5 Tips Menjalani Ibadah Puasa Untuk Pengantin Baru, Makin Kompak!

Bangunkan pasangan sahur untuk saling menunjukkan perhatian dan merawat hubungan.
Berbagi persiapan takjil untuk mempererat hubungan dengan membagi tugas menyiapkan makanan berbuka puasa.
Prioritaskan momen Ramadan bersama pasangan sebagai prioritas utama dalam menjalani hari-hari di bulan suci.
Ramadan selalu menjadi bulan yang istimewa yang dinanti setiap tahunnya. Bulan suci ini bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, dan memperkuat kualitas spiritual. Karena hadir hanya setahun sekali, sudah sepatutnya setiap momen Ramadan diisi dengan hal-hal baik yang penuh makna.
Bagi pengantin baru, Ramadan tentu terasa berbeda. Ini bisa menjadi pengalaman pertama menjalani puasa bersama sebagai suami istri. Ada penyesuaian baru, mulai dari mengatur waktu sahur dan berbuka, hingga membangun kebiasaan ibadah bersama. Untuk mempererat hubungan di awal pernikahan pada masa ini, yuk simak tips menjalani ibadah puasa untuk pengantin baru sebagai berikut.
1. Bangunkan pasangan sahur

Salah satu tantangan saat menjalani ibadah puasa adalah memastikan tidak melewatkan waktu sahur. Bagi pengantin baru, momen dini hari ini bisa menjadi kesempatan sederhana untuk saling menunjukkan perhatian. Salah satu tips yang bisa dilakukan adalah saling membangunkan agar tidak terlewat sahur.
Jika pasangan termasuk yang sulit bangun, kamu bisa membantunya dengan cara lembut, misalnya menyiapkan segelas air putih atau teh hangat. Perhatian kecil seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi bisa membuat pasangan merasa diperhatikan.
2. Berbagi persiapan takjil

Tips berikutnya adalah membagi tugas menyiapkan takjil untuk berbuka puasa. Kamu dan pasangan bisa berbagi tugas menentukan siapa membeli bahan, mencari makanan, atau memasak bahan baku.
Membagi tugas bisa jadi awal mula terbentuknya kekompakanmu dan pasangan saat Ramadan. Tampak sederhana, namun hal membuat hubungan lebih hangat karena peran pasangan saling mendukung.
3. Prioritaskan momen Ramadan bersama pasangan

Mulai prioritaskan waktu Ramadaan bersama pasangan. Jika dulu saat masih lajang kamu lebih sering menghabiskan momen ini bersama teman-teman, kini setelah menikah, pasangan adalah prioritas utama dalam menjalani hari-hari di bulan suci.
Jadikan Ramadan pertama sebagai suami istri sebagai momen yang berkesan dan penuh makna. Apalagi di bulan ini setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak aktivitas religius bersama, seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, berbuka bersama, hingga saling mengingatkan dalam kebaikan.
4. Perbanyak cadangan makanan

Tips menjalani ibadah puasa untuk pengantin baru berikutnya adalah menyiapkan cadangan stok makanan untuk sahur dan berbuka. Kamu bisa bekerja sama dengan pasangan memasak dalam porsi ekstra agar makanan cukup untuk berbuka dan tak repot buru-buru menyiapkan sahur.
Apalagi kalau kalian bekerja dari pagi sampai sore, tentu saja perlu saling membantu menyiapkan stok makanan selama Ramadan. Selain meningkatkan ikatan emosional, kegiatan ini juga membuatmu semakin mengenal satu sama lain.
5. Mengadakan buka puasa bersama keluarga

Menjadwalkan acara buka puasa bersama keluarga juga menjadi hal yang sayang untuk dilewatkan. Mengingat Ramadan hanya hadir setahun sekali, momen ini bisa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara kedua keluarga pasangan.
Suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan menjadi waktu yang tepat untuk semakin mendekatkan hubungan keluarga. Meski mungkin hanya dilakukan satu kali dari 30 hari yang ada, kebersamaan tersebut bisa menjadi kenangan indah dan cerita bahagia yang akan dikenang.


















