Dulu aku memiliki sahabat terbaik yang selalu ada, yang selalu setia mendampingiku dalam segala keadaan. Namun sekarang, setelah dia menikah, aku merasakan hilangnya kebersamaan.

Sejujurnya aku merasa bahagia dan kagum atas keberaniannya berkomitmen dalam sebuah pernikahan. Tapi di sisi lain, aku tak memungkiri jika tengah merasa kehilangan. Aku memang merindukanmu, tapi keadaan yang memaksa kita tak lagi sedekat dulu. Ini rasanya memiliki sahabat yang sudah menikah dan perlahan menjauh.

1. Tak seperti dulu, kamu tak lagi hadir dalam setiap kesempatan atau perayaan

Ditinggal Sahabat Menikah, Salahkah Jika Aku Merasakan Hal-Hal Ini?Pexels.com/Elevate

Mungkin benar, aku tetap ada dalam kehidupan barumu. Tapi mau tak mau, aku harus tetap merasa kehilangan. Dulu kita masih sering bepergian, tapi sekarang keluar rumah sudah tak gampang. Meski mendapat izin dari suami, kamu akan merasa tak enak jika berlama-lama pergi.

2. Saat berbincang pun rasanya ada yang berbeda, kamu sudah tak lagi sama

Ditinggal Sahabat Menikah, Salahkah Jika Aku Merasakan Hal-Hal Ini?Pexels.com/Daria Shevtsova

Aku tahu kau kini sudah tak sendiri, ada laki-laki yang sudah menjadi belahan hati. Kamu dan dia pasti sudah saling terhubung satu sama lain dan saling memengaruhi. Saat ada kesempatan terlibat percakapan denganmu, aku merasa kau tak lagi sama. Ibaratnya seperti berbicara dengan dua orang berbeda dalam satu badan yang sama. Meski aku tahu sebabnya, tapi rasa aneh tetap ada.

3. Mengurus rumah tangga kini adalah prioritasmu. Meski kehilangan, aku juga harus berterima kasih padamu

Ditinggal Sahabat Menikah, Salahkah Jika Aku Merasakan Hal-Hal Ini?Pexels.com/picjumbo.com

'Ditinggalkan' sahabat menikah nyatanya juga mengajarkanku pelajaran hidup yang berharga. Aku kini belajar mengenai kemandirian dan nggak bergantung pada orang lain ketika ingin melakukan sesuatu. Karena orang atau sahabat akan datang silih berganti dalam kehidupan.

4. Bukan hanya kehilangan, ada cemburu yang ku rasakan

Ditinggal Sahabat Menikah, Salahkah Jika Aku Merasakan Hal-Hal Ini?pexels.com/Bruce Mars

Ku akui, sejak pernikahanmu ada berbagai rasa yang hadir di hatiku. Bahagia, sedih, takut, dan cemburu bercampur menjadi satu. Bagaimanapun situasi ini tak bisa kuhindari, yang bisa kulakukan adalah menerima kondisi ini, dan pelan-pelan aku pun merasa lega. Aku tahu semua kisah perjuangan cintamu, bersamanya ku harap kamu selalu bahagia.

Sungguh aku nggak berani mengganggumu saat kamu sibuk dengan keluarga barumu. Untuk itu ku mohon, ingatlah untuk selalu menjalin silaturahmi diantara kita. Di sela waktu luangmu, tetap ingatlah bahwa kamu memiliki sahabat yang selalu ada jika kamu butuhkan.

Baca Juga: Dia Bukan Lagi Jadi Sahabat Jika 7 Perlakuan Ini Kamu Alami