Sebagai manusia, kita memang diciptakan untuk bersosialisasi dan memiliki koneksi dengan orang lain. Salah satu aspek untuk membangun koneksi itu adalah dengan cara berteman.

Pertemanan sendiri adalah salah satu aspek penting bagi manusia, nggak terkecuali pertemanan pada usia dewasa. 

Menurut youthfirstinc, pertemanan pada usia dewasa sangat bermanfaat bagi kesehatan, lho. Memiliki teman akan membantu kamu mengurangi stres dan rasa cemas. Memiliki teman juga akan membantumu untuk menghadapi situasi hidup, baik di saat susah maupun senang.

Melansir Mayo Clinic, seseorang yang memiliki hubungan pertemanan yang kuat di hari kemudian, akan merasa hidupnya lebih terpenuhi dan lebih memuaskan dibandingkan dengan teman sebayanya.

Pada salah satu artikel di Psychology Today, dijelaskan bahwa berteman pada usia kanak-kanak lebih mudah dibandingkan saat usia dewasa. Hal ini salah satunya disebabkan karena anak-anak lebih nggak menghakimi satu sama lain dibandingkan orang dewasa. Akan tetapi, kemampuan tersebut pun perlahan menghilang ketika beranjak dewasa.

Mencari teman baru di usia dewasa memang terasa lebih menantang dibandingkan masa kanak-kanak, juga dengan menjaga hubungan pertemanan yang sudah terjalin dari lama. 

Lalu, usaha seperti apa yang bisa kamu lakukan untuk menjaga hubungan pertemananmu di usia dewasa? 

Berikut ini adalah 6 tips yang bisa kamu lakukan yang dikutip dari laman Psychology Today.

1. Murah hati.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia DewasaPinterest.com/Mothernaturenetwork

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah dengan bermurah hati pada temanmu.

Contohnya, kamu bisa memberikan kado, mentraktir makan, atau memasakkan makanan favorit untuk teman terbaikmu itu sebagai bentuk kemurahan hatimu padanya.

Nggak perlu dengan bujet tinggi, kok! Yang paling penting adalah kamu melakukannya dengan tulus dan ikhlas.

2. Luangkan waktu untuknya.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia Dewasacottonbro/Pexels

Di zaman yang didominasi oleh kecanggihan teknologi, mungkin kamu lebih sering aktif di media sosial dibandingkan di dunia nyata. Cobalah untuk keluar dari media sosial dan lebih banyak mengobrol dengan temanmu. 

Kamu bisa mengajaknya makan bersama, bertukar pesan, atau bisa dengan meneleponnya. 

Waktu sangatlah berharga, jadi pastikan waktu yang kamu luangkan itu bermanfaat dengan selalu menyediakannya untuk orang-orang tersayang, termasuk dengan teman-temanmu, ya! 

3. Hadirlah secara utuh.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia Dewasaunsplash.com/priscilla du preez

Ketika kamu sudah meluangkan waktu untukmu dan temanmu, jangan lupa untuk hadir secara utuh dan penuh.

Fokuskanlah dirimu dalam momen berharga tersebut. Letakkan dulu telepon genggammu untuk jauh dari jangkauan, agar tidak mengganggu waktu berkualitasmu dengan temanmu itu.

4. Bercanda dengannya.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia DewasaPexels.com/Karolina Grabowska

Humor juga bisa menjadi perekat hubungan pertemanan. Kamu bisa mengirimnya lelucon, meme, gif lucu, atau video-video pendek yang mengundang tawa. Sederhana, sih, tapi ini juga salah satu cara untuk menjaga hubungan pertemananmu.

5. Mendengar secara aktif.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia DewasaUnsplash.com/Trung Thanh

Semua orang pasti akan senang dan merasa dihargai ketika mereka didengarkan oleh seseorang, terlebih oleh seorang teman.

Cobalah untuk belajar mendengarkan cerita temanmu secara aktif. Dengan begitu, kamu bisa lebih menangkap maksud ceritanya dan mengurangi adanya miskomunikasi di antara kalian. 

6. Jadikanlah hubungan pertemanan salah satu prioritasmu.

6 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan di Usia DewasaKampus Production/Pexels

Yang terakhir adalah, jadikan hubungan pertemananmu sebagai salah satu prioritas dalam hidupmu.

Selain hubungan dengan keluarga dan hubungan dengan pasangan, aspek penting yang perlu seseorang prioritaskan adalah hubungan dengan temannya.

Caranya bisa dengan bermacam-macam, misalnya, kamu menyempatkan diri datang ke acara ulang tahunnya atau acara pertunangannya. Kamu hadir di hari-hari istimewa dia tapi juga hadir saat dia terpuruk atau sedang dirundung masalah.

Temanmu pun akan sadar kalau kamu telah menjadikan dirinya sebagai prioritas.

Walaupun menjaga hubungan pertemanan di usia dewasa memang lebih terasa menantang dibandingkan dengan usia kanak-kanak, tapi, kamu tetap bisa melakukannya, kok! Semoga artikel ini bermanfaat, ya, Bela!

Baca Juga: 5 Manfaat Friendship Decluttering Bagi Kehidupan Perempuan Dewasa

Baca Juga: Ini 4 Hal yang Bikin Kamu Susah Mulai Bersahabat Saat Dewasa 

Baca Juga: 12 Aturan Ketika Berteman dengan Introvert