Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You
Age VerificationThis content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

Pesan Kampanye Kondom Sutra, Perlindungan Itu Nggak Bisa Ditawar!

SUTRA MAU KALO PAKE KONDOM 7.JPG.jpeg
Dok. Ayu Media
Intinya sih...
  • Kampanye Kondom Sutra ingin mengubah pandangan bahwa kondom adalah opsi terakhir dalam hubungan intim.
  • Kampanye ini menyoroti realitas sehari-hari dan pentingnya kejelasan dalam hubungan untuk menciptakan komunikasi yang sehat.
  • Kondom bukan hanya kontrasepsi, tetapi juga bentuk self-care dan tanggung jawab untuk perlindungan kesehatan jangka panjang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah obrolan soal hubungan yang makin terbuka, satu hal yang sering terlupakan adalah soal perlindungan. Padahal, rasa aman justru bisa bikin hubungan terasa lebih nyaman dan setara. Lewat kampanye “Mau Kalau Pake Kondom” dari Kondom Sutra, pesan yang dibawa ingin mengingatkan bahwa keintiman dan perlindungan bisa berjalan beriringan tanpa harus saling meniadakan.

Bukan sekadar kampanye, kegiatan ini juga jadi ajakan untuk mengubah cara pandang bahwa kondom bukan opsi terakhir, melainkan bagian normal dari hubungan yang sehat.

Berikut tiga hal penting yang jadi sorotan dari kampanye Kondom Sutra pada Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. Check it out!

Kampanye yang ingin mengubah cara pandang soal kondom

SUTRA MAU KALO PAKE KONDOM 4.JPG.jpeg
Dok. Ayu Media

Sebagai brand yang sudah dipercaya lebih dari tiga dekade, Kondom Sutra menghadirkan kampanye ini untuk menegaskan bahwa perlindungan harus selalu diutamakan dalam hubungan intim.

Realitanya, masih banyak perempuan berada di posisi harus diyakinkan saat diajak berhubungan, dengan kalimat seperti “tenang aja” atau “sekali doang kok” yang masih sering terdengar. Kampanye ini ingin mematahkan pola pikir tersebut dengan pesan yang lebih tegas dan setara.

Head of Marketing DKT Indonesia, Cut Vellayati, menyampaikan pesan kampanye ini secara lugas. Menurutnya, ketika kondom dianggap sebagai standar, hubungan justru terasa lebih sehat karena kedua pihak sama-sama merasa aman dan dihargai.

“Nggak mau kalau nggak pakai kondom. Kondom bukan pilihan tambahan, tapi bagian penting yang nggak bisa ditawar,” ujarnya.

Perspektif jujur dari berbagai suara bikin pesannya makin relevan

SUTRA MAU KALO PAKE KONDOM 2.JPG.jpeg
Dok. Ayu Media

Kampanye ini juga menghadirkan sudut pandang yang dekat dengan realitas sehari-hari. Komedian sekaligus public figure, Pandji Pragiwaksono, menyoroti bahwa masih banyak laki-laki yang mencari alasan agar tak perlu memakai kondom. Ia menilai, sikap tegas dari pasangan justru membuat aturan jadi jelas dan komunikasi lebih sehat.

“Kadang laki-laki suka cari alasan supaya nggak pakai kondom, padahal kalau pasangannya tegas, justru jadi jelas batasannya,” ungkap Pandji.

Pernyataan ini memperlihatkan bahwa kejelasan dalam hubungan bukan soal tidak percaya, melainkan bentuk tanggung jawab bersama agar kedua pihak merasa nyaman dan setara.

Bukan cuma kontrasepsi, tapi bentuk self-care dan tanggung jawab

SUTRA MAU KALO PAKE KONDOM 7.JPG.jpeg
Dok. Ayu Media

Dari sisi medis, kondom dijelaskan sebagai satu-satunya alat yang bisa mencegah HIV, infeksi menular seksual, sekaligus kehamilan yang tidak direncanakan. Artinya, fungsi kondom jauh lebih luas daripada sekadar kontrasepsi, karena juga berkaitan dengan perlindungan kesehatan jangka panjang.

Influencer kesehatan seksual, yaitu Adella Wulandari juga menekankan bahwa bersikap tegas adalah bentuk menghargai diri sendiri.

“Aku bukan ribet, aku lebih menganggap diriku cerdas. Kalau dia benar-benar cinta sama aku, dia akan menghormati syaratku,” katanya.

Menurutnya, prinsip sederhana seperti no condom, no sex bukan bentuk penolakan, melainkan standar untuk memastikan hubungan berjalan sehat, aman, dan penuh rasa hormat.

Jadi, pada akhirnya keintiman bukan cuma soal rasa, tapi juga soal rasa aman karena perlindungan adalah bentuk cinta yang paling sederhana.

FAQ seputar kampanye "Mau Kalau Pake Kondom”

Apa tujuan kampanye “Mau Kalau Pake Kondom”?

Tujuannya untuk mengedukasi bahwa perlindungan harus selalu diutamakan dalam hubungan intim dan tidak mengurangi keintiman, justru meningkatkan rasa percaya.

Kenapa kondom dianggap penting dalam hubungan?

Karena kondom dapat melindungi dari HIV, infeksi menular seksual, dan kehamilan tidak direncanakan sekaligus, sehingga membantu menjaga kesehatan kedua belah pihak.

Apakah kampanye ini hanya soal pemasaran produk?

Tidak. Selain memperkenalkan produk, kampanye ini juga menekankan edukasi kesehatan seksual dan pentingnya perlindungan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit

Latest in Relationship

See More

Kisah Shandi Sullivan 'ANTM' Bongkar Kebenaran dari Skandal Selingkuh

19 Feb 2026, 19:00 WIBRelationship