Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Review Film 'The Drama': Sisi Rapuh di Balik Hubungan Sempurna
Dok. A24
  • Film The Drama karya Kristoffer Borgli menampilkan Zendaya dan Robert Pattinson dalam kisah hubungan menjelang pernikahan yang berubah menjadi drama psikologis penuh ketegangan dan emosi tersembunyi.
  • Konflik bermula dari permainan pengakuan masa lalu yang mengguncang hubungan Emma dan Charlie, memperlihatkan bagaimana kejujuran dapat membawa konsekuensi emosional tak terduga.
  • The Drama menawarkan pengalaman sinematik intens dengan perubahan tone drastis, chemistry tidak stabil antar tokoh, serta pesan mendalam tentang rapuhnya kepercayaan dalam hubungan modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film The Drama jadi salah satu rilisan yang langsung mencuri perhatian sejak diumumkan. Menggabungkan dua nama besar seperti Zendaya dan Robert Pattinson, film ini menawarkan sesuatu yang terasa familiar, tapi juga unsettling di saat bersamaan. Disutradarai oleh Kristoffer Borgli dan diproduksi oleh A24, The Drama hadir sebagai tontonan yang nggak sekadar menghibur, tapi juga mengajak penonton mempertanyakan dinamika hubungan itu sendiri.

Di balik kemasan awalnya yang terlihat seperti kisah cinta menjelang pernikahan, film ini perlahan membuka lapisan emosi yang lebih kompleks, mulai dari kepercayaan, kejujuran, sampai sisi gelap yang sering disembunyikan dalam sebuah hubungan. Nuansanya pun berubah drastis, dari yang terasa manis menjadi penuh ketegangan psikologis, membuat penonton ikut mempertanyakan: seberapa jauh kita benar-benar mengenal pasangan?

Tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 22 April 2026, yuk simak dulu review film The Drama dari Popbela!

Sinopsis The Drama

Film The Drama mengisahkan tentang sepasang kekasih yang saling mencintai, yakni Emma (Zendaya) dan Charlie (Robert Pattinson). Menjelang hari pernikahan yang tinggal menghitung minggu, hubungan keduanya tampak berjalan harmonis. Mereka bahkan mulai menyiapkan wedding speech sembari mengenang perjalanan cinta yang telah dilalui bersama.

Namun, situasi mulai berubah ketika Emma dan Charlie menghabiskan waktu bersama dua sahabat mereka, Rachel (Alana Haim) dan Mike (Mamoudou Athie). Percakapan santai di antara mereka berkembang menjadi lebih personal saat muncul ide untuk saling mengungkap hal terburuk yang pernah mereka lakukan di masa lalu. Tanpa diduga, salah satu pengakuan justru menjadi titik balik yang mengguncang hubungan mereka, sekaligus mengubah dinamika pertemanan dalam geng tersebut.

Sejak saat itu, hubungan Emma dan Charlie perlahan dipenuhi ketegangan. Charlie mulai terjebak dalam berbagai kemungkinan yang muncul di pikirannya, sementara Emma memilih memendam emosinya sendiri. Perbedaan cara menghadapi situasi tersebut menciptakan jarak yang semakin terasa nyata. Melalui konflik ini, sutradara Kristoffer Borgli menghadirkan gambaran tentang bagaimana kejujuran dapat membawa konsekuensi yang tak terduga dalam sebuah hubungan.

The Drama
2026
3.5/5
Directed by Kristoffer Borgli
ProducerTyler Campellone, Ari Aster, Lars Knudsen
WriterKristoffer Borgli
Age Rating17+
GenrePercintaan, Komedi, Drama
Duration105 Minutes
Release Date26-03-2026
Themeinfidelity, boston, massachusetts, dark comedy, romcom, engaged couple, trust issues, cautionary, critical
Production HouseA24, Square Peg, Dilemma Films
Where to WatchCinema 21, XXI, Cinepolis, CGV, Platinum Cineplex, NSC, Kota Cinema
CastZendaya, Robert Pattinson, Mamoudou Athie, Alana Haim, Jordyn Curet

Trailer The Drama

Ekspektasi Romantis yang Diputar Balik

Dok. A24

Sejak awal menonton The Drama, saya sempat mengira film ini akan berjalan seperti kisah romansa pada umumnya yang ringan, manis, dan berpusat pada dinamika pasangan menjelang pernikahan. Namun, dugaan tersebut perlahan dipatahkan. Alih-alih terasa hangat, film ini justru berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap dan tidak nyaman.

Sutradara Kristoffer Borgli dengan cermat membangun suasana yang awalnya familiar, lalu secara perlahan menggesernya menjadi penuh ketegangan psikologis. Perubahan tone yang cukup drastis ini terasa mengejutkan, tapi di saat yang sama juga menjadi daya tarik utama filmnya.

Chemistry yang Nggak Selalu Nyaman

Dok. A24

Salah satu hal yang paling menonjol bagi saya adalah penampilan Zendaya dan Robert Pattinson. Keduanya berhasil menghadirkan hubungan yang terasa realistis, tapi juga penuh keganjilan.

Zendaya tampil lebih subtil dengan emosi yang banyak dipendam, sementara Robert Pattinson justru tampil lebih ekspresif, bahkan cenderung meledak-ledak secara emosional. Kontras ini membuat dinamika hubungan mereka terasa tidak stabil, seolah ada sesuatu yang terus mengganjal sejak awal.

Bawa Dampak Emosional yang Kompleks

Dok. A24

Secara premis, The Drama sebenarnya cukup sederhana, yakni sebuah pengakuan yang mengubah segalanya. Namun, yang membuatnya menarik adalah bagaimana film ini mengeksplorasi dampak dari pengakuan tersebut.

Saya merasa film ini lebih fokus pada efek psikologis yang muncul setelahnya, terutama bagaimana karakter Charlie terjebak dalam pikirannya sendiri. Alih-alih memberikan resolusi yang jelas, film ini justru membiarkan penonton ikut merasakan kekacauan emosional yang dialami para karakternya.

Kontroversial tapi Membekas

Dok. A24

Di sisi lain, saya juga merasa film ini bukan untuk semua orang. Beberapa bagian terasa cukup sensitif dan mungkin akan memicu perasaan tidak nyaman bagi sebagian penonton. Cara penyampaiannya pun cenderung “blunt” dan tidak selalu memberikan ruang untuk bernapas.

Meski begitu, justru di situlah kekuatan The Drama. Film ini tidak berusaha menyenangkan penonton, melainkan mengajak kita untuk berpikir tentang kejujuran, masa lalu, dan seberapa besar dampaknya terhadap sebuah hubungan.

Menurut saya, The Drama adalah tipe film yang akan meninggalkan kesan, entah kamu menyukainya atau tidak. Ini bukan tontonan ringan, tapi kalau kamu tertarik dengan cerita cinta yang lebih kompleks dan penuh lapisan emosi, film ini layak untuk masuk watchlist.

Editorial Team