Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

6 Fakta Polemik Hubungan Denada dan Ressa, Dilantarkan Sejak Kecil!

upload_7ddaeafc914d5d5e51fd33ba46ca6ddc_5a3216c0-e7df-435a-8b8a-06b28ada82a2.jpeg
Instagram.com/denadaindonesia
Intinya sih...
  • Ressa mengaku mengetahui statusnya sebagai anak Denada sejak SMP dari lingkungan sekitar.
  • Konflik memuncak setelah persoalan mobil yang disebut menjadi pemicu gugatan hukum.
  • Ressa menegaskan tidak menuntut materi, hanya ingin pengakuan sebagai anak kandung.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Polemik hubungan ibu dan anak antara artis Indonesia, Denada dengan Ressa Rizky Rossano terus menjadi sorotan publik. Ressa secara terbuka melayangkan gugatan hukum dengan mengaku sebagai anak biologis Denada yang selama ini tidak pernah diakui oleh sang aktris.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Denada hingga kini belum muncul ke hadapan publik untuk memberikan klarifikasi. Ia bahkan tercatat sudah tiga kali tidak menghadiri panggilan sidang mediasi. Sementara itu, Ressa justru menjelaskan kronologi dan pengalaman hidupnya secara terbuka dalam podcast Denny Sumargo pada Selasa (27-1-2026) kemarin.

Berikut rangkuman fakta-fakta yang mengiringi kisah Ressa yang tidak diakui oleh Denada. Simak, yuk!

1. Tahu dari lingkungan sekitar

al-ressa-rizky-rossano-pemuda-banyuwangi-yang-mengaku-sebagai-anak-biologis-denada-tambunan-1767882085316_169.jpg
Berbagai Sumber

Ressa mengungkapkan bahwa ia pertama kali mengetahui dugaan hubungan darahnya dengan Denada bukan dari keluarga, melainkan dari lingkungan sekitar. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, ia sudah sering mendengar bisik-bisik dan cerita yang menyebutkan bahwa dirinya adalah anak kandung Denada.

Menurut pengakuannya, warga Banyuwangi mayoritas sudah mengetahui fakta tersebut. Informasi itu bahkan datang dari orang-orang dewasa yang merupakn ibu dari temannya sendiri, sehingga membuatnya semakin sulit mengabaikan isu tersebut.

“Sejak SMP tahunya. Itu banyak yang ngomong, orang Banyuwangi banyak yang ngomong. Katanya sih sudah banyak yang tahu. Terus ibunya temanku (yang kasih tahu). Kalau bahasa Banyuwangi ya 'Koen loh duduk anake mama Ratih, Koen loh anake Denada,'” ujar Ressa.

2. Diam-diam mencari kebenaran sendiri

denajpg-20260127033304 (1).jpg
Youtube.com/@curthatbang

Tak ingin terus hidup dalam tanda tanya, Ressa akhirnya memutuskan untuk mencari tahu sendiri asal-usulnya. Ia mengaku melakukan penelusuran secara diam-diam, mulai dari bertanya kepada orang masih memiliki keterkaitan keluarga hingga mencari sosok saksi kunci dalam kisah hidupnya.

Upaya tersebut membawa Ressa pada seorang sopir yang dulu membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi saat masih bayi. Pertemuan dengan sopir tersebut menjadi momen emosional bagi Ressa karena pengakuannya seolah menguatkan semua rumor yang selama ini didengar.

“Dia langsung nangis lihat saya. ‘Ibumu aslinya emang Denada, kamu dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi naik mobil,’” ungkap Ressa.

3. Dititipkan sejak baru lahir

al-ressa-rizky-rossano-pemuda-banyuwangi-yang-mengaku-sebagai-anak-biologis-denada-1768540723060_43.jpeg
Berbagai Sumber

Fakta mengejutkan lainnya datang dari penuturan Mama Ratih, ibu angkat Ressa yang merupakan adik dari Emilia Contessa, ibu Denada. Ia mengungkapkan bahwa Ressa sudah dititipkan kepadanya sejak bayi, bahkan sebelum berusia 10 hari.

Menurut Mama Ratih, Ressa diserahkan ketika masih sangat kecil, bahkan tali pusarnya disebut belum sepenuhnya lepas. Sejak saat itu pula, Mama Ratih membesarkan Ressa layaknya anak kandung sendiri tanpa banyak bertanya soal masa lalu.

“Kalau nggak salah sebelum sampai 10 hari lahir, ya baru dua hari lahir sudah sama saya, masih ada pusarnya,” ungkap Mama Ratih.

