ketombe Agar Tidak Mudah Kembali

halodoc.com
halodoc.com

Meski sulit hilang permanen, kamu tetap bisa meminimalkan kemunculannya dengan beberapa langkah berikut:

1. Gunakan Sampo Anti-Ketombe Secara Rutin

Pilih sampo dengan kandungan seperti zinc pyrithione, ketoconazole, selenium sulfide, atau salicylic acid. Gunakan secara teratur sesuai anjuran, bahkan setelah ketombe mulai membaik.

2. Jangan Terlalu Jarang atau Terlalu Sering Keramas

Terlalu jarang keramas bisa membuat minyak menumpuk. Tapi terlalu sering juga bisa membuat kulit kepala kering dan iritasi. Sesuaikan dengan tipe kulit kepalamu.

3. Kelola Stres dengan Baik

Yoga, meditasi, olahraga ringan, atau sekadar me-time bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan kulit kepala.

4. Hindari Produk Hair Styling Berlebihan

Gunakan produk rambut secukupnya dan pastikan dibilas bersih. Residu yang tertinggal bisa memperparah kondisi kulit kepala.

5. Jaga Pola Makan Seimbang

Nutrisi seperti zinc, vitamin B, dan omega-3 berperan dalam kesehatan kulit. Konsumsi makanan bergizi bisa membantu memperkuat pertahanan kulit kepala.

Walaupun jarang benar-benar hilang permanen, kondisi ini bisa dikendalikan dengan perawatan yang tepat, konsisten, dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit kepala. Semoga artikel ini bisa membantu ya, Bela.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More