Ada yang bilang bahwa kadang cinta datang di saat yang tidak tepat. Atau meskipun saatnya sudah tepat, orangnya yang belum tepat. Sepertinya itulah yang terjadi di antara kita. Sudah bertahun-tahun lamanya sejak kamu pertama kali menunjukkan padaku bahwa kamu menyimpan perasaan padaku. Aku tentu sangat senang!

Sungguh disayangkan, aku tidak merasakan hal yang sama. Kamu memang berharga untukku, tapi bukan berarti aku menginginkanmu sebagai kekasih. Rasanya ada saja satu atau dua hal darimu yang membuatku berpikir bahwa kamu bukan orang yang tepat bagiku. Namun sejak itu, kamu tetap setia dan selalu berada di dekatku. Meski aku sudah berkali-kali jalan dengan pria lain dan disakiti oleh mereka. Kamu tak bergeming. Kamu masih di sini. "Aku akan menunggu sampai kamu siap dan membuka hatimu untukku," ucapmu dengan lembut. Setelah sekian lamanya waktu berlalu dan hubunganku dengan laki-laki lain tak pernah berhasil, pikiranku selalu kembali padamu. 

Benarkah kamu orang yang sudah disiapkan Tuhan untukku? Apakah selama ini cinta sudah menanti di hadapanku, aku saja yang tidak menyadarinya? Mungkin sebelas hal ini bisa menjawab pertanyaan dan keraguanku. 

 

1. Kamu yang paling memahami aku dan segala kebiasaanku

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimucomplex.com

Meski aku selalu mengatakan padamu bahwa kamu adalah sahabat baikku, kamu tak lantas mundur dan menjauh dariku. Aku pun selalu lari kepadamu jika aku sedang dirundung masalah, dan kamu rela mendengarkan segala keluh kesahku. Maka, kamu pun sudah hafal segala kebiasaanku yang baik dan buruk, sifat-sifatku, dan cita-cita serta ketakutanku. Siapa lagi yang bisa memahamiku seperti kamu?

 

2. Kamu mengerti apa yang aku cari selama ini

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuaceshowbiz.com

Tak hanya memahami diriku, kamu juga tahu apa yang sebenarnya aku butuhkan. Kamu mengerti bahwa selama ini yang aku cari hanyalah sosok yang mampu melindungiku dan bisa aku percaya. Bukan yang romantis, yang kaya raya, atau yang tampan dan gaul. 

 

3. Kamu sudah berjalan di sisiku sejak awal

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuaceshowbiz.com

Semua sisi hidupku sudah kamu lihat sendiri. Karena kamu selalu ada di sampingku, kamu tahu hampir segalanya tentang perjalanan cinta dan hidupku. Kamu tahu waktu pacar pertamaku selingkuh atau saat gebetanku memainkan perasaanku. Kamu juga tahu saat aku bertengkar dengan sahabat-sahabatku. Hanya kamu yang melihat perjalananku saat aku masih penuh dengan emosi yang menggebu-gebu, hingga saat ini aku sudah lebih dewasa. 

 

4. Tak pernah sekali pun men-judge diriku

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimukino.de

Namun, tak pernah kamu berpikiran untuk men-judge seleraku yang jelek dalam mencari pacar, atau saat aku membuat kesalahan dalam hidupku. Kamu justru selalu mendukungku dan berusaha membantuku mencari jalan keluar dari setiap permasalahanku. Kamu tahu caranya membangkitkan semangatku lagi, bukannya malah menjatuhkan. 

 

5. Karena kamu percaya aku pantas mendapatkan yang terbaik bagiku

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimubuzznet.com

Ini semua karena kamu percaya betul, aku adalah orang yang pantas dicintai sepenuh hati oleh orang yang tepat. Aku hanya belum menyadari saja siapa orang tersebut. 

 

6. Kamu rela menyakiti hatimu sendiri 

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuimdb.com

Kukira waktu aku dengan sengaja pergi berdua dengan temanmu, kamu akan menangkap sinyal bahwa kamu cuma kuanggap teman dan aku tak tertarik untuk menjalin hubungan denganmu. Tapi walau saat itu hatimu terluka, kamu tidak menyerah dan masih saja menanyakan kabarku, memastikan bahwa semua baik-baik saja. Saat itu aku menganggap kamu sangat mengganggu. Tapi apa sih, yang aku tahu soal dunia ini?

 

7. Ketulusanmu, walau tadinya tak kusadari, begitu menyentuh hatiku

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuaceshowbiz.com

Tidak bisa dipungkiri lagi, perasaanmu begitu kuat dan tulus. Kamu tak memedulikan kata-kata semua temanmu tentang aku dan tidak menghiraukan cewek lain yang berusaha mendekatimu. Apa yang membuatku pantas mendapatkan kasih sayang setulus itu? 

 

8. Perjuanganmu membuktikan kebesaran hatimu

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimujournalofstuff.com

Aku pernah bilang padamu bahwa aku hanya akan menyakitimu saja nanti. Kamu menjawab belum tentu. Dan kamu tetap berjuang mendapatkan cintaku. Ini berarti kamu bukan pria yang ada maunya denganku. Kamu benar-benar melihat sesuatu dalam diriku yang membuatmu rela bersusah payah berdiri di sisiku. 

 

9. Karena kamu membuatku merasa begitu berharga

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuimdb.com

Karenamu, aku jadi merasa lebih percaya diri dan begitu berharga. Jika kamu bisa melihat kebaikan dalam diriku, mengapa selama ini aku tak mampu? Aku justru terlalu sibuk menutupi kekuranganku dengan mencari pacar yang serba lebih. Tapi kamu tahu, aku tak butuh lebih. Aku sudah cukup baik bagi diriku sendiri. Yang aku butuhkan hanyalah kamu. 

 

10. Karena cinta adalah suatu hal yang bisa aku pelajari

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimuerdnarktik.blogspot.com

Aku mau belajar mencintaimu. Aku mau belajar meruntuhkan tembok di sekitar hatiku. Aku mau belajar menerima perasaanmu padaku. Aku mau belajar mengenali kamu seperti kamu mengenali aku. Cinta itu bisa diperjuangkan, kamu telah membuktikan hal itu padaku. Maka aku ingin sekali membuka hatiku dan mencintai kelebihan dan kekuranganmu. 

 

11. Dan hanya kamu lah yang pantas mendapatkan kesempatan itu

Kamu yang Tak Kenal Lelah untuk Memenangkan Hatiku Selama Ini, Aku Mau Belajar Mencintaimutheeuneunways.com

Jika ada orang yang pantas mendapatkan kesempatan untuk menerima cintaku, hanya kamu lah orangnya. Kamu sudah menanti aku selama ini. Sudah saatnya aku bangun dari mimpiku di siang bolong dan menyadari bahwa cinta sudah sedari dulu berdiri di hadapanku, tanpa harus kucari-cari lagi dengan segenap jiwa dan raga. 

 

Jadi aku ingin mengucapkan terima kasih padamu yang sudah setia menungguku selama ini. Ketahuilah, mulai saat ini aku mau belajar mensyukuri anugerah yang sudah hadir dalam hidupku, dan menjaganya baik-baik layaknya harta karun terpendam yang baru saja kutemukan. Kuharap aku belum terlambat.