Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Aron Ashab Kembali Muncul Usai Setahun Menghilang, Mengaku Diculik hingga Disiksa

5 min read
Aron Ashab Kembali Muncul Usai Setahun Menghilang, Mengaku Diculik hingga Disiksa
Instagram.com / aronashab
  • Aron Ashab kembali muncul di Instagram pada 14 Oktober 2026 setelah lama menghilang, mengaku diculik, dikurung, dipukul, lalu berhasil kabur dan kembali ke Jakarta.

  • Ia mengunggah foto sebelum kejadian serta saat berada di ruangan yang disebut lokasi penahanan, sambil menuding adanya pengurungan, tekanan, aktivitas wajib, dan hukuman fisik.

  • Aron menuduh pemilik tempat sebagai penculik bayaran dan mengisyaratkan jalur hukum setelah berkonsultasi dengan kuasa hukum; namun, tuduhan serta proses resminya belum terverifikasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Aron Ashab kembali menjadi sorotan setelah mengungkap dugaan penculikan, penahanan, dan kekerasan yang menurut pengakuannya dialami selama menghilang dari media sosial. Pada 14 Oktober 2026, ia muncul kembali melalui Instagram, @aronashab, dan mengaku berhasil melarikan diri hingga kembali ke Jakarta.

Dalam unggahan terbarunya pada Kamis (15/10), Aron turut membagikan foto dirinya sebelum peristiwa yang diklaimnya terjadi serta foto saat berada di dalam ruangan di tempat yang disebutnya sebagai lokasi penahanan. Ia juga melontarkan sejumlah tuduhan terhadap pemilik tempat tersebut dan menegaskan akan memperjuangkan hak-haknya melalui jalur hukum.

Bagaimana kronologinya? Simak dalam artikel berikut ini.

  1. Aron Ashab kembali muncul usai lama menghilang, mengaku diculik

    Aron Ashab
    Instagram.com / aronashab

    Aron Ashab kembali menarik perhatian publik setelah mengunggah pernyataan panjang melalui akun Instagram pribadinya pada 14 Oktober 2026. Kemunculan tersebut menjadi sorotan lantaran ia mengungkap pengalaman yang diklaimnya terjadi selama berbulan-bulan tidak terlihat di media sosial.

    Sebelumnya, Aron diketahui terakhir kali membagikan unggahan pada 2 November 2025. Setelah itu, kabarnya jarang terdengar hingga ia kembali muncul dengan pengakuan mengejutkan.

    Dalam unggahan pertamanya, Aron mengklaim dirinya diculik oleh pihak tertentu dan dimasukkan ke tempat yang ia sebut sebagai penjara. Ia juga menuding sejumlah orang terlibat dalam kejadian tersebut, termasuk pihak yang menurut pengakuannya memfasilitasi penculikan.

    "What's up world, I'm f*cking back. Gue kemana selama ini lo tanya? Gue di PENJARA. Or bisa dibilang gue abis diculik trus dimasukin penjara," tulis Aron.

    Ia kemudian mengaku mengalami pengurungan, pemukulan, serta tekanan selama berada di tempat tersebut. Aron juga menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan tindak kriminal yang menurutnya dapat menjadi alasan atas perlakuan tersebut.

    Meski demikian, dugaan penculikan dan kekerasan yang disampaikan Aron masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Kronologi lengkap serta keterangan dari pihak-pihak yang disebut terlibat belum dapat dipastikan berdasarkan pengakuannya saja.

  2. Aron mengaku berhasil kabur dan mendapat bantuan warga

    Aron Ashab
    Instagram.com / aronashab

    Dalam unggahan yang sama, Aron menceritakan bagaimana dirinya mengaku berhasil melarikan diri dari tempat penahanan. Ia menyebut berpura-pura akrab dengan orang-orang di sekitarnya hingga mendapatkan kesempatan untuk kabur.

    "Dan yah, gue berhasil kabur dengan trick belaga sobi sama mereka tepat di malam minggu. Panjang lah ceritanya. Ntar ya," tulisnya.

    Setelah melarikan diri, Aron mengaku menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke Jakarta. Ia menyebut menggunakan bus antarkota dan sepeda motor, serta mendapat bantuan dari sejumlah warga yang bersedia menolongnya.

    "Anyway gue baru sampe Jakarta dari tempat antah berantah itu. Baru sekali kalinya gue naek bus antar kota, naik motor nyambung nyambung, dibantuin warga warga juga ada yg anter naik mobil yang cukup membuat surprise karna mereka percaya sama cerita gue dan nolongin gue kabur," ungkap Aron.

    Meski telah kembali ke Jakarta, Aron belum membeberkan seluruh detail mengenai lokasi tempat dirinya mengaku ditahan maupun kronologi pelariannya. Ia juga mengisyaratkan masih ada cerita lain yang akan disampaikan kemudian.

