Salah satu kesalahpahaman yang paling sering ditemui Cynthia adalah anggapan bahwa bijak berkonsumsi berarti tidak boleh membeli barang baru sama sekali. Padahal, menurutnya, konsumsi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang tidak bisa sepenuhnya dihindari.
“Sebenernya nggak ada yang salah sama konsumsi. Kita pasti akan berkonsumsi. Orang minimalis pun pasti akan berkonsumsi juga,” jelas Cynthia.
Masalahnya bukan terletak pada aktivitas membeli itu sendiri, melainkan ketika seseorang terus terdorong untuk membeli sesuatu secara impulsif tanpa mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar diperlukan.
Misalnya, ketika melihat produk yang sedang tren di TikTok, kita langsung tertarik dan memasukkannya ke keranjang belanja. Ada pula kebiasaan membeli sesuatu hanya karena terlihat lucu, sedang diskon, atau banyak digunakan orang lain. Padahal, setelah memilikinya, belum tentu barang tersebut benar-benar digunakan.
Menurut Cynthia, perubahan tidak harus dimulai dengan berhenti belanja secara total. Kita bisa memulainya dengan menetapkan tujuan sederhana, seperti mengurangi jumlah barang yang dibeli atau memilih produk dengan lebih cermat.
“Yang jadi masalah itu adalah ketika kita kejebak overconsumerism. Misalnya, pokoknya di TikTok (Shop) ini murah, ada barang apa, langsung checkout,” tuturnya.
Ia mencontohkan kebiasaan membeli pakaian untuk momen tertentu, seperti Hari Raya. Daripada membeli pakaian yang hanya digunakan sekali untuk kebutuhan foto keluarga, kita bisa mempertimbangkan pakaian yang juga dapat dikenakan kembali untuk bekerja atau menghadiri acara lain.
Begitu pula ketika ingin membeli barang baru. Pilihan yang lebih baik tidak selalu berarti harus membeli produk dengan harga mahal. Kita bisa mempertimbangkan produk lokal, mencari barang preloved, atau memilih alternatif lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan nilai yang kita pegang.
Dengan begitu, bijak berkonsumsi bukan tentang membuat diri sendiri merasa bersalah setiap kali berbelanja, melainkan belajar mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab.