Ketika dihadapkan dengan pekerjaan yang begitu banyak dan melelahkan, maka perasaan stres bisa timbul. Apalagi jika tidak memiliki sesuatu yang bisa dijadikan pelampiasan, biasanya akan berimbas pada aktivitas lainnya seperti kebiasaan tidur dan makan. Ada yang porsi makannya semakin bertambah saat stres melanda, inilah yang dinamakan dengan emotional eating.

Kondisi tersebut biasanya terjadi tanpa mereka sadari, karena itu jadi bagian dari pelampiasan emosinya. Meskipun memang banyak terjadi pada perempuan, bukan berarti laki-laki tidak mengalaminya, lho, karena stres bisa menimpa siapa pun.

Untuk itu, kalau ternyata pasanganmu mengalaminya, berikut ini ada sejumlah cara membantu pasangan mengatasi emotional eating. Kira-kira apa saja, ya?

1. Cari hal-hal yang bisa mengalihkan perhatiannya

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingPexels.com/Ketut Subiyanto

Tidak ada cara yang lebih baik untuk menyalurkan emosi seseorang selain melalui minat dan hobinya. Sebelum pasanganmu berfokus pada makanan, manfaatkan sisi lain yang membawa keseimbangan dalam hidupnya dan membuat ia bahagia.

Apakah mungkin ia suka bermain game? Atau bermain musik? Ketika pasanganmu mulai merasakan emotional eating datang, ajak ia untuk menikmati aktivitas yang menyenangkan dan santai untuk membantunya mengalihkan pikiran dari emosi dan makan. 

Bisa juga dengan aktivitas bersama lainnya seperti misal jalan-jalan ke luar, mengerjakan tugas rumah tangga atau yang lebih seru berkebun. Carilah aktivitas yang dapat membantu menyibukkan pikirannya, Bela!

2. Sediakan makanan sehat di rumah

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingShutterstock/RossHelen

Ketika emotional eating terjadi, pasanganmu tidak akan menyadari berapa banyak makanan yang sudah ia lahap di mulutnya. Untuk itu, demi tetap bisa menjaga kondisinya alangkah lebih baik jika kamu hanya menyediakan makanan sehat di rumah.

Jangan hanya menyimpan makanan manis dan berlemak seperti halnya kue, biskuit, minuman manis, soda, gorengan atau junk food. Akan tetapi, mulailah sediakan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan segar, protein tanpa lemak, biji-bijian, dan lemak tak jenuh yang baik. Dengan begitu, ia jadi tidak punya pilihan lain bukan?

3. Buat sebuah jurnal atau catatan

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingPexels.com/Ketut Subiyanto

Selanjutnya, cara membantu pasangan mengatasi emotional eating adalah dengan membuat jurnal atau catatan. Untuk apa? Untuk mengenali apa yang menjadi pemicu hal itu terjadi padanya.

Catatlah waktu pasanganmu merasa lapar dan bagaimana reaksinya saat itu. Proses ini akan membantu kalian membedakan apakah ia benar-benar lapar atau hanya karena emosional.

Misalnya, akhir-akhir ini kamu melihat ada yang berbeda dengan pasanganmu. Ketika ia pulang ke rumah, ia selalu makan banyak camilan. Padahal sebelumnya, ia adalah orang yang cukup jarang mencamil. Maka itu artinya, ia lapar secara emosional dan salah satu yang bisa menjadi pemicunya adalah stres di kantor.

4. Bantu ia kelola stresnya dengan baik

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingPexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA

Setelah pemicunya sudah diketahui bantulah suamimu untuk mengatasi masalah atau stres yang dihadapi. Mungkin dengan menyarankan ia berjalan kaki 15 menit setiap pulang kerja sambil mendengarkan musik untuk membuat pikirannya lebih jernih.

Bisa juga dengan menyuruhnya untuk tidak menyimpan masalah di pikirannya sendiri. Yup! Memendam semua keluh kesah hanya akan membuat beban di kepalanya menumpuk. Jadi, beri tahu ia bahwa kamu ada untuknya dan siap menjadi pendengar terbaiknya.

Satu hal lagi yang bisa kamu lakukan untuk membantunya mengelola stres adalah dengan menyuruhnya beristirahat. Berikan ia waktu istirahat yang cukup agar emosinya bisa lebih terkendali.

5. Ajak olahraga rutin bersama

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingPexels.com/Karolina Grabowska

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga adalah cara yang ampuh untuk mengatasi stres. Untuk itu, ini bisa menjadi sebuah solusi dalam membantu pasanganmu mengatasi emotional eating

Yup! Membuat tubuh bergerak aktif dengan berolahraga tidak hanya bisa membuat tubuh bugar tetapi juga meningkatkan mood. Jadi, hanya dengan berolahraga selama 30 menit saja, pasanganmu sudah bisa mendapatkan perasaan senang di kepala dan mengurangi keinginan makan secara emosional.

6. Makanlah di meja makan

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional EatingPexels.com/Elina Fairytale

Salah satu trik yang bisa jadi tidak kamu sadari tapi cukup efektif mengatasi emotional eating pada pasanganmu adalah dengan membiasakan diri makan di meja makan. Cara ini tentunya bisa mengurangi kebiasaan ngemilnya di depan tv, lho. Mengingat, perangkat elektronik seperti itu bisa membuat fokusnya terbagi, sehingga terkadang ia tidak menyadari kalau sebenarnya dirinya sudah kenyang.

7. Jangan terlalu memaksanya

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional Eatingpexels.com/Emma Bauso

Mengatasi emotional eating itu tidak bisa instan, Bela. Semuanya harus dilakukan secara bertahap, karena itu menyangkut kebiasaan.

Jadi, ketika kamu memergoki pasanganmu makan diam-diam, biarkan saja dulu. Jangan malah marah-marah padanya. Hal itu justru semakin memperburuk keadaan emosinya. Alhasil bukannya semakin hilang, emotional eating-nya bisa kembali meningkat lagi, lho.

8. Cari bantuan profesional

8 Cara Membantu Pasangan Mengatasi Emotional Eatingfreepik.com/freepik

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan jika memang kondisinya sudah semakin parah dan tidak terkendali, cobalah untuk mencari bantuan profesional. 

Jangan malu untuk menceritakan bahwa pasanganmu sedang mengalami emotional eating. Justru, ketika kamu terbuka dengan apa-apa saja yang dialami dan menjadi penyebabnya, dokter bisa lebih mudah membantu mengatasinya. Toh, mereka sudah jauh lebih profesional dan mengerti, Bela.

Itulah tadi beberapa cara membantu pasangan mengatasi emotional eating. Semoga efektif dan berhasil, ya, Bela, supaya kamu dan pasangan bisa hidup lebih sehat!

Baca Juga: 6 Sikap Sepele yang Bikin Pasanganmu Makin Cinta, Coba Lakukan!

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Tahu Bahasa Cinta Kamu dan Pasangan

Baca Juga: 5 Tipe Pasangan yang Layak Diperjuangkan, Sudah Ketemu?