Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

10 Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025, Menyentuh Hati!

10 Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025, Menyentuh Hati!
freepik.com/Drazen Zigic

  • Hari Guru diperingati setiap 25 November sebagai momen penghargaan kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing kita.

  • Puisi-puisi Hari Guru, seperti karya Kahlil Gibran, Chairil Anwar, Gus Mus, dan lainnya, menggambarkan pengorbanan dan kebaikan para guru.

  • Puisi-puisi tersebut menyentuh hati dengan makna mendalam tentang peran guru dalam membimbing siswa menuju kesuksesan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hari Guru diperingati tanggal 25 November setiap tahunnya. Peringatan itu menjadi momen yang tepat untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mendidik dan membimbing kita. 

Biasanya, di momen Hari Guru para siswa akan memberikan bunga atau semacamnya yang disertai dengan puisi. Tentu saja, puisi yang cocok untuk dibacakan adalah tentang kebaikan dan pengorbanan para guru yang sudah berjasa. 

Di bawah ini adalah puisi Hari Guru yang bisa membuat guru tersentuh saat membacanya. 

  1. 1. Guru - Kahlil Gibran

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    pexels.com/andrea-piacquadio

    Salah satu penyair, Kahlil Gibran, juga pernah menuliskan puisi tentang guru. Di dalamnya, puisi ini berisi tentang arti guru yang sebenarnya.

    Guru dalam puisi ini bukanlah mereka yang mengajar dengan kata-kata saja, tetapi mereka yang bisa mengajar dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum mengajarkan kepada orang lain. 

    Barang siapa mau menjadi guru
    Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
    Sebelum mengajar orang lain
    Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
    Sebelum mengajar dengan kata-kata

    Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
    Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
    Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
    Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
    Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain

  2. 2. Terima Kasih Guru - Chairil Anwar

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    unsplash.com/Álvaro Serrano

    Chairil Anwar sebagai salah satu penyair Indonesia juga menuliskan rasa terima kasih kepada guru lewat puisinya. Dalam puisi ini, Chairil berterima kasih atas teladan dan juga bimbingan yang diberikan. 

    Terima kasih, guru
    Untuk teladan yang telah kau berikan
    Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan
    Dan merefleksikan itu semua pada karakter dan pribadiku

    Aku mau menjadi sepertimu
    Pintar, menarik, dan gemesin,
    Positif, percaya diri, protektif

    Aku mau menjadi sepertimu
    Berpengetahuan, pemahaman yang dalam
    Berpikir dengan hati dan juga kepala
    Memberikan kami yang terbaik
    Dengan sensitif dan penuh perhatian

    Aku mau menjadi sepertimu
    Memberikan waktumu, energi dan bakat
    Untuk meyakinkan masa depan yang cerah
    Pada kita semua.

    Terima kasih, guru
    Yang telah membimbing kami
    Aku mau menjadi sepertimu

  3. 3. Guru - Mustofa Bisri (Gus Mus)

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    pexels.com/tima-miroshnichenko

    Kalau kamu mencari puisi yang singkat, puisi karya Gus Mus ini cocok disampaikan kepada gurumu pada saat Hari Guru nanti. Meski singkat, tetapi maknanya sangat mendalam. 

    Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
    Dialah di mataku orang terbesar dan terpintar
    Ketika aku besar dan menjadi pintar
    Ku lihat dia begitu kecil dan lugu

    Aku menghargainya dulu
    Karena tak tahu harga guru
    Ataukah kini aku tak tahu
    Menghargai guru?

  4. 4. Guruku Tersayang - I Kadek Agus Sudiandika

    Pexels.com/Max Fischer
    Pexels.com/Max Fischer

    Guru memang sangat berjasa kepada kita. Bukan hanya saat mereka mengajar dan membimbing saja, tetapi juga karena mereka yang selalu ada. Bahkan, dalam puisi ini guru diibaratkan seperti bintang yang menghapuskan kegelapan. 

