Mungkin kamu pernah mendengar beberapa mitos tentang pernikahan di bulan Ramadan. Mereka yang menyebut kalau nantinya rezekinya tidak akan lancar, rumah tangga tidak akan bahagia, dan sebagainya. Namun nyatanya, semakin kemari justru makin banyak juga pasangan yang mantap melangsungkan pernikahan di bulan Ramadan.

Nah buat kamu yang ingin menikah di bulan ramadan akan tetapi kamu takut dengan mitos-mitos pernikahan di bulan ramadan, Supaya Bela nggak binggung, baca penjelasannya dibawah ini ya!

1. Hukum menikah tidak pernah ada kaitannya dengan waktu

Menikah di Bulan Ramadan Datangkan Berkah, Benarkah?www.singlemuslimpartner.com
 

Hukum Islam sama sekali tidak pernah mengatur masalah ini, pun tidak pernah melarang waktu-waktu tertentu untuk menikah. Jadi, kalau misalnya ada seseorang ingin melangsungkan akad nikah pada pukul 01.00 dini hari di malam Jumat kliwon pun tetap sah-sah saja. Namun tak bisa dipungkiri, kalau masyarakat hingga kini masih membawa kepercayaan tentang waktu menikah. Seperti tidak boleh menikahkan anak pada bulan Rajab, Sya'ban, atau Muharram. Sejatinya, keyakinan tersebut tidak ada dasarnya dari agama Islam sendiri, pun tidak ada ketentuan dan Al-Quran dan Al-Hadits.

2. Tapi, pada bulan Ramadan seluruh umat Islam diwajibkan untuk menahan diri. Kalau merasa mampu, menikahlah.

Menikah di Bulan Ramadan Datangkan Berkah, Benarkah?www.loveduainislam.com
 

Saat berpuasa di bulan Ramadan, seseorang harus berjuang menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Seperti makan, minum, dan jima' sejak menyingsingnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Karena itulah, kalau si pengantin baru yang menikah di bulan Ramadan tadi benar-benar mampu menahan diri untuk tidak melakukan hubungan suami istri di siang hari, maka diperbolehkan untuk menikah. Yang dipermasalahkan ialah jika keduanya tidak mampu bersabar dan merusak kehormatan bulan Ramadan. Bukan hanya dosa, tapi mereka juga harus membayar denda kaffarat yang lumayan berat.

3. Rasulullah juga menganjurkan agar mengadakan jamuan makan, inilah yang juga harus dipertimbangkan

Menikah di Bulan Ramadan Datangkan Berkah, Benarkah?www.youtube.com
 

Adakanlah walimah walaupun dengan seekor kambing" (H.R. Bukhari). Pastinya sunnah ini tidak akan bisa dijalankan kalau di siang hari Ramadhan, sementara malamnya juga orang pada sibuk ibadah...."

Menurut Hadits Riwayat Bukhari, Rasulullah menganjurkan untuk mengadakan walimah atau jamuan makan untuk merayakan pernikahan. Dari sunnah tersebut bisa dilihat, kalau tidak bisa dijalankan pada siang hari di bulan Ramadan. Sedangkan pada malam hari, semua orang akan melakukan salat Tarawih. Karena itulah, meski bulan Ramadan dikenal sebagai bulan suci penuh berkah dan ampunan, tapi tidak boleh diyakini bahwa menikah di bulan Ramadan memiliki nilai keutamaan khusus dibandingkan bulan lainnya. Sebab, memang tidak ada dalil yang menyebutkan keutamaan khusus menikah di bulan Ramadan.

Jadi sejatinya tidak ada masalah untuk menyelenggarakan pernikahan di bulan Ramadan, asal diselenggarakan dengan niat yang baik. Sebagai umat Muslim, bukankah kamu juga wajib menjaga hawa nafsu di bulan suci ini, Bela?

BACA JUGA : Bolehkah Berhubungan Selama Bulan Ramadan?