6 Perbandingan Keluarga Justin Hubner dan Dali Wassink

- Jennifer Coppen akan menikah dengan pesepak bola Justin Hubner, yang dikenal penyayang keluarga seperti mendiang Dali Wassink.
- Justin dan Dali sama-sama berdarah campuran serta memiliki karakter family man yang dekat dengan anak dan keluarganya.
- Keluarga Dali berfokus pada bisnis kuliner di Bali, sedangkan keluarga Justin dikenal dekat dengan dunia olahraga dan sepak bola.
Jennifer Coppen akan segera melepas masa lajangnya dengan pesepak bola Justin Hubner pada akhir pekan ini. Banyak yang ikut bahagia dengan pernikahan mereka karena akhirnya Jennifer menemukan pasangan hidup yang sama-sama menyayangi dirinya dan sang putri seperti mendiang Dali Wassink.
Tak sedikit pula yang mulai membandingkan keluarga Justin Hubner dan Dali Wassink. Dua sosok laki-laki yang menghiasi kehidupan Jennifer Coppen ini punya latar belakang yang cukup berbeda, tapi sama-sama family man. Berikut beberapa perbandingan keluarga Justin Hubner dan Dali Wassink.
Table of Content
1. Sama-sama blasteran Belanda

Justin dan Dali sama-sama berdarah blasteran. Justin merupakan keturunan Belanda dan Indonesia. Ia memiliki darah Indonesia dari keluarga ayahnya, Ferdinan Patrick Rudolf Hubner, sementara ibunya, Brigitte Prophitus, warga asli Belanda. Justin Hubner lahir dan dibesarkan di Den Bosch, Belanda.
Di sisi lain, Dali Wassink memiliki darah Belanda dari ayahnya, Marlon Raoul Wassink. Ibunya, Yaowaret Prawat atau Yaya, merupakan perempuan asal Thailand. Dali lahir di Thailand, namun tumbuh besar di Bali, Indonesia.
2. Family man yang cinta keluarga

Baik Justin maupun Dali merupakan lelaki family man yang penuh cinta dengan keluarganya. Dali Wassink dikenal sebagai sosok ayah yang penuh kasih sayang untuk anak semata wayangnya, Kamari Sky Wassink. Ia selalu ikut membantu merawat Kamari, bahkan tak jarang memasakkan makanan untuknya. Hubungan Dali dan keluarganya pun sangat hangat dan penuh cinta.
Di samping itu, Justin Hubner juga tak jauh berbeda. Ia merupakan sosok yang amat sayang pada keluarganya. Tangki cintanya yang full membuatnya juga berani dan tulus mencintai Jennifer serta anaknya, Kamari. Di usianya yang masih awal 20-an itu, Justin tampak menjadi sosok ayah yang penuh kasih untuk Kamari dan pandai merawat toddler. Kamari sendiri sangat nyaman berada di dekat Justin.
3. Keluarga yang tinggal di Bali vs kakek kelahiran makassar

Justin dan Dali sama-sama memiliki kedekatan dengan Indonesia. Dali menghabiskan masa kecil hingga dewasa di Pulau Dewata bersama keluarganya. Dari TK sampai SMA, ia bersekolah di Dyatmika School yang berlokasi di daerah Denpasar, Bali. Tak heran kalau ia merasa dekat dengan budaya lokal, sampai akhirnya bertemu dengan Jennifer Coppen di sana.
Sementara itu, Justin Hubner punya darah Indonesia dari keluarga ayahnya. Kakeknya lahir di Makassar, Sulawesi Selatan dan seorang ilmuwan. Nenek Justin Hubner juga dikabarkan berasal dari Indonesia, tepatnya Bandung. Justin pernah mengungkapkan kalau keluarganya ada yang tinggal di Jakarta dan Makassar.
4. Anak sulung vs Anak bungsu

Dali Wassink merupakan anak sulung di keluarganya. Ia memiliki seorang adik perempuan bernama Zoe Wassink. Kakak adik ini juga sangat akrab dan dekat. Mereka suka membuat konten bareng, bahkan mengasuh Kamari bersama. Saat kepergian Dali, Zoe merasa sangat terpukul. Ia beberapa kali menuliskan pesan untuk mendiang kakaknya itu untuk mengungkapkan rasa rindunya.
Justin Hubner di sisi lain merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Daniel Joel Hubner. Mereka sama-sama suka olahraga, namun Daniel tidak berkarier di dunia tersebut. Daniel merupakan kakak yang sangat suportif untuk Justin. Ia beberapa kali terbang langsung ke Indonesia untuk menonton pertandingan sang adik.
5. Orang tua yang bercerai vs Keluarga lengkap

Kedua orang tua Dali Wassink telah berpisah, namun mereka tetap menjalin hubungan yang baik. Tangki cinta Dali dan Zoe tetap utuh dari kedua orang tuanya meski ayah ibunya tak lagi menjadi pasangan. Dali tinggal bersama ibu dan adiknya, seringkali ia juga menghabiskan waktu dengan sang ayah. Ayahnya, yang disebut Opa Marlon oleh netizen, cenderung menjaga privasinya dari sorotan media.
Pascakecelakaan tunggal yang merenggut nyawa Dali di Bali, Opa Marlon tertangkap kamera beberapa kali mengunjungi makam atau tempat peristirahatan terakhir sang anak dengan penuh kesedihan. Ia juga jadi kakek yang sayang pada Kamari dan sering mengunjungi sang cucu untuk menikmati waktu bersama.
Di sisi lain, Justin Hubner juga tumbuh di keluarga yang sangat harmonis. Kedua orang tuanya selalu mendukung mimpi Justin dan menemaninya di berbagai pertandingan. Tak heran kalau Justin tumbuh menjadi anak yang mengutamakan dan sayang pada keluarga.
6. Keluarga pebisnis vs keluarga sport

Keluarga Dali Wassink erat dengan dunia bisnis, tak heran kalau dirinya juga sempat ingin membangun sebuah bisnis sebelum akhirnya mengalami kecelakaan. Ibu Dali adalah seorang pengelola restoran Thailand di Bali bernama DD's Kin Tiew. Adiknya, Zoe Wassink, juga membangun sebuah bisnis kuliner berupa toko kue bernama Chewy's Dessert. Nama "Chewy's" sendiri diambil langsung dari nama panggilan sayang mendiang Dali Wassink semasa hidup kepada adik perempuannya, Zoe, yang kerap ia panggil "Chewy".
Keluarga Justin Hubner justru dekat dengan dunia olahraga. Justin menuruni bakat bermain bola dari sang ayah. Ia diajari berbagai teknik bermain sepak bola dari ayahnya yang dulu juga pesepak bola. Ayahnya sempat bermain di tim utama, tetapi bukan klub profesional. Kakak Justin juga hobi berolahraga dan kerap mengunggah potret dirinya saat nge-gym.
Itulah perbandingan keluarga Dali Wassink dan Justin Hubner, dua lelaki di kehidupan Jennifer Coppen.


















