Membicarakan ukuran penis adalah suatu hal yang sensitif bagi laki-laki. Mereka merasa malu jika memiliki penis yang kecil karena ukuran penis dianggap sebagai bentuk kejantanan dan keperkasaan pada diri laki-laki. Terlebih lagi, banyak mitos yang menyebut bahwa perempuan lebih menyukai ukuran penis yang besar karena bisa lebih memuaskan saat berhubungan seks. Tapi, benarkah seperti itu?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, laman Menxp meminta pendapat 10 perempuan mengenai ukuran penis laki-laki yang ideal di mata mereka. Ada yang mengatakan lebih suka yang berukuran besar, tapi ada juga yang nggak mempermasalahkan karena yang terpenting ialah bagaimana teknik bercinta mereka. Penasaran? Keep scrolling, ya!

Ini Pendapat Jujur Perempuan tentang Ukuran Mr. P Laki-LakiUnsplash.com/Kinga Cichewicz

Sanya, 27 tahun

“Ukuran nggak terlalu penting kecuali jika penis itu sangat besar. Ukuran yang terlalu besar membuatku takut. Tetapi jika laki-laki berpenis besar bisa membuatku nyaman, maka itu lebih baik.”

Sanjana (samaran), 28 tahun

“Ya, menurutku ukuran itu penting. Mungkin ketebalan penis lebih penting daripada panjang. Cara dia ‘melancarkan aksi’ saat bercinta juga penting.”

Ini Pendapat Jujur Perempuan tentang Ukuran Mr. P Laki-LakiFreepik.com/Jcomp

Ritika, 30 tahun

“Kalau aku sebenarnya tergantung pada banyak faktor. Aku orang yang pendek, jadi penis yang besar agak sulit untukku. Maksudnya, bukan karena pasanganku akan kesulitan masuk pada vagina, tetapi penis yang besar akan menyakitkan. Jika terlalu kecil, itu juga nggak akan terasa. Jadi, aku lebih suka ukuran rata-rata tapi bisa membuatku puas.”

Gia, 32 tahun

“Mantanku punya penis yang kecil, tapi tebal. Jadi, meskipun penisnya nggak mencapai lebih dari 5 inci (12 cm), ketebalannya membuatku mencapai klimaks. Ditambah lagi, dia punya gerakan yang hebat dan bisa mengimbangi ukuran tubuhnya. Penis kecil nggak buruk sama sekali jika laki-laki itu tahu bagaimana menggunakannya.”

Ini Pendapat Jujur Perempuan tentang Ukuran Mr. P Laki-LakiFreepik.com/Rawpixels.com

Garima (samaran), 30 tahun

"Teknik dan ukuran sebenarnya sama-sama penting. Tapi, teknik lebih penting daripada ukuran. Jika laki-laki nggak tahu bagaimana cara bercinta dengan seorang perempuan, mereka nggak akan bisa membuat perempuan orgasme bahkan dengan penis terbesar di dunia sekalipun. Sebagian besar perempuan nggak mengalami orgasme dari penetrasi, jadi kepiawaiannya melakukan foreplay justru lebih penting daripada ukuran.”

Preeti, 36 tahun

"Aku pernah bertemu laki-laki yang punya penis sangat besar. Saat itu aku baru sadar, penis besar sebenarnya hanya omong kosong. Dia mungkin nggak tahu apa yang harus dilakukan dengan alat kelaminnya sendiri dan hanya bisa memasukkannya saja. Aku dapat merasakan seluruh tubuhnya di dalam diriku. Ukuran memang penting dan penis besar itu langka. Tapi, aku lebih suka teknik dan ukuran penis rata-rata saja."

Ini Pendapat Jujur Perempuan tentang Ukuran Mr. P Laki-LakiUnsplash.com/Valerie Elash

Vrinda (samaran), 30 tahun

"Aku pernah bercinta dengan beberapa laki-laki yang punya ukuran penis beda-beda. Menurutku, kualitas seks sangat tergantung pada bagaimana laki-laki memperlakukan pasangannya dan nggak egois di ranjang. Orgasme lebih berkaitan dengan upaya yang dilakukan laki-laki untuk memuaskan perempuan, bukan hanya panjang dan ketebalan penis mereka saja."

Nandini, 25 tahun

"Aku pernah bertemu laki-laki yang punya penis besar. Dia selalu membanggakan dan pamer di depanku. Tapi dia hanya bisa banyak bicara dan nggak ada tindakan. Dia benar-benar buruk di kasur. Jadi menurutku, ukuran penis nggak ada hubungannya dengan seberapa baik atau buruk seks itu."

Ini Pendapat Jujur Perempuan tentang Ukuran Mr. P Laki-LakiUnsplash.com/Ioana Casapu

Megha, 33 tahun

"Bagiku, seks bukan tentang ukuran. Jika seorang laki-laki bisa memberikanku cinta yang baik, maka aku nggak akan memedulikan seberapa besar atau kecil penisnya. Lagipula, penis bukan satu-satunya cara untuk membuat seorang perempuan orgasme."

Ragini (samaran), 30 tahun

“Ukuran pasti penting. Sebenarnya, nggak ada yang namanya seks buruk, kecuali ketika nggak ada sensasi saat melakukannya. Tapi, jika penis pasanganku terlalu kecil, aku nggak bisa merasakannya. Lalu, apa gunanya?” 

Rupanya, sebagian besar perempuan berpendapat bahwa teknik dan stamina untuk mencapai klimaks itu lebih penting daripada ukuran penis laki-laki. Beberapa perempuan mungkin menyukai penis besar, tetapi cara laki-laki beraksi di atas ranjang dirasa lebih penting dari ukuran. Kalau kamu bagaimana, Bela?

Baca Juga: Peneliti Ungkap Ukuran Penis Berbagai Negara, kalau Indonesia Gimana?