Halo, malaikat kecilku.

Pagi ini Ibu menyempatkan diri untuk menghirup udara segar dan menenangkan diri, kebetulan hari ini udaranya cukup segar. Hingga saat ini, Ibu masih menitikkan air mata setiap mengingat dirimu, wahai buah hatiku. Rasanya Ibu ingin bercerita banyak denganmu, tentang dunia ini, tentang Ayah dan Ibu dan terutama tentangmu. Jika kamu bisa mendengar hati Ibu dari atas sana, inilah yang ingin sekali Ibu sampaikan kepadamu.

1. Kau telah mengubah hidup Ibu

Untuk Malaikat Kecilku di Atas Sana, Inilah Cerita Ibu tentangmuimdb.com
Asal kamu tahu, awalnya Ibu bukanlah wanita yang menyukai anak kecil. Namun setelah menikah dengan ayahmu, seperti pasangan lainnya, Ibu dan Ayah menginginkan seorang bidadari kecil di rumah kami yang mungil. Perlahan, Ibu mulai belajar bagaimana cara mengasuh anak, mencari-cari informasi tentang peralatan yang dibutuhkan serta lebih hemat supaya segala kebutuhanmu nanti bisa terpenuhi. Saat sebelum menikah dulu, Ibu sempat bilang ke Ayah kalau Ibu ingin anak Ibu menjadi dokter, sedangkan Ayah menginginkan anak kami menjadi pilot. Kami bahkan sempat berdebat tentang itu. Tapi apapun itu, kami selalu berharap yang terbaik untukmu.

2. Penantian yang panjang

Untuk Malaikat Kecilku di Atas Sana, Inilah Cerita Ibu tentangmufdb.pl
Ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ibu harus melalui penantian yang cukup panjang untuk bisa merasakan kehadiranmu. Ibu dan Ayah tanpa lelah mencoba segala cara hingga kami nyaris kehilangan harapan. Kami telah merasakan banyak situasi, sampai suatu hari kesabaran kami hilang dan berdebat satu sama lain. Ibu semakin sensitif dan Ayah semakin gelisah. Bulan demi bulan, tahun demi tahun, kami terus menguatkan hati ini dan yakin suatu hari nanti kita bisa bertemu. Kamu di mana saat itu, Nak?

3. Perjumpaan kita begitu singkat

Untuk Malaikat Kecilku di Atas Sana, Inilah Cerita Ibu tentangmucollider.com
Tak ada hal paling membahagiakan bagi Ibu dan Ayah selain mendengar ucapan dokter bahwa kami akhirnya akan memiliki anak. Ya, Nak, kamu ada di perut Ibu! Ibu jadi lebih hati-hati dalam memilih makanan, mengurangi aktivitas berat supaya kamu tetap sehat dan aman di perut Ibu. Namun setelah dua bulan penuh kebahagiaan, Tuhan ternyata memintamu untuk kembali. Dunia seakan runtuh saat itu juga. Di tengah-tengah tangis Ibu, Ibu yakin Tuhan lebih menyayangimu. Meski begitu singkat, Ibu sangat beruntung memilikimu.

4. Ibu pernah bermimpi tentang dirimu di masa depan

Untuk Malaikat Kecilku di Atas Sana, Inilah Cerita Ibu tentangmuchildstarlets.com
Di tengah kesedihan yang menyelimuti, Ibu pernah tertidur dan bermimpi ada seorang gadis kecil yang berdiri di depan Ibu. Mata indahnya mirip dengan mata Ibu saat kecil dulu dan bibir yang persis seperti bibir Ayah. Apakah itu kamu, Nak? Apakah jika kamu lahir dan tumbuh besar nanti akan secantik ini?

5. Sampai jumpa lagi, Sayang

Untuk Malaikat Kecilku di Atas Sana, Inilah Cerita Ibu tentangmukinotom.com
Nak, jika kamu mendengar cerita hati Ibu ini, sampaikan kepada teman-temanmu di surga bahwa mereka memiliki ibu yang hebat, yang telah mengorbankan apapun dan memperjuangkan kehadiran mereka di dunia, sama seperti yang Ibu lakukan padamu dulu. Terima kasih telah setia menemani Ibu di manapun Ibu berada selama 2 bulan kemarin, 2 bulan yang tidak akan Ibu lupakan sampai nanti waktunya Ibu bertemu denganmu. Selama Ibu masih di sini, Ibu akan menatap langit dan membayangkan wajahmu sambil berdoa dalam hati, semoga kamu bahagia di sana. 

Selamat jalan dan sampai jumpa lagi, anakku sayang. Terima kasih telah mengajari Ibu bahwa hidup begitu berharga.

BACA JUGA: Ibu, Inilah Curahan Hati yang Ingin Aku Sampaikan Padamu di Hari Pernikahanku​