6 Cara Merespons Pujian Tanpa Merasa Canggung, Lebih Percaya Diri!

- Ucapkan terima kasih saat menerima pujian tanpa perlu merasa canggung atau malu. Tambahkan senyuman, kontak mata, dan bahasa tubuh yang percaya diri.
- Gunakan pujian sebagai awal obrolan untuk menghindari suasana canggung. Jangan merendahkan diri sendiri atau mengecilkan pujian tersebut.
- Terima pujian dengan rendah hati tanpa membesar-besarkan diri. Hindari respons yang terlalu fokus pada diri sendiri atau bahkan memuji diri sendiri.
Nggak sedikit orang yang benar-benar tahu cara menerima pujian dengan baik. Bahkan, lebih sedikit lagi yang mampu merespons pujian dengan tenang, tanpa terlihat canggung, sambil tetap menunjukkan rasa terima kasih dan sikap sopan. Alih-alih merasa senang, pujian justru sering membuat kita bingung harus bereaksi seperti apa.
Banyak orang tanpa sadar “takut” pada pujian karena nggak tahu cara menanggapinya. Padahal, cara seseorang merespons pujian bisa mencerminkan kepercayaan diri, kedewasaan, dan bagaimana dia menghargai dirinya sendiri.
Respons yang tepat nggak hanya membuat lawan bicara merasa dihargai, tapi juga menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang percaya diri dan nyaman dengan diri sendiri. Oleh karena itu, yuk simak cara merespons pujian tanpa merasa canggung sebagai berikut.
1. Ucapkan terima kasih

Kalau seseorang memujimu, nggak perlu malu atau canggung. Terima saja dan ucapkan terima kasih. Nggak perlu langsung membalas dengan pujian balik yang terkesan basa-basi.
Mengucapkan terima kasih nggak akan membuat orang mengira kamu sombong. Justru, kamu akan terlihat sopan dan menghargai orang lain. Tambahkan senyuman, kontak mata, dan bahasa tubuh yang percaya diri agar orang yang memuji tahu bahwa rasa terima kasihmu tulus.
2. Jadikan pujian sebagai awal obrolan

Kalau kamu takut suasana jadi canggung, jadikan saja pujian itu sebagai pembuka percakapan. Misalnya, kalau seseorang memuji outfit-mu, kamu bisa bercerita sedikit tentang di mana kamu membelinya.
Tapi ingat, jangan merendahkan diri sendiri atau mengecilkan pujian tersebut. Nggak perlu bilang kamu beli dengan diskon besar, cukup ceritakan seperlunya. Kalau seseorang memuji sepatu barumu, mungkin mereka juga tertarik untuk membelinya.
3. Jangan mengelak

Ketika seseorang memberikan pujian, kamu nggak perlu menolak atau mengalihkan dengan menunjukkan kekurangan diri sendiri. Misalnya, saat ada yang berkata mereka menyukai warna lipstikmu, hindari membalas dengan komentar yang menjelekkan diri, seperti alasan untuk menutupi kekurangan tertentu.
Sikap seperti itu justru mengurangi niat baik orang yang memuji. Lebih baik, gunakan momen itu untuk menghargai diri dan menerima hal positif tentang dirimu dengan lebih percaya diri.
4. Tetap rendah hati

Bersikap rendah hati bukan berarti menolak atau merendahkan diri, melainkan menerima pujian dengan sopan tanpa membesar-besarkan diri. Respons yang tenang dan sederhana menunjukkan bahwa kamu menghargai orang lain sekaligus memiliki kepercayaan diri yang sehat. Sikap seperti ini biasanya meninggalkan kesan positif dan membuat interaksi terasa lebih nyaman.
5. Jangan hanya terfokus pada diri sendiri

Cara merespons pujian bukan hanya tentang dirimu, tetapi juga tentang orang yang memberikannya. Hindari respons yang terlalu fokus pada diri sendiri atau bahkan memuji diri sendiri. Sebaliknya, tunjukkan bahwa kamu menghargai perhatian mereka. Respons seperti ini membuat interaksi terasa lebih seimbang dan menunjukkan empati terhadap orang lain.
6. Anggap latihan yang membuatmu lebih nyaman

Kemampuan menerima pujian dengan baik nggak selalu datang secara alami, terutama jika kamu jarang mengalaminya. Karena itu, latihan sangat membantu. Dengan membiasakan diri merespons pujian secara sederhana dan positif, kamu akan merasa lebih percaya diri dan nggak lagi canggung. Semakin sering dilatih, semakin mudah bagimu menunjukkan rasa terima kasih dengan cara yang tulus.
Itulah beberapa cara merespons pujian dengan baik, agar nggak canggung dan tetap bikin suasana terasa hangat dan menyenangkan.


















