6 Tips Menjalankan Hubungan Give and Take yang Sehat

Give and take yang sehat dibangun lewat percakapan dua arah, mendengarkan aktif, serta memberi ruang bagi pasangan untuk menyampaikan perasaan dan tanggapannya.
Hubungan perlu dijaga tetap seimbang dengan menghargai serta membalas kebaikan, memberi afirmasi positif, dan menyediakan ruang pribadi tanpa mengabaikan kualitas kebersamaan.
Pasangan perlu memahami perbedaan love language, lalu memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan kebaikan agar tercipta kepercayaan, dukungan, serta rasa dihargai.
Give and take dalam hubungan mungkin sering kurang dipahami, terutama dalam hubungan orang-orang terkasih. Give and take adalah mekanisme vital yang melekat dalam setiap hubungan pribadi. Proses ini menumbuhkan serta memelihara rasa saling percaya, kerja sama, apresiasi, dan harga diri.
Give and take dalam hubungan pada dasarnya adalah memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan dengan si dia. Berikut adalah enam tips menjalankan hubungan give and take yang sehat!
1. Fokus pada percakapan dua arah dan terbuka

Pexels/ cottonbro + hubungan give and take yang sehat Berdiskusi dengan pasangan adalah berbicara untuk berbagi perasaan, mencari kelegaan, dan menenangkan diri saat menghadapi masalah. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah ketika seseorang hanya membicarakan masalahnya sendiri tanpa mendengarkan pasangannya secara aktif.
Berusahalah untuk menyimak apa yang disampaikan pasangan, sama seperti kamu ingin orang lain mendengarkan ceritamu. Saat si dia membicarakan masalahmu, berikan kesempatan untuk menanggapi, jangan memotong pembicaraannya. Siapa tahu dia sedang merangkai kata-kata untuk menanggapi masalahmu. Saat mendengarkan pasangan, kita membangun koneksi, sekaligus dapat lebih memperhatikan dialog, pemahaman, serta respons kita sendiri terhadap apa yang mau didengar.
2. Membalas kebaikan pasangan

Pexels/ Gera Cejas + hubungan give and take yang sehat Meskipun pasanganmu suka memberikan surprise yang menyenangkan, meskipun mungkin kamu bukan orang yang suka memberi secara sukarela, ada baiknya kamu menghargai sikap itu dengan tulus. Dan, jangan lupa membalas kebaikannya.
Hubungan asmara akan berjalan baik apabila ada upaya give and take. Kalau hanya berjalan sepihak yang satu hanya memberi dan menerima, akan menjadi tidak stabil, tidak seimbang, dan tidak memuaskan.
3. Afirmasi positif

Pexels/ Gustavo Fring + hubungan give and take yang sehat Tips menjalankan hubungan give and take yang sehat selanjutnya adalah dengan memberikan afirmasi positif. Hubungan akan lebih baik ketika saling memperhatikan, memuji, dan memberikan semangat. Jadi, jika pasanganmu melakukan sesuatu yang luar biasa, ungkapkanlah hal tersebut.
Jika hasil kerjanya belum sebaik yang diharapkan, pujilah usaha dan pencapaian mereka agar termotivasi untuk terus berupaya dan berusaha lebih keras di lain waktu.
4. Memberikan space satu sama lain

Pexels/ SHVETS production+ hubungan give and take yang sehat Menjalin hubungan bukan berarti harus bersama sepanjang waktu. Tiap orang membutuhkan ruang pribadi dan waktu menyendiri serta merenung.
Kita sebaiknya tidak memaksakan keharusan untuk terus-menerus menghabiskan waktu bersama, utamakan kualitas waktu daripada kuantitasnya, serta memahami bahwa setiap orang bisa menikmati dan melakukan hobi atau aktivitas yang berbeda bersama orang lain. Kamu juga bisa melakukan aktivitas sendiri meski sedang bersama pasangan, dan merasa nyaman dengan hal ini akan berdampak positif untuk hubungan kalian.
5. Memahami love language

Pexels/ Gera Cejas + hubungan give and take yang sehat Hal yang perlu dipahami dari love language adalah biasanya seseorang cenderung memberi dengan cara yang sama seperti kita ingin menerimanya. Kita berharap pasangan mencintai kita dengan cara yang sama seperti kita mencintai mereka. Namun, hal ini dapat menciptakan harapan yang tidak realistis dan pada akhirnya membuat kita merasa tidak puas atau tidak terpenuhi kebutuhannya.
Kita perlu menyadari dan memahami bahwa cara kita mengekspresikan cinta bisa berbeda dengan cara pasangan mengekspresikannya. Untuk itu, kita perlu menemukan keseimbangan yang tepat dalam hal memberi dan menerima sesuai dengan cara masing-masing.
Jika pasangan menunjukkan kasih sayang melalui pelukan, ciuman, dan genggaman tangan, kemungkinan besar love language-nya adalah physical touch. Mereka mungkin berharap kamu membalasnya dengan gestur hangat dan penuh kasih serupa.
Sering kali tanpa sadar kita melimpahkan kebutuhan yang belum terpenuhi kepada pasangan, serta membebankan harapan atau rasa bersalah kita sendiri kepada mereka. Kita cenderung bereaksi berdasarkan narasi dan emosi pribadi daripada melihat upaya tulus pasangan yang sedang mengekspresikan kasih sayang dengan cara mereka sendiri yang khas.
6. Perlakukan satu sama lain dengan rasa hormat dan kebaikan

Pexels/ Emmanuel Codden + hubungan give and take yang sehat Ini adalah hal yang paling mendasar, namun harus selalu diingat. Rasa hormat dan kebaikan menjadi fondasi bagi hubungan yang kuat, saling pengertian, serta timbal balik. Hal ini juga memberikan kesempatan yang setara bagi kedua belah pihak untuk melepas kewaspadaan dan saling terbuka dengan kepercayaan dan kejujuran.
Hubungan dalam hidup seharusnya membuatmu merasa didukung, dihargai, dan dicintai. Bukan justru menguras energimu secara emosional, fisik, dan mental.
Itulah 6 tips menjalankan hubungan give and take yang sehat. Jangan lupa dipraktikkan, ya!





















