5 Hal yang Nggak Boleh Dilakukan Saat Reuni Sekolah, Catat!

- Nggak perlu membuat orang terkesan dengan barang mewah atau pasangan demi terlihat keren
- Jangan panik memikirkan posisi hidupmu sekarang, setiap orang punya jalannya masing-masing
- Jangan mengabaikan pasanganmu, libatkan dia dalam reuni dan beri kebebasan untuk memilih ikut atau tidak
Undangan reuni sekolah akhirnya datang juga. Entah kamu menunggunya dengan rasa penasaran atau justru membacanya sambil menghela napas, momen ini sering kali membawa perasaan campur aduk. Ada rasa kaget karena waktu terasa berlalu begitu cepat, ada juga kekhawatiran harus bertemu kembali dengan orang-orang dari masa lalu.
Bagi sebagian orang, reuni sekolah bukan sekadar acara temu kangen. Kenangan lama, perbandingan hidup, hingga rasa canggung sering muncul dan membuat banyak orang ragu untuk datang. Padahal, reuni nggak harus selalu menjadi pengalaman yang menegangkan.
Dengan pola pikir yang tepat, kamu tetap bisa menikmati momen ini sebagai ajang bernostalgia dan bertemu teman lama tanpa terbebani oleh masa lalu. Oleh karena itu, ketahui beberapa hal yang nggak boleh dilakukan saat reuni sekolah sebagai berikut.
1. Nggak perlu membuat orang terkesan

Kamu mungkin ingin memamerkan barang mewah, atau bahkan membawa pasangan hanya demi terlihat keren. Tapi, itu justru akan menambah rasa cemas karena kamu harus berpura-pura.
Saat masa sekolah, kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk menyesuaikan diri dan “menjadi seseorang”. Sekarang, kamu nggak perlu lagi berpura-pura. Datanglah apa adanya, dan usahakan bertemu teman-teman yang bisa menerima dirimu, apa pun yang terjadi selama bertahun-tahun terakhir.
2. Jangan panik memikirkan posisi hidupmu sekarang

Begitu membuka undangan reuni, mungkin muncul keraguan dan kekhawatiran lama tentang hidupmu. Tiba-tiba kamu merasa belum mencapai apa-apa dan mulai terjebak dalam pikiran negatif, hingga akhirnya nggak percaya diri. Merenungkan kondisi hidup saat ini memang nggak salah, tapi tetap jaga pikiranmu. Setiap orang punya jalannya masing-masing. Hanya karena kamu belum menghasilkan sesuatu, bukan berarti kamu nggak sukses!
3. Jangan mengabaikan pasanganmu

Kalau kamu datang ke reuni bersama pasangan, jangan sampai pastikan kamu meninggalkannya begitu saja saat asyik bernostalgia. Wajar kalau kamu terbawa suasana dan ingin mengenang masa sekolah, tapi ingat bahwa pasanganmu juga ada di sana bersamamu.
Cobalah mengenalkan pasanganmu kepada teman-teman lama dan libatkan dia. Hal kecil seperti ini bisa membuat pasanganmu merasa dihargai dan nggak tersisih di tengah keramaian. Selain itu, beri pasanganmu kebebasan untuk memilih apakah ingin ikut ke reuni atau nggak.
4. Jangan menggoda mantan

Reuni bukan hanya soal bertemu teman lama, tapi juga kemungkinan bertemu mantan. Hal ini bisa memunculkan perasaan lama dan godaan. Meski mungkin kamu merasa sudah move on sejak lama, situasi ini bisa berbahaya jika masih ada emosi yang belum benar-benar selesai.
Jangan biarkan kenangan di masa lalu merusak hubungan atau pernikahan yang sedang kamu jalani. Kamu mungkin merasa masih mengenal dia, tapi manusia itu dinamis yang bisa berubah kapan saja. Karena itu, sadari bahwa perasaanmu mungkin nggak sepenuhnya rasional, dan sebagian kenangan memang lebih baik dibiarkan tetap di masa lalu.
5. Jangan lupakan masa kini

Sebagian besar hal yang sebaiknya dihindari bisa kamu atasi dengan satu hal sederhana. Fokuslah pada hidupmu saat ini, meski kamu sedang bertemu orang-orang dari masa lalu. Wajar jika perasaan lama muncul kembali, tapi selama kamu tetap tenang dan ingat sejauh apa kamu sudah berkembang, kamu tetap bisa menikmati acara reuni.
Dengan begitu, kamu bisa bertemu teman lama tanpa harus mengungkit kenangan pahit, masalah, atau penyesalan yang sebenarnya nggak perlu berlarut-larut.
Reuni sekolah cukup dinikmati sebagai temu kangen dan bernostalgia. Nggak perlu membandingkan hidup atau membuktikan apa pun. Datang, nikmati momennya, lalu pulang dengan tenang!


















