Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Perbedaan Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual, Waspadai!

Perbedaan Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual, Waspadai!
pexels.com/Pavel Danilyuk
Intinya Sih
  • Kasus percakapan bernada pelecehan seksual di FH UI memicu perhatian publik dan membuka diskusi soal perbedaan antara kekerasan seksual dan pelecehan seksual.

  • Kekerasan seksual melibatkan unsur paksaan atau ancaman serius, sedangkan pelecehan seksual mencakup tindakan verbal, nonverbal, atau fisik yang merendahkan secara seksual tanpa kekerasan langsung.

  • Keduanya berdampak psikologis berat bagi korban, dapat dialami siapa saja tanpa memandang gender, meski perempuan tercatat lebih sering menjadi korban menurut data Komnas Perempuan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Baru-baru ini, jagat maya digegerkan dengan beredarnya percakapan bernada pelecehan seksual yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kasus ini berawal dari unggahan tangkapan layar chat di sebuah grup yang dinilai memuat percakapan mesum dan objektifikasi terhadap mahasiswi di lingkungan tersebut.

Terlepas dari kasus yang sedang bergulir, di antara kamu mungkin masih ada yang belum paham perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual. Keduanya ada perbedaan dan tidak sepenuhnya sama, lho. Biar saling paham dan waspada, yuk simak ulasannya berikut ini.

Table of Content

1. Definisi kekerasan seksual vs pelecehan seksual

1. Definisi kekerasan seksual vs pelecehan seksual

perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual
pexels.com/Anete Lusina

Perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual bisa kamu perhatikan dari segi definisinya. Menurut World Health Organization (WHO), kekerasan seksual dapat diartikan sebagai segala tindakan seksual yang dilakukan tanpa persetujuan dari orang yang menjadi korban. Hal ini mencakup tindakan seksual fisik, seperti pemerkosaan maupun perilaku seksual yang tidak diinginkan atau merendahkan.

Sesuai dengan namanya, kekerasan seksual melibatkan unsur kekerasan atau ancaman yang lebih serius dibandingkan pelecehan seksual. Sementara itu, pelecehan seksual meliputi perilaku yang tidak diinginkan atau merendahkan secara seksual terhadap seseorang. Tindakan ini bisa melibatkan verbal, non verbal, atau fisik yang membuat korban merasa terhina maupun tidak aman secara seksual.

2. Contoh kekerasan seksual vs pelecehan seksual

perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual
pexels.com/cottonbro studio

Menurut UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, kekerasan seksual mencakup berbagai perbuatan pidana, antara lain pelecehan seksual fisik dan non-fisik, pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, hingga kekerasan seksual berbasis elektronik.

Tak hanya itu, kekerasan ini juga meliputi perkosaan, perbuatan cabul, pelanggaran kesusilaan yang bertentangan dengan kehendak korban, pornografi, pemaksaan pelacuran, perdagangan seksual, kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga, serta tindak pidana lainnya.

Berbeda dengan kekerasan seksual yang memuat unsur kekerasan, tindakan pelecehan seksual dilakukan secara lisan, simbol, atau perilaku mengarah ke seksual. Hal ini bisa berupa komentar cabul, isyarat atau simbol seksual, mengirim pesan teks berisi ajakan seksual, sentuhan yang tidak diinginkan, hingga penguntitan verbal di tempat umum.

3. Dampak kekerasan seksual vs pelecehan seksual

perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual
pexels.com/Felicity Tai

Meskipun bentuk tindakannya beda, pelecehan seksual dan kekerasan seksual sebenarnya sama-sama bisa menimbulkan dampak psikologis pada korban. Mulai dari rasa cemas, trauma, stres atau depresi, marah, kepercayaan diri menurun, hingga perasaan tidak berharga.

Namun, dampak kekerasan seksual umumnya dapat lebih berat dibandingkan pelecehan seksual karena sering disertai unsur paksaan dan manipulasi dari pelaku. Hal inilah yang membuat korban cenderung lebih traumatis dan berisiko menimbulkan gangguan psikologis serius.

4. Siapa saja yang rawan mengalami kekerasan seksual dan pelecehan seksual?

perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual
pexels.com/Gary Barnes

Jika sebelumnya sudah membahas perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual, lantas sebenarnya tindakan ini lebih sering dialami oleh siapa? Masih banyak anggapan di masyarakat bahwa pelecehan dan kekerasan seksual hanya dialami perempuan serta dilakukan oleh kaum laki-laki. Padahal, kenyataannya siapa saja bisa menjadi korban maupun pelaku, tanpa memandang gender.

Data dari Komnas Perempuan mencatat ada sebanyak 339.782 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di tahun 2022. Sementara itu, studi IJRS dan INFID (2020) menunjukkan sekitar 33% laki-laki juga pernah mengalami kekerasan seksual, khususnya dalam bentuk pelecehan seksual.

Meskipun perempuan lebih sering menjadi korban, laki-laki juga tetap berisiko mengalami kekerasan maupun pelecehan seksual. Sayangnya, kasus pada laki-laki cenderung lebih jarang dilaporkan, kurang diakui, dan tidak ditangani dengan baik.

Demikian penjelasan terkait perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual. Keduanya bisa menimpa siapa saja, jadi selalu hati-hati dan waspada, ya!

FAQ seputar perbedaan kekerasan seksual dan pelecehan seksual

Apa perbedaan pelecehan seksual dan kekerasan seksual?

Pelecehan seksual adalah tindakan tidak diinginkan (verbal, non verbal, atau fisik ringan). Sedangkan kekerasan seksual melibatkan pemaksaan atau tindakan seksual yang lebih serius dan melanggar tubuh korban.

Mana yang lebih berat dampaknya, pelecehan atau kekerasan seksual?

Keduanya berdampak serius, tetapi kekerasan seksual biasanya memiliki dampak fisik dan psikologis yang lebih berat

Pelecehan seksual dan kekerasan seksual bisa terjadi dimana?

Baik pelecehan maupun kekerasan seksual bisa terjadi di berbagai lingkungan, termasuk sekolah, kampus, tempat kerja, hingga ruang publik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah
Follow Us

Latest in Relationship

See More