Ketika jatuh cinta, perasaan yang lebih sering muncul pastinya adalah bahagia atau senang. Melihat dia tersenyum juga akan turut membuatmu ikut tersenyum. Kamu akan selalu mencari cara untuk bisa dekat dengan orang yang kamu sayangi.
Nggak hanya itu, kamu juga pasti akan memberikan perhatian ekstra hanya agar orang yang kamu sayangi itu merasa diperlakukan dengan baik dan akhirnya sadar bahwa kamu begitu menyanginya. Sayangnya, nggak semua orang bisa berlaku demikian, lho.
Beberapa orang yang lain ternyata mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaannya. Akhirnya, hanya bisa diam dan memendam perasaannya. Meski menyiksa, kebanyakan dari mereka tetap bertahan dengan cara yang seperti ini. Kalau kamu salah satunya, yuk, simak kumpulan puisi tentang cinta dalam diam pilihan Popbela yang satu ini.
1. Cinta dalam Diam
Entah harus dari mana harus kumulai cerita ini
Kabut sunyi perlahan mulai merayap di hatiAku yang mencintaimu dalam diam
Menahan rindu yang kian tak teredamIngin rasanya aku bertemu denganmu
Tapi, menyapamu saja aku tak mampu
Lalu, apa dayaku?
Bahkan anginpun membisu
Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimuMungkin bagiku cukup Tuhan yang tahu
Tentang apa dan bagaimana perasaanku
Karena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku-Frans Elka Saputra
2. Tentang Cinta dalam Diam
Jika kau bertanya
Tentang cinta dalam diam.
Mungkin,
Ia adalah rasa indah dalam dada,
Yang tak sanggup diungkapkan.
Karena,
Ada kecemasan
Jangan-jangan harapan kan bertemu dengan kekecewaan.
Jika kau bertanya
Tentang cinta dalam diam.
Bisa jadi,
Ia adalah rasaku kepadamu,
Yang kupendam bertahun-tahun,
Dari dahulu, sekarang, mungkin juga nanti.
Tapi,
Aku tak mau mengganggumu,
Jangan-jangan kau menerima cintaku.
Padahal,
Mungkin saja
Aku tak sanggup memberi sebutir kebahagiaan, sekolam permata untukmu.
Itu.-Anonim
3. Bungkam
Di sana,
ada seguyur Hujan dan Seuntai Bunga,
yang sedang Berbincang
tentang Pahitnya sebuah PAMIT
Tentang Sunyinya sebuah SEPI..Disana, ada sebuah kapal kecil di pelabuhan,
Yang tengah bercengkrama,
Tentang rasa yang tidak tersampaikan,
Tentang asa yang kian memudar.Disini, ada seorang insan,
Yang tengah menadahkan tangan,
Menghadap Sang Pengarang,
Akan harapan yang terbuang.Disini, ada seorang laki-laki,
Menyesali takdir seraya memaki,
Menginyam rasa tanpa peduli,
Tentang cinta terpendam di dalam hati.-Anonim
4. Sungguh Sayang
Sadarilah Sedari dulu
untuk Sadar dalam Kesadaran,
bahwa,
Dia adalah Kapal Raksasa,
yang Gagah Berani,
menaungi Samudera.Sedang Kamu hanya Dermaga buruk,
Pelabuhan Kecil,
yang Dekil tak terawat.Sayang,
Sungguh Sayang,
Nyatanya Kamu bukan tempat,
untuknya Berlabuh.-Anonim
5. Andai Saja
Andai Senja mengerti,
betapa pahitnya sebuah keheningan,
mungkin saja dia tak ingin melalui sedetikpun momen,
saat Fajar menyongsong.
