6 Tanda Mertua yang Toxic dan Cara Menghadapinya

Bekerjasamalah dengan pasanganmu

6 Tanda Mertua yang Toxic dan Cara Menghadapinya

Nggak hanya senang-senang, kehidupan rumah tangga juga akan membawamu ke beberapa masalah. Mungkin, salah satu masalahnya adalah ketidakcocokanmu dengan mertua

Posisimu sebagai menantu terkadang membuat kamu harus melapangkan dada agar bersabar dan menerima. Namun, meski sudah sering dilakukan, kamu merasa bahwa perselisihan tak juga kunjung mereda.

Nggak melulu salahmu, bisa jadi kamu memiliki mertua toxic yang selalu membesarkan masalah sepele. Nah, ternyata ada beberapa tanda yang menunjukkan kalau kamu memang memiliki mertua toxic. Pengenalan tanda ini bertujuan untuk memudahkanmu dalam menghadapinya, ya, Bela. 

Jadi, yuk, intip ciri-ciri dan cara menangani mertua toxic yang bisa kamu lakukan.

1. Selalu merasa benar

6 Tanda Mertua yang Toxic dan Cara Menghadapinya

Sama halnya dengan hubungan orangtua dan anak, ada kalanya merekalah yang melakukan kesalahan. Namun, bagi mertua yang toxic, biasanya mereka enggan untuk meminta maaf dan justru menunjukkan sikap bahwa merekalah yang selalu benar. 

Ketika kamu dihadapkan situasi seperti ini, cobalah untuk tidak memaksa dan membuktikan bahwa mertuamu salah dengan cara yang tidak baik. Sebaliknya, jika memungkinkan, ajaklah mereka untuk berbicara dengan tulus. 

Namun, jika hal tersebut tidak pula berhasil, sebaiknya munculkanlah rasa maaf. Dengan adanya rasa maaf ini, maka kamu telah berbaik hati kepada dirimu sendiri karena tidak berkutat dengan emosi marah dan kesal. 

2. Selalu cemburu atas apa yang dilakukan suamimu untukmu

Nggak jarang, ibu dari pasanganmu akan menganggap kamu sebagai saingannya. Ia merasa kehadiran perempuan lain telah mengambil rasa perhatian anak laki-laki kesayangannya itu. 

Akibatnya, mertuamu sering mengungkit hal-hal yang telah dilakukan suamimu untuk kamu dan keluarga. Bahkan, ia juga nggak segan untuk melakukan beberapa tindakan agar mendapatkan kembali perhatian suamimu. 

Jangan langsung memarahinya, ya, Bela. Kamu bisa membicarakan hal ini kepada suamimu terlebih dahulu. Jelaskan bahwa kamu nggak akan mengambil anak laki-lakinya dan menghalangi suamimu untuk berbakti pada orangtuanya. 

Bekerjasamalah dengan pasanganmu dan buktikanlah kepada mertuamu bahwa kamu adalah menantu yang suportif dalam hal ini. 

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here