Masa pandemi menyulitkan semua orang untuk saling berdekatan, apalagi berkencan dan bersentuhan fisik. Adanya peraturan pembatasan sosial dan pemakaian masker membuatmu harus menjaga jarak dengan gebetan atau pacar, dan selalu menggunakan masker saat bertemu. Lalu, bagaimana dengan bersentuhan fisik dengan orang yang kamu suka atau teman kencan? Apakah kamu nggak bisa menciumnya lagi?

Melansir dari Bustle, para ahli mengatakan kalau pandemi bukanlah akhir dari berciuman. Melainkan, ini menjadi momen yang tepat untuk mengingat pentingnya keamanan dalam berciuman. Sama seperti melakukan kegiatan lainnya. Layaknya menggunakan masker saat keluar rumah, berciuman di masa pandemi ini membutuhkan kewaspadaan yang cukup tinggi. Jika saat ini sedang berniat berkencan dan ingin menciumnya, ini yang patut kamu perhatikan.

1. Pikirkan sosok yang kamu cium

Amankah Berciuman Saat Pandemi? Ini 5 Fakta yang Perlu Kamu KetahuiPexels.com/Andrea Piacquadio

Mengetahui faktor risiko dari orang yang kamu cium dapat menurunkan risiko tertular COVID-19. Apakah teman kencan atau pasangan selalu berada di rumah? Apa dirinya selalu mengenakan masker? Selalu menjaga jarak? Cari tahu mengenai informasi tersebut. Jika teman kencan atau pasangan benar-benar menjaga kebersihan dirinya dan mengikuti protokol kesehatan, mungkin kamu dapat merasa tenang dan lega. Namun jika nggak mengetahui faktor risiko dari teman kencanmu, kamu harus mempertimbangkan risiko tertular darinya jika ia nggak menjaga kesehatannya sendiri.

2. Langsung mengomunikasikan faktor risikomu padanya

Amankah Berciuman Saat Pandemi? Ini 5 Fakta yang Perlu Kamu KetahuiPexels.com/Tirachard Kumtanom

Menanyakan tentang paparan virus Corona pada teman kencan memang mungkin bukan topik yang menyenangkan. Namun para ahli mengatakan, membicarakan tentang bahaya virus sebelum berciuman sama seperti menanyakan kondisi kesehatan seksual atau menggunakan alat kontrasepsi sebelum berhubungan seks.

Di sisi lain, kamu pun harus merasa baik-baik saja dengan berbagi faktor risikomu untuk melindungi orang lain. Jujur pada teman kencan kalau kamu masih bekerja di luar rumah, atau baru saja berinteraksi dengan orang tanpa gejala, dan sebagainya. Dengan begitu, kamu dapat melindungi teman kencan dan juga dirimu sendiri. Bukannya menakuti, namun kamu bertanggung jawab terhadap dirinya.

3. Menerima kalau kontak fisik yang intim datang dengan risiko bawaan

Amankah Berciuman Saat Pandemi? Ini 5 Fakta yang Perlu Kamu KetahuiPexels.com/Derick Santos

Sama seperti melakukan seks dengan seseorang yang baru kamu kenal, ada risiko kamu terkena penyakit menular seksual. Berciuman saat masa pandemi seperti ini memberikanmu risiko tertular virus tersebut. Ada risiko ketika kamu dan teman kencan saling melakukan kontak fisik yang intim.

Sama seperti virus lainnya, virus Corona nggak akan hilang dengan begitu saja. Meski nggak pernah perlu melakukan sesuatu yang nggak nyaman, memberikan informasi dan mengomunikasikan status kesehatanmu dapat membantumu menerima keintiman di masa sulit ini.

Para ahli mengatakan kalau ini bukanlah akhir dari dunia. Segera setelah virus musnah atau semua telah beradaptasi dengan kebiasaan baru, risiko akan menurun, semua orang semakin memahami risiko tersebut, dan orang-orang juga akan hidup dalam kenormalan baru dengan lebih mudah.

4. Ingat kalau keintiman itu cukup penting

Amankah Berciuman Saat Pandemi? Ini 5 Fakta yang Perlu Kamu KetahuiPexels.com/Olya Kobruseva

Setelah berbulan-bulan di rumah saja, mungkin kamu mendambakan atau membutuhkan sentuhan dan ikatan perasaan dari orang-orang di sekitarmu. Namun, nggak ada yang salah untuk selalu tetap waspada karena adanya virus Corona ini. Para ahli menekankan keuntungan dari kasih sayang fisik, terutama dalam masa sulit ini. Salah satunya berciuman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jiwa, termasuk menurunkan tingkat stres.

Karena sangat penting, para ahli menyarankan agar kamu dan teman kencan menemukan keseimbangan yang realistis antara kemesraan dan keamanan di antara kalian. Pada dasarnya, keintiman adalah bagian penting dari diri kita sebagai manusia dan cara untukt terhubung dengan orang lain.

5. Mencari alternatif non-fisik untuk saling terhubung

Amankah Berciuman Saat Pandemi? Ini 5 Fakta yang Perlu Kamu KetahuiPexels.com/Cottonbro

Jika kamu dan teman kencan merasa lebih aman dengan menjaga jarak, ada berbagai cara untuk mengutarakan perasaan dan berciuman tanpa harus mempertemukan kedua bibir kalian. Para ahli menyarankan untuk mencoba menahan kontak mata dengan teman kencan. Ini dapat kamu lakukan bahkan dengan mengenakan masker. Kontak mata yang lama ini sama dengan mengatakan "Aku menginginkanmu".

Selain itu, kamu juga dapat melakukan sentuhan simbolik atau mencondongkan tubuh ke arah si dia dan mengerakkan seolah kamu ingin menjangkau dirinya, tanpa harus menyentuhnya. Karena ketika tertarik pada seseorang, kamu cenderung mencondongkan badan pada dirinya yang ingin kamu cium. Kakimu, lututmu, dan hatimu bergerak ke arah dirinya. Bahasa tubuh ini menunjukkan kalau dirinya penting dan kalian bersama.

Jadi, amankah berciuman saat pandemi seperti ini? Berciuman dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan jiwa, terutama di masa sulit seperti ini yang dapat memberikan rasa stres. Namun, perhatikan sosok yang akan berbagi sentuhan intim tersebut, serta utamakan komunikasi yang terbuka dan jujur mengenai kondisi maupun status kesehatan satu sama lain. Dengan begitu, kamu dan dia dapat berciuman dengan aman.

Baca Juga: 7 Manfaat Berciuman yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Baca Juga: 8 Posisi Berciuman Terbaik! Ternyata Nggak Harus Berhadapan

Baca Juga: Ini Gaya Berciuman Tiap Zodiak dan Caranya Menunjukkan Kasih Sayang