    Ketika pagi aku datang
    Senyummu selalu terkembang
    Menyapaku di pintu gerbang

    Kau tepuk pundakku dengan tenang
    Memberiku semangat untuk menang
    Melawan rasa tak senang

    Guruku yang kusayang
    Engkau laksana bintang
    Hapuskan gelap dalam terang

    Teruslah menjadi tempatku berpegang
    Tempatku bersandar di kala tegang
    Memberiku bekal di masa datang

  5. 5. Pena Sang Guru - Mesdiana

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    freepik.com/freepik

    Puisi Hari Guru berjudul Pena Sang Guru ini menggambarkan didikan guru seperti sebuah pena. Pena itu bisa membuat para siswa menjadi lebih berkembang dan penuh dengan pencapaian. 

    Pena guruku
    Tak pernah bosan menari-nari di diriku
    Menuliskan banyak warna di jiwaku
    Coretan lembut, hangat menyentuh kalbuku

    Pena guruku hebat
    Karena penanya aku tak telat
    Tugas-tugasku tak lambat
    Walau panas matahari menyengat hingga hujan lebat

    Pena guruku sangat mengagumkan
    Aku pun terbuai angan
    Dunia akan kuguncangkan
    Menuju sebuah pencapaian

    Kuingin penaku seperti miliknya
    Menggoreskan, melukiskan dan mewarnai anak bangsa
    Hasil penamu tak kunjung penuh makna
    Kaulah sang penaku yang berjuang sepenuh jiwa

  6. 6. Guruku Nomor Satu - Chairil Anwar

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    Pexels.com/mentatdgt

    Bukan hanya satu saja, Chairil Anwar juga menuliskan puisi lainnya yang berjudul Guruku Nomor Satu. Di dalamnnya, ia menuliskan bahwa guru menjadi inspirasinya untuk terus bekerja dan bertumbuh. 

    Dengan namamu yang pengasih dan penyayang.
    Aku bahagia karena kamu adalah guruku
    Aku menikmati setiap pelajaran yang kamu ajarkan
    Sebagai seorang teladan, kamu menginspirasiku untuk bermimpi, untuk bekerja dan untuk menggapai

    Dengan kebaikanmu, aku memperhatikanmu
    Tiap hari kamu menanamkan benih-benih
    Dengan motivasi dan pengalaman hidupmu
    Agar ku tahu, agar ku tumbuh dan agar sukses

    Kamu menolongku mengembangkan potensiku
    Aku berterima kasih untuk semua jasa-jasamu
    Aku mendoakanmu tiap hari, dan aku ingin berkata
    Sebagai seorang guru, kamu nomor satu!

  7. 7. Guruku - Asty Kusumadewi

    Pexels.com/Tima Miroshnichenko
    Pexels.com/Tima Miroshnichenko

    Julukan pahlawan tanpa tanda jasa memang sangat cocok diberikan kepada guru. Seperti yang digambarkan dalam puisi Hari Guru berikut yang menunjukkan pengorbanan para guru untuk mengajarkan siswanya. 

    Dengan letih kau mengajariku
    Dengan sabar kau mengajariku
    Dengan hati kau mengajariku
    Dengan senyum kau mengajariku

    Arti dari sebuah rasa ikhlas
    Arti dari sebuah rasa tulus
    Itulah definisi dari dirimu
    Guru terbaikku

    Kau ajarkan semua hal baru
    Membaca
    Menulis
    Bercerita
    Hingga aku pandai dalam mengeja

    Guruku,
    Kaulah manusia yang kudoakan setelah orang tuaku
    Penuh kasih sayang kau berikan padaku
    Terima kasih atas dedikasimu
    Semoga engkau sehat selalu

  8. 8. Tombak Keberhasilanku - Amanda Nurdhana

    unsplash.com/Galuh Hari Setiawan
    unsplash.com/Galuh Hari Setiawan

    Pengabdian para guru untuk siswanya memang tiada akhir. Mulai dari saat belum bisa apa apa sampai akhirnya berhasil lulus, guru lah yang membimbing kita. Maka dari itu, puisi ini akan sangat cocok diberikan padanya. 

