Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

50 Pantun Menyindir Teman yang Lucu tapi Menohok Banget

50 Pantun Menyindir Teman yang Lucu tapi Menohok Banget
unsplash.com/Roberto Nickson
Share Article

Pantun menyindir teman terkadang diperlukan untuk menyadarkan mereka akan kesalahannya. Sebab jika tidak begitu, mereka justru akan makin menjadi-jadi dan berbuat kesalahan yang lebih fatal. 

Tak jarang, teman yang kita anggap dekat justru bermasalah dengan keuangan, cinta, atau kesetiaan. Jika sekali dua kali hal itu mungkin bisa dimaafkan. Tapi jika sudah berkali-kali, kamu mungkin harus melakukan tindakan yang lebih tegas. 

Nah, menyindir dengan pantun seperti berikut ini bisa jadi opsimu untuk menyadarkannya. Namun, siapkan diri kalau dia tidak terima dan justru menjauh darimu.

Supaya lebih jelas, berikut adalah 50 contoh pantun menyindir teman dalam berbagai topik. 

  1. 1. Pantun menyindir teman berkhianat

    Pexels.com/ELEVATE
    Pexels.com/ELEVATE

    Teman yang berkhianat memang sangat sulit dimaafkan. Kita berpikir dia adalah orang yang bisa dipercaya, tapi kenyataannya tidak demikian. Untuk mengungkapkan kekecewaanmu, pantun menyindir teman ini bisa jadi salah satu caranya. 

    Banyak buah dibawa paman 
    Buah matang dari rumah belakang 
    Bagaimana bisa disebut teman 
    Kalau menusuk dari belakang 

    Kulihat banyak bunga di taman 
    Ada melati dan kamboja 
    Katanya orang mengaku teman 
    Kalau ada maunya saja 

    Main di taman lihat air mancur 
    Di dekatnya ada burung perkutut 
    Kusangka dia teman  yang jujur 
    Rupanya musuh dalam selimut 

    Buat masakan bumbunya bawang 
    Sedap rasanya dimakan bebarengan 
    Orang sombong pasti terbuang 
    Tak punya saudara apalagi teman 

    Buah kedondong buah ceri 
    Ditambah garam segar sekali 
    Teman sejati susah dicari 
    Teman palsu banyak di sini 

    Tidur di kursi rasanya nyaman
    Bahannya bagus dari rotan 
    Kenapa dia mengaku teman
    Kalau berbuat pengkhianatan 

    Tiap pagi baca koran 
    Dibaca saat pagi hari
    Sudah banyak pengorbanan 
    Tapi tak satupun kau hargai 

    Beras sekilo rasanya berat
    Tambah banyak susah diangkat 
    Untuk kamu yang berkhianat 
    Semoga tidak mendapat laknat 

    Ke kebun binatang lihat kera
    Habis itu lihat kura-kura
    Ngaku-ngakunya jadi saudara
    Ternyata cuma berpura-pura 

    Minum es jeruk pakai cangkir 
    Rasanya kecut sampai menyengir
    Buat musuh yang suka nyinyir 
    Lebih baik kalian menyingkir

  2. 2. Pantun menyindir teman suka berutang

    Pexels/Helena Lopes
    Pexels/Helena Lopes

    Ada lagi tipe teman yang suka berutang. Jika memang benar-benar membutuhkan mungkin saja tidak apa-apa. Namun, jika dia berhutang untuk berfoya-foya dan sulit untuk mengembalikan, maka langsung saja ucapkan pantun berikut ini. 

    Ada gajah gagah perkasa 
    Waktu hujan badannya basah 
    Pinjam uang setengah memaksa 
    Bayar utangnya begitu susah

    Pagi hari menanam bawang 
    Datang hewan tubuhnya melilit 
    Sering kali meminjam uang 
    Giliran dipinjam begitu pelit 

    Nenek pakai perhiasan mutiara 
    Katanya pemberian dari raja 
    Hiduplah saja dengan sederhana 
    Walau kaya tak usah pamer harta

    Kelinci putih makannya kentang 
    Lari melihat burung di luar 
    Waktu susah dikasih utang 
    Sampai kaya belum dibayar 

    Buah rambutan di dalam karung 
    Buah mangga manis rasanya 
    Meski harta setinggi gunung 
    Tak punya akhlak apa gunanya

    Burung unta burung dara 
    Terbang cepat si burung unta 
    Sombong karena harta dunia 
    Kalau miskin terlunta-lunta

    Bunga mawar ada di taman 
    Warnanya merah di pagi hari
    Apalah arti kata teman 
    Ditagih utang malah pergi 

    Ada banyak tanaman kaktus 
    Banyak pula tanaman kapuk 
    Bayar sebelum pertemanan putus 
    Jangan biarkan hutang menumpuk 

    Esteh manis es teh tawar
    Yang satu manis yang satu pahit
    Uang tak ada, utang bertebar
    Bayarlah sebelum makin menjerit

    Makan kelepon pakai kelapa parut
    Makan nasi pakai mendoan
    Bayar sekarang jangan berlarut 
    Supaya tak hilang kepercayaan 

  3. 3. Pantun menyindir teman yang suka mengulangi kesalahan

    Pexels.com/Yan Krukau
    Pexels.com/Yan Krukau

    Selain teman yang suka berkhianat, pantun menyindir teman yang suka mengulangi kesalahan juga bisa dipakai. Sebab, sebanyak apapun nasihat yang masuk ke telinganya akan sulit untuk mengubah kebiasaan buruknya jika tanpa sindiran yang tegas. 