    Perkembangan terbaru muncul ketika Aron kembali mengunggah pernyataan yang lebih panjang. Kali ini, ia menyertakan foto dirinya sebelum kejadian yang diklaimnya terjadi serta foto saat berada di dalam ruangan di tempat yang disebutnya sebagai lokasi penahanan.

  3. Aron unggah foto sebelum kejadian

    Aron Ashab
    Instagram.com / aronashab

    Dalam unggahan terbarunya, Aron kembali menyoroti tempat yang menurut pengakuannya menjadi lokasi penahanan. Ia menyertakan foto dirinya sebelum peristiwa yang diklaimnya terjadi dan foto saat berada di dalam ruangan di tempat tersebut.

    Aron juga menyinggung kemungkinan pemilik tempat itu menggunakan alasan pesantren untuk menjelaskan aktivitas di dalamnya. Ia mempertanyakan apakah kegiatan yang menurut pengakuannya diwajibkan kepada para penghuni sesuai dengan pendidikan agama yang semestinya.

    Aron mengklaim para penghuni diwajibkan menjalankan aktivitas keagamaan tertentu, termasuk salat hingga 120 rakaat sehari dan berzikir selama berjam-jam. Ia juga menuding adanya hukuman fisik terhadap orang yang tidak hafal zikir atau amalan yang diwajibkan.

    "Masukkin kita ke tempat bawah tanah dan kita nggak bisa keluar bahkan untuk melihat matahari selama berbulan-bulan bahkan tahun, itukah pondok?" tulis Aron.

    Ia turut mempertanyakan jumlah orang yang menurutnya meninggal di tempat tersebut. Namun, unggahannya tidak disertai informasi terverifikasi yang dapat memastikan dugaan tersebut.

    Selain itu, Aron mempertanyakan klaim bahwa tempat tersebut merupakan fasilitas rehabilitasi. Ia mengaku tidak mengetahui keberadaan konselor dan menuding para penghuni hanya dikurung tanpa kepastian kapan dapat keluar.

    "Mau bilang apa lagi? Tempat rehab? Mana konselornya? Kita cuma dikurung di dalem entah sampai kapan," tulisnya.

    Aron menilai tindakan yang diklaimnya dialami sebagai bentuk main hakim sendiri dan mempertanyakan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan narkoba, tidak terlibat judi online maupun permainan slot, serta tidak melakukan kekerasan atau pembunuhan.

    Foto-foto yang diunggah tersebut menjadi bagian dari dokumentasi yang disampaikan Aron kepada publik. Namun, konteks pengambilan foto, lokasi persisnya, waktu kejadian, serta kaitannya dengan dugaan penculikan dan kekerasan masih perlu dikonfirmasi secara independen.

  4. Aron sebut pemilik tempat sebagai penculik bayaran, isyaratkan tempuh jalur hukum

    Aron Ashab
    Instagram.com / aronashab

    Pada bagian akhir unggahannya, Aron melontarkan tuduhan terhadap sosok yang disebutnya sebagai pemilik tempat penahanan. Ia mengklaim orang tersebut bertindak atas suruhan pihak lain karena menerima bayaran.

    Aron juga menceritakan persoalan penggunaan ponsel selama berada di tempat tersebut. Ia mengaku sempat diizinkan menggunakan tablet untuk menghubungi temannya dan meminta dikirimkan ponsel. Namun, menurut ceritanya, setelah ponsel tersebut tiba, ia tidak dapat menggunakannya sebagaimana yang diharapkan.

    Aron kemudian meminta pihak yang dituduhnya berhenti memberikan penjelasan dan menyatakan bahwa kini dirinya akan mengambil langkah untuk memperjuangkan hak-haknya.

    "Lo itu penculik bayaran. Jadi sekarang udah Anda duduk manis aja gausah banyak omong, kali ini gue yg megang bola," tulis Aron.

    Sebelumnya, Aron menyatakan telah berkonsultasi dengan tiga kuasa hukum dan mengisyaratkan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Ia juga menyinggung kemungkinan adanya panggilan polisi dan proses di pengadilan bagi pihak-pihak yang menurut pengakuannya terlibat.

    Meski demikian, belum ada informasi terverifikasi mengenai laporan polisi, penyelidikan resmi, ataupun perkembangan proses hukum terkait dugaan tersebut.

    Pengakuan Aron Ashab mengenai dugaan penculikan, penahanan, dan kekerasan kini menjadi perhatian setelah ia kembali mengungkapkan tuduhannya melalui unggahan terbaru. Lantas, bagaimana kelanjutan kasus yang diungkap Aron Ashab ini? Mari simak terus update informasinya, Bela!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More