dan Jikalau Mentari bisa mendengar,
sayup iba dari burung yang berpulang ke sarang,
mungkin dia ingin bertahan sebentar lagi,
sebelum TUHAN-nya membangunkan kembali.Lalu, bagaimana dengan seorang laki-laki,
Yang tetap berpegang teguh,
Pada rasa yang sebenarnya tak memberi teduh?Bagaimana dengan seonggok harapan,
Dari seseorang yang bahkan lupa,
Tentang dunia yang begitu lapang?Andai saya Engkau mengerti,
Andai saja Engkau pahami,
Rasa ini begitu berarti,
Kucintaimu dalam Diam sepanjang hari.-Anonim
6. Diam
Aku tak tahu sampai kapan
rasa ini terus tumbuh di dalam dada
rasa yang begitu bergemuruh
rasa yang begitu indah
yang membuatku
selalu tersenyum sendiri
memeluk sepi
setiap malam
Bayangmu,
selalu hadir
saat hari beranjak gelap
Bersama dengan rindu
yang datang menyergap
bagai hawa dingin kala subuh
Kepadamu dambaan hati
cinta ini adalah cinta yang sepi
cinta yang bisu
yang tak sanggup kusampaikan kepadamu
Entah
sampai
kapan-Anonim
7. Isyarat dan Doa
Kau adalah harapan
kau adalah impian
yang tak sanggup kukatakan
Kasih
seandainya kau tahu
apa yang kurasakan setiap malam
seandainya kau tahu
bagaimana perasaanku
saat kau lewat di depanku
Namun sayang
terlalu rapat kupendam perasaan ini
Kau tak akan mungkin tahu
Aku takut mengucap satu kata
yang selama ini aku rasakan
Aku hanya mampu berpuisi
mengadu pada rembulan
di kejauhan
juga pada bantal
tempat kusandarkan kepalaku
Kau terlalu istimewa bagiku
hingga perasaanku berkata
kau tak mungkin kugapai
Hanya doa
disertai lelehan air mata
berharap Tuhan
menolong hambadari derita cinta
yang tak bisa
diungkapkan
dengan
kata-kata---Anonim
8. Kekasih Tersembunyi
Hanya lewat goresan kata
Kuhaturkan segenap rasa
Yang kupendam dalam puncak asmara
Takkan hilang dalam hitungan masaJika Tuhan mengijinkan
Ijinkan aku menyayangi
Dalam derai tawa
Tangis airmata
Ataupun dalam cinta
Yang terpendam rahasia-Icha Anggreini
9. Menangis Tanpa Air Mata
Mentari tak pernah tinggalkan bumi
Cahayanya hanya tertutupi mendung
Allah pun tak pernah tinggalkan hamba
KasihNya meliputi langit dan bumi
Demikian pula cintaku padamu
Tak pernah meninggalkanmuWalau hati kadang kau toreh sembilu
Walau hati kadang kau belai pilu
Disinilah aku, menangis tanpa air mata
Selalu bertahan pada satu namaMencoba menyerah tapi tak menyerah
Mencoba membenci tapi mencinta
Karena ku tahu sayang
Dalam kalbumu terpendam cinta
Tatapan netramu terselubung rinduKu kan menunggu hatimu luruh
Pada satu cinta satu nama
Sampai waktu membuktikan
Hanya namaku terukir di hatimu
Hanya aku pemilik hatimu
Dan kaulah pemilik hati ku-Nurbaeti
10. Di Sepertiga Malam
Bulan perlahan menengah,
Seakan mengajak bertadah,
Menghadap Sang Pemberi Anugrah,
Sungguh, Hati ini Resah.Sementara Aku disini,
Masih berbaur bersama Mimpi,
Tersentak, terbangun di keheningan dinihari,
Seketika berpikir, mengapa Kau tak disini ?Percikan air basuhi muka dan kepala,
Bentangkan Sajadah tenangkan Jiwa,
Disana, Aku ceritakan semua yang kupunya,
Kamu, senyuman, dan sekeping Asa,
Yang tak bertuan dan tak tau arah.Kepada Sang Khalik,
Penguasa Bumi dan Langit,
Kudoakan Dirimu disetiap Detik,
Hingga Air Mata jatuh menitik,
Basahi mulut yang kian menukik.Malam semakin Hening,
Harapan kian menyingsing,
Entah itu ada atau malah berpaling,
Dan hancurkan hati hingga berkeping-keping.-Anonim
11. Jatuh Cinta Padamu
Memesonanya kamu
Manisnya senyummu
Menghiasi raut wajahmu
Mendiamkan detak jantungku
Mataku jadi penangkap senyummu
Yang menghantam jantungkuBingung tak menentu
Dengan kehadiranmu
Mungkinkah menerimaku
Kutakut kehilanganmu
Bila kau tahu perasaanku
Yang jatuh cinta padamu-Anonim
12. Doa
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamuBiar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CahayaMu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyiTuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling--Chairil Anwar
13. Kamu
Aku merasa bahwa aku tidak bisa mencintai siapa pun,
Bahwa tak seorang pun akan mampu mengisi kekosongan di hatiku,
Tapi itu semua berubah saat aku bertemu denganmu.
Kemudian aku menyadari bahwa kamu selalu ada di pikiranku.
Kamu lucu dan manis.
Kamu membuatku tertawa dan tersenyum.
Kamu mengambil semua kemarahan dan kesedihanku.Kamu membuatku lemah ketika aku berbicara denganmu.
Lalu aku mulai menulis puisi tentangmu
Sekarang aku telah menyadari bahwa aku telah putus asa jatuh cinta denganmu.-Anonim
Itulah kumpulan puisi tentang mencintai dalam diam yang bisa mewakilkan perasaanmu saat ini.