Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

6 Fakta Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga, Saling Bongkar Aib!

5 min read
6 Fakta Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga, Saling Bongkar Aib!
Instagram.com/aronashab
  • Aron Ashab kembali muncul setelah hampir setahun dan mengaku diculik, disekap, serta disiksa oleh preman bayaran sebelum berhasil melarikan diri.

  • Kakaknya, Gamyla Ashab, membantah pengakuan itu dan menuding Aron menghilang karena rehabilitasi ketergantungan alkohol serta membuat drama untuk promosi lagu.

  • Aron membantah seluruh tuduhan Gamyla dan menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan bukti, sementara Gamyla meminta bantuan mencari Aron untuk mendapat penanganan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perseteruan aktor sekaligus kreator konten, Aron Ashab, dengan keluarganya tengah menjadi sorotan publik Indonesia. Konflik ini bermula setelah Aron kembali muncul di media sosial dengan mengaku menjadi korban penculikan hingga penyiksaan.

Namun, pengakuan tersebut langsung dibantah oleh sang kakak, Gamyla Ashab, yang justru membeberkan sejumlah tuduhan terhadap adiknya. Tak tinggal diam, Aron kembali memberikan tanggapan dan menyebut akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Lantas, seperti apa fakta perseteruan Aron Ashab dan keluarganya? Berikut Popbela telah merangkum informasinya di bawah ini.

  1. 1. Berawal dari pengakuan diculik

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/aronashab

    Aron sempat menghilang dari hadapan publik selama hampir satu tahun. Unggahan terakhirnya di Instagram tercatat pada 2 November 2025, sehingga membuat sejumlah warganet bertanya-tanya mengenai keberadaan dan kondisinya.

    Pada 14 Oktober 2026, Aron akhirnya kembali muncul melalui sebuah unggahan panjang di akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataan tersebut, aktor film London Love Story tersebut mengungkapkan telah menjadi korban penculikan, penyiksaan, hingga penahanan oleh sekelompok preman bayaran.

    Menurut pengakuannya, ia mengalami kekerasan fisik dan mental selama berada dalam penyekapan. Ia menggambarkan tempat tersebut sebagai penjara atau sel tikus dan mengaku akhirnya berhasil melarikan diri. Aron turut menjelaskan dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam peristiwa yang dialaminya.

    "Aksi tersebut dilakukan oleh satu oknum yang difasilitasi sekelompok preman. Mereka menangkap dengan kekerasan, mengurung di suatu tempat yang disebut sebagai 'penjara' atau 'sel tikus', menyiksa, memukuli, dan memaksa melakukan berbagai hal," ungkap Aron.

  2. 2. Sang kakak membantah pengakuan

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/gamylaashab

    Pengakuan Aron tersebut langsung mendapat tanggapan dari sang kakak, Gamyla Ashab. Melalui sejumlah unggahan Instagram Story yang kemudian disimpan dalam sorotan bertajuk Klarifikasi, Gamyla membantah bahwa adiknya mengalami penculikan dan penyekapan seperti yang diceritakan.

    Gamyla justru menuding Aron sengaja membuat cerita tersebut untuk kembali menarik perhatian publik. Ia juga mengaitkan kemunculan adiknya dengan promosi lagu yang disebutnya dibuat saat Aron menghilang dari publik.

    "DIA SENGAJA BUAT DRAMA UNTUK NAMANYA NAIK LAGI UNTUK PROMO LAGU YANG DIBUAT DI TEMPAT REHAB. INI KEGADUHAN SENGAJA DIA BUAT UNTUK KEPENTINGAN PROMO LAGU!!!" tulis Gamyla.

  3. 3. Gamyla menyebut Aron menghilang karena rehabilitasi

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/gamylaashab

    Dalam klarifikasinya, Gamyla turut membeberkan bahwa adiknya lama menghilang karena menjalani rehabilitasi akibat ketergantungan alkohol yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Gamyla juga menuding Aron mengonsumsi alkohol bersamaan dengan obat antidepresan.

    "ANAK PROBLEMATIK INI KABUR DARI REHAB DIA ALKOHOLIK BERTAHUN-TAHUN DIA KONSUMSI BERSAMAAN DENGAN OBAT ANTI DEPRESAN JADI HARI HARI SEPERTI MONSTER!!!!" tulis Gamyla.

    Lebih lanjut, Gamyla menyebut keputusan untuk memasukkan Aron ke tempat rehabilitasi berbasis pesantren diambil oleh ibu kandung mereka. Menurut klaimnya, sang ibu sudah kewalahan menghadapi perilaku Aron.

    Gamyla juga menyebut Aron sudah melarikan diri dari tempat rehabilitasi tersebut. Ia juga mengklaim bahwa adiknya kini tinggal di rumah orang lain dan belum berani kembali ke rumah keluarga.

