Bukan hanya sekadar merayakan kemenangan, hari raya Idul Fitri juga menjadi saat yang tepat untuk saling bermaaf-maafan. Bila melakukan kilas balik setahun belakang, kamu mungkin saja pernah merasa tersakiti oleh orang lain baik secara sengaja maupun tanpa sengaja. Rasanya, ingin marah dan mengamuk padanya. Saking sakitnya, nggak sedikit dari kita yg justru ingin melakukan balas dendam agar mereka merasakan hal kita rasakan.

Tenang Bela, tarik napas perlahan dan cobalah untuk memaafkannya. Meski bukan hal yang mudah, nyatanya menyimpan amarah justru hanya akan menguras energi kita. Lagi pula, banyak penelitian yang menemukan dampak positif dari memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Agar lebih rela, ingat alasan ini untuk mulai melupakan kejahatan yang telah temanmu lakukan ya.

5 Alasan Mengapa Memaafkan di Hari Lebaran Itu Sangat Penting

Memang sih semua akan menjadi keputusan kamu untuk terjebak dalam kemarahan seumur hidup atau justru memilih untuk move on dan melupakannya. Namun ingat Bela, berlama-lama terjebak dalam kemarahan hanya akan membuatmu gelisah dan dipenuhi pikiran negatif. Sebaliknya, apabila kamu memilih untuk memaafkan berarti kamu telah membuktikan bahwa kamu memiliki hati yang lapang.

5 Alasan Mengapa Memaafkan di Hari Lebaran Itu Sangat Penting

Kamu tentu tau bahwa semua orang pernah luput dari kesalahan baik kesalahan besar maupun kecil. Sebelum mengingat kesalahan orang lain, kenapa kita nggak memulai untuk introspeksi diri sendiri? Padahal jika diingat-ingat, kita juga sering menyakiti orang lain tanpa sadar loh. Bersikap nyinyir, mengabaikan panggilan ibu, atau bahkan bentak adik sendiri. Apa kamu yakin mereka nggak jengkel padamu? Lagipula bila kita pahami kembali, Tuhan saja selalu memafkan kita dan memberi kesempatan kedua. Lalu, mengapa kita sulit untuk memaafkan orang lain?

5 Alasan Mengapa Memaafkan di Hari Lebaran Itu Sangat Penting

Ketika sedang terjadi perseteruan, pasti ada dua pendapat yang berbeda antara satu sama lain. Bisa jadi memang orang tersebut yang berlaku salah kepadamu atau ternyata justru kamu yang melakukan kesalahan kepadanya. Memaafkan dan melupakan kesalahannya bukan berarti kamu membiarkan si dia melakukan hal yang sama kembali. Kamu bisa mengingatkannya secara baik-baik saat pikiran sudah kembali tenang. Sebaliknya bila kamu yang menyakitinya, meminta maaf langsung dan nggak mengulanginya menunjukan bahwa kamu wanita hebat!

5 Alasan Mengapa Memaafkan di Hari Lebaran Itu Sangat Penting

Ego yang tinggi kerap membuat kita dan sahabat bisa perang dingin dalam waktu yang lama. Padahal, nggak perlu menunggu salah satu meminta maaf, kamu memafkan dan melupakan masalah yang sudah terjadi. Ingat, inisiatif memaafkan dan memulai percakapan kembali bukan berarti kamu kalah darinya. Selain lebih tenang, kamu juga bisa bangga pada diri sendiri karena telah berhasil bersikap bijak. Nggak perlu berdrama lagi kan?

5 Alasan Mengapa Memaafkan di Hari Lebaran Itu Sangat Penting

Fakta menarik lainnya, memaafkan ternyata dapat membantu kesehatan fisik loh. Hal ini terjadi karena tekanan darah otomatis menurun saat kita memaafkan orang lain. Selain itu, hal ini juga dapat mengurangi ketegangan otot dan menghindari diri dari stres berkepanjangan akibat terlalu lama menyimpan amarah.

Nah, setelah mengetahui alasan-alasan diatas masihkah kamu enggan untuk memafkan? Meski sulit di awal, namun nggak ada salahnya untuk dicoba agar hidup semakin menyenangkan, bukan? Percaya deh, kamu akan disambut dengan banyak hal positif setelah bersikap tulus untuk memaafkan orang lain!

BACA JUGA: Mau Minta Maaf dengan Mantan Saat Lebaran? Persiapkan 9 Hal Ini