4. Merasa ditipu soal oleh keluarga Denada

Selain lagu baru, aku juga punya sesuatu yang baru dari Thailand 👀 🏀🏀@masterpiece_hospital @b.jpg
Instagram.com/denadaindonesia

Persoalan mobil disebut menjadi pemicu utama konflik yang akhirnya berujung pada gugatan hukum. Keluarga angkat Ressa mengira kendaraan tersebut merupakan pemberian, namun belakangan diketahui masih berstatus kredit dengan cicilan jangka panjang.

Mobil tersebut disebut diberikan saat Ressa masuk SMA oleh Emilia Contessa. Namun, kenyataannya cicilan mobil tersebut harus dibayar hingga lima tahun. Mama Ratih mengaku tetap melanjutkan pembayaran demi keberlangsungan hidup dan kebutuhan Ressa.

"(Saya) pikir ya dikasih. Ternyata kan masih bayar bulanan sampai 5 tahun," ujar Mama Ratih.

Masalah semakin rumit ketika mobil itu dijual dengan alasan akan diganti kendaraan lain. Dari hasil penjualan senilai Rp99 juta, hanya Rp20 juta yang digunakan sebagai uang muka mobil baru. Sisanya disebut mengalir ke pihak lain, yaitu keluarga Denada.

"Lakunya Rp 99 juta. Itu cuma Rp 20 juta yang di-DP-kan ke mobil baru. Sisanya ke pihak lain," ungkapnya.

Ressa pun akhirnya kembali menanggung cicilan mobil pengganti sebesar sekitar Rp 4 juta per bulan. Nominal ini terbilang berat bagi Ressa karena saat itu belum memiliki penghasilan tetap.

5. Ingin diakui sebagai anak kandung

Under the ☀️Through the lense of @itsardanny ♥️Thank you for the dress Mami sayang @desypotts ♥️.jpg
Instagram.com/denadaindonesia

Di tengah berbagai polemik, Ressa menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk menuntut materi. Ia menekankan bahwa yang diinginkan hanyalah pengakuan sebagai anak kandung Denada.

Baginya, pengakuan tersebut adalah bentuk kejelasan identitas yang selama ini hilang dalam hidupnya. Ressa pun mengaku tidak menuntut untuk tinggal bersama atau diperlakukan seperti anak kandung pada umumnya.

“Penginnya sih harus ada pengakuannya. Pokoknya, dipertemukan sama ibu kandunglah. Ya saling ngakuin gitu,” kata Ressa.

6. Pihak Denada menutup akses komunikasi

For Indonesian Music Award 2025 🩷Wearing- @suryaabduh Jewelry- @manjushanusantaraPhoto- @aldi.y.jpg
Instagram.com/denadaindonesia

Menurut keluarga Ressa, pihak Denada dinilai tidak menunjukkan iktikad baik sejak awal. Ronald, selaku perwakilan keluarga Ressa pun menyebut bahwa Denada tidak pernah menjalin komunikasi, bahkan sekadar menanyakan kabar atau mengirim ucapan saat hari raya.

Hal tersebut membuat keluarga merasa akses komunikasi seolah benar-benar ditutup. Padahal, menurut mereka konteks yang diharapkan bukanlah soal balas budi, melainkan hubungan kemanusiaan yang paling dasar antara ibu dan anak.

"Mbak Denada yang sebetulnya malah utang budi. Kami konteksnya di sini bukan untuk menagih utang budi ya, jadi dia nggak pernah tanya kabar, atau ucapin minnal adizin walfaidzin," pungkas Ronald.

Pernyataan ini menutup rangkaian fakta yang memperlihatkan betapa rumit dan emosionalnya konflik antara Ressa dan Denada yang kini sudah bergulir ke ranah hukum serta menjadi perhatian publik luas.

FAQ seputar hubungan Denada dan Ressa Rizky Rossano

Sejak kapan Ressa mengetahui dirinya diduga anak Denada?

Ressa mengaku mulai mendengar kabar tersebut sejak duduk di bangku SMP. Informasi itu datang dari lingkungan sekitar di Banyuwangi.

Apakah Denada sudah memberikan klarifikasi terkait gugatan Ressa?

Denada belum muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi. Ia juga tercatat sudah tiga kali absen dari panggilan sidang mediasi atas gugatan yang dilayangkan Ressa.

Apakah Denada benar ibu kandung Ressa?

Status tersebut masih menjadi polemik. Ressa Rizky Rossano mengklaim bahwa Denada adalah ibu kandungnya dan telah mengajukan gugatan hukum untuk mendapatkan pengakuan tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More

2 Tahun Pacaran, Bella Hadid dan Adan Banuelos Dikabarkan Putus

28 Jan 2026, 14:00 WIBRelationship