    "DIMASUKIN KE REHAB PESANTREN OLEH IBU KANDUNGNYA YANG SUDAH NGGAK KUAT MENGHADAPI TINGKAHNYA, DENGAN HARAPAN ANAK INI BENER TOBAT. MALAH KABUR DARI REHAB SEKARANG NUMPANG DI RUMAH ORANG (NGGAK BERANI PULANG) DAN MAKIN JADI BUAT DRAMA PENCULIKAN!!" lanjutnya.

  4. 4. Kondisi ibunda yang tidak baik-baik saja

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/aronashab

    Perseteruan ini tidak hanya membahas pengakuan penculikan dan rehabilitasi, tetapi juga menyeret persoalan lama dalam keluarga mereka. Dalam unggahan yang sama, Gamyla menyinggung sebuah pemberitaan terdahulu yang menurutnya berkaitan dengan dugaan perundungan terhadap salah satu saudara mereka.

    Gamyla menuding Aron pernah membuat pemberitaan yang dianggapnya tidak benar mengenai persoalan tersebut. Ia mengklaim bahwa kabar itu membuat sang ibu mengalami tekanan karena menjadi sasaran komentar negatif warganet yang mempercayai informasi tersebut.

    "DULU BUAT BERITA BOHONG DI-BULLY SODARANYA SAMPE IBU SAYA STRESS DIBULLY NETIZEN YANG PERCAYA! ITU IBU SAYA SAMPE STROKE PIKIRAN!!!. MEMANFAATKAN VIRAL-VIRAL HALU YANG SENGAJA DIA BUAT. STOP KASIH PANGGUNG SI DAKJAL INI!!!!" kata Gamyla.

    Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa konflik yang terjadi bukan hanya berkaitan dengan kemunculan Aron baru-baru ini. Gamyla turut membawa persoalan masa lalu yang menurutnya telah berdampak pada keluarga, terutama kondisi sang ibu.

  5. 5. Aron membantah tuduhan sang kakak

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/aronashab

    Di tengah berbagai tudingan yang disampaikan Gamyla, Aron kembali memberikan tanggapan melalui unggahan Instagram pada Minggu (18-10-2026). Ia menyampaikan keberatan terhadap pihak-pihak yang menurutnya telah menyebarkan cerita bohong dan membentuk opini publik mengenai dirinya.

    "Udah gue bilang kali ini kalian salah lawan. Semua bohong, cerita buatan, giring opini kalian akan habis kali ini. Anggep gue karma kalian semua," tulis Aron.

    Ia kemudian menyatakan akan menempuh jalur hukum dan mengandalkan bukti untuk menghadapi persoalan yang sedang berlangsung. Aron meyakini bahwa langkah tersebut dapat membantu menjelaskan duduk perkara sekaligus membuktikan klaim yang telah disampaikannya kepada publik.

    "Dan satu hal yang harus diinget, sekarang gw bukan jalur cuma ngomong asal, gue jalur hukum. Semua clean and clear dengan bukti HUKUM yang jelas. Silahkan hibur diri dengan narasi kalian yang kalian percaya untuk sekarang. Tapi kalian semua tau banget kedzoliman akan kalah dan kebenaran pasti akan menang pada akhirnya," kata Aron.

  6. 6. Gamyla sebut kemungkinan membawa Aron ke rumah sakit jiwa

    Perseteruan Aron Ashab dan Keluarga
    Instagram.com/gamylaashab

    Perseteruan keduanya kembali memanas setelah Gamyla mengunggah pernyataan terbaru melalui Instagram Story. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan kekesalannya terhadap situasi yang menurutnya terus berulang sejak 2010.

    "16 tahun lho!!!!! NEVER ENDING DRAMA!!! Jangan ajarin saya SABAR ini udah PUNCAK," ucap Gamyla.

    Gamyla kemudian menyebut kemungkinan membawa Aron ke rumah sakit jiwa dengan bantuan polisi. Ia juga melontarkan tuduhan terkait kebiasaan minum alkohol dan penggunaan obat-obatan yang menurutnya perlu mendapat penanganan. Ia juga meminta warganet yang mengetahui keberadaan Aron untuk menghubunginya agar sang adik bisa mendapatkan penanganan secepatnya.

    "OK Mungkin harus diangkut ke RS jiwa kali ini!!!!! Tukang minum dan ngobat ini harus ditangani. Yang dia POST ada yang tau di mana?????? Reply biar saya suruh angkut polisi bawa ke RS jiwa," tutupnya.

    Itulah keenam fakta mengenai perseteruan Aron Ashab dan keluarga. Kini, kebenaran di balik berbagai tudingan dari keda belah pihak tersebut masih perlu dibuktikan, ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More