    Pena menari di atas kertasku
    Menuliskan setiap kata yang kau ucapkan
    Memberikan secercah cahaya dalam kegelapan
    Menuntunku menuju jalan kesuksesan
    Walau letih terlihat di wajahmu tak menghapus semangatmu

    Kau selalu mendampingiku menuju cita-citaku
    Mengajariku hal-hal baru
    Dengan sabar kau membimbingku
    Walau sikap nakalku kadang mengganggumu

    Sungguh besar pengabdianmu
    Untuk mencerdaskan generasi mudamu
    Terima kasih kuucapkan untukmu
    Guruku
    Kau adalah orang tua keduaku

    Kan kukenang selalu jasamu
    Sekali lagi kuucapkan terima kasih untukmu
    Semoga selalu bahagia hidupmu
    Kebaikan akan selalu menyertaimu

  9. 9. Sang Pengabdi - Zaniza

    Puisi Hari Guru Nasional 25 November 2025
    Pexels.com/Max Fischer

    Demi sebuah pengabdian, guru selalu memberikan hatinya secara menyeluruh kepada siswanya. Mereka juga tak berhenti belajar agar bisa membagikan ilmu pada siswa siswanya. 

    Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
    Berpacu waktu demi waktu
    Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
    Tak hirau dingin memagut
    Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
    Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
    Menari-nari di pelupuk mata menunggu
    Untaian kata demi kata terucap seribu makna
    Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa

    Ruang persegi jadi saksi bisu pengabdianmu
    Menyaksikan tingkah polah sang penerus
    Canda tawa penghangat suasana
    Hening sepi berkutat dengan soal
    Lengking suara kala adu argumen

    Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
    Entah berapa tinta tergores di papan putih
    Entah berapa lisan terucap sarat makna
    Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
    Entah berapa ajaran budi kau tanamkan

    Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
    Berserah diri mengharap kasih ilahi
    Ilmu kau beri harap kan berarti
    Satu persatu sang penerus silih berganti
    Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
    Kau tetap di sini setia mengabdi
    Sampai masa kan berakhir nanti

  10. 10. Sebatang Rotan - Muhammad Sapikri

    pexels.com/lil artsy
    pexels.com/lil artsy

    Terakhir, guru dalam puisi ini diibaratkan sebagai sebatang rotan. Sebatang rotan itu bisa membuat kita belajar untuk memahami rasa sakit hingga menjadi sosok yang lebih baik. 

    Kalau bukanlah disebabkan sebatang rotan itu
    Tak akan mungkin aku mengenal namamu
    Saat sebatang rotan melecut di tubuhku
    Disitulah aku memahami rasa sakit

    Rasa sakit yang mengajar dan menuntunku pada kehidupan sesungguhnya
    Dia adalah guru mengajiku
    Di setiap malamnya, ia selalu melirihkan doa
    Agar muridnya kelas menjadi manusia yang berakhlak mulia

    Sebesar apapun namamu nanti
    Jangan kau lupa dengan sebatang rotan itu
    Biarpun kini rotan itu telah rapuh dan patah
    Rotan itu juga yang telah membesarkan namamu

    Itulah kumpulan puisi Hari Guru yang memiliki makna mendalam. Kamu bisa membacanya atau sekadar menuliskannya dan berikan kepada guru favoritmu. 

    FAQ seputar puisi Hari Guru

    Apa itu puisi Hari Guru?

    Puisi Hari Guru adalah karya sastra singkat yang berisi ungkapan terima kasih, penghargaan, dan rasa hormat kepada guru.

    Apa tema yang biasanya digunakan dalam puisi Hari Guru?

    Tema umumnya meliputi rasa syukur, perjuangan guru, keteladanan, dan harapan untuk masa depan murid.

    Bagaimana cara membuat puisi Hari Guru yang menyentuh?

    Gunakan bahasa sederhana, tambahkan pengalaman pribadi, dan sampaikan rasa terima kasih secara tulus agar lebih berkesan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More