    Raja sedang membangun dinasti 
    Jangan ada yang menghalangi 
    Lain di mulut lain di hati 
    Berteman hanya melukai 

    Pergi berkencan di akhir pekan 
    Berjalan kaki perlahan-;ahan 
    Berkali-kali sudah dimaafkan 
    Jangan lagi ulang kesalahan 

    Dulu cantik elok parasnya 
    Indah seperti bunga di taman 
    Daripada hilang rasa bahagia
    Lebih baik kehilangan teman

    Ada orang disengat lebah 
    Saat pakai baju baru 
    Kalau dinasihati tak juga berubah 
    Baiknya cari sahabat baru 

    Ikan mujair banyak duri 
    Ambil satu dibawa pergi 
    Beribu maaf sudah kuberi 
    Beribu salah dia ulangi 

    Pulang kerja langsung ke rumah 
    Dalam perjalanan turun hujan 
    Saat bersama begitu ramah 
    Bersama yang lain, kita diceritakan 

    Di dapur ada sekantung beras 
    Kalau dimasak semua gemar
    Kupikir kamu yang palin ceedas 
    Tapi nyatanya hanya bisa berkoar 

    Lihat orang kepalang girang 
    Melihat satai dibakar arang
    Buat musuh yang main curang
    Sangat hebat dalam mengarang 

    Maju ke depan sepuluh langkah
    Awas kepala terkena tiang
    Bagaimana kamu mau menikah 
    Kalau bangun selalu siang 

    Makan nasi dan ikan laut 
    Lahap dimakan sampai habis
    Badan licin bagaikan belut 
    Punya alasan tak habis-habis

  4. 4. Pantun menyindir teman tentang cinta

    Pexels.com/Jep Gambardella
    Pexels.com/Jep Gambardella

    Kalau soal cinta, pantun memang menjadi perantara yang tepat. Entah itu untuk mencari kejelasan tentang hubungan atau untuk menjelaskan perasaan.

    Berikut adalah beberapa contoh yang bisa kamu sontek:

    Sapu lidi untuk bersihkan halaman 
    Sampah disapu sampai bersih 
    Ada orang mengaku teman 
    Tapi rupanya pengin lebih

    Memang asyik membaca koran 
    Sayangnya lampu sangat redup 
    Awalnya cuma ngaku teman 
    Pengin hati jadi teman hidup

    Orang menikah ke penghulu 
    Sebelumnya siapkan semua data
    Ku kenalkan kamu pada temanku 
    Sekarang kamu main mata 

    Dari jauh sampai seberang 
    Banyak orang membawa arang
    Dari dulu sampai sekarang 
    Bangsa jomlo nggak kurang-kurang 

    Pergi ke Jogja membeli patung 
    Tapi sayang tak dapat untung 
    Biarpun kamu jago nikung 
    Tetap kalah sama yang beruntung 

    Berakit-rakit ke hulu 
    Berenang-renang ke tepian 
    Bagaimana mau ke penghulu 
    Kalau sampai sekarang masih temenan

    Malam nyemil roti
    Pagi makan ketupat 
    Cinta ini sungguh mati 
    Kamu tega berkhianat 

    Pergi ke sungai memancing ikan
    Pulang-pulang langsung makan
    Kalau sudah jadi mantan 
    Lebih baik kamu lupakan

    Saat hujan lampu bergoyang 
    Pakai lilin untuk penerangan 
    Saat di depan ucapkan sayang 
    Di belakang main tikungan 

    Mampir kafe ada anak skena
    Datangnya semua dari Jakarta
    Ku bawa cinta penuh pesona
    Namun kau hanya mengincar harta

  5. 5. Pantun menyindir teman yang pedas

    Pexels.com/RF._.studio
    Pexels.com/RF._.studio

    Pantun menyindir teman yang terakhir ini memang terdengar sangat pedas, tetapi perlu untuk disampaikan pada teman yang tidak sadar-sadar dengan perbuatannya. Saat mendengarnya, dia mungkin akan marah, tetapi tidak masalah jika itu demi kebaikannya. 

    Begitu mewah emas dari Arab 
    Tak hanya emas tapi juga perak 
    Walau jadi teman akrab 
    Jangan ke neraka ku kau ajak 

    Pohon beringin banyak ranting 
    Tak bisa dipotong dengan gunting 
    Untuk apa berdebat tak penting 
    Dengan orang berpikiran sinting

    Naik kereta disopir masinis 
    Dalam perjalanan melihat gadis 
    Ada orang bibirnya manis 
    Tapi ucapannya kelewat sadis

    Hujan turun begitu lebat 
    Dari desa sampai di kota 
    Lama sudah kita bersahabat
    Kenapa ada dusta antara kita 

    Ke pasar buah beli duku 
    Selain buah juga beli jamu
    Jangan lagi ganggu diriku 
    Muak dengan tingkah lakumu 

    Pergi kondangan pakai kebaya 
    Datang makan buah pepaya 
    Ada seseorang paling dipercaya 
    Tapi aslinya sejahat buaya

    Sambil kerja makan keripik 
    Habis itu makan rambutanan
    Percuma saja wajahmu cantik 
    Kalau hatinya kaya setan 

    Ada paman bawa belati 
    Mencari itik sambil berkeliling 
    Kata tetangga dia baik hati 
    Kenyataannya suka menggunjing 

    Berangkat sekolah bawa buku 
    Dimasukkan ke tas milikmu
    Sudah jangan ganggu diriku 
    Muak dengan tingkah lakumu 

    Batagor nenek libur jualan
    Sebab tetangga gelar hajatan 
    Janjinya ngajak jalan-jalan 
    Tapi semua cuma bualan

    Demikian 50 pantun menyindir teman yang bisa kamu sontek atau kamu jadikan inspirasi untuk menyadarkannya. Meskipun pedas, tetapi hal itu sah-sah saja jika kamu sudah merasa kelakuan temanmu tidak bisa dibenarkan. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More