5 Kasus Penipuan di Aplikasi Kencan, Wanita Indonesia Rugi Rp15 Miliar

Hati-hati saat bermain aplikasi kencan, ya!

5 Kasus Penipuan di Aplikasi Kencan, Wanita Indonesia Rugi Rp15 Miliar

Bela, sudahkah kamu menonton film dokumenter berjudul The Tinder Swindler? Film yang ditayangkan di Netflix ini bercerita tentang laki-laki bernama Simon Leviev yang menipu banyak perempuan lewat aplikasi kencan, Tinder. 

Rupanya, selain Simon Leviev, ada beberapa kasus penipuan lewat dating app yang pernah terjadi. Tentunya ini jadi pengingat kalau kita harus ekstra hati-hati ketika berkenalan dengan orang baru, terutama kenalan dari dunia maya. Berikut ini Popbela akan membahas beberapa kasus penipuan yang menyalahgunakan platform aplikasi kencan.

1. Simon Leviev, mengaku 'raja berlian'

5 Kasus Penipuan di Aplikasi Kencan, Wanita Indonesia Rugi Rp15 Miliar

Nama Simon Leviev menjadi perbincangan hangat setelah film dokumenter The Tinder Swindler tayang di Netflix di awal Februari lalu. Laki-laki bernama asli Shimon Hayut ini menipu para korbannya dengan cara mengaku sebagai putra dari miliarder Israel, Lev Leviev. Bahkan, ia berhasil menipu banyak perempuan dan mendapatkan uang US$10 juta atau sekitar Rp145 miliar.

Lewat aplikasi Tinder, Simon berkenalan dengan para korban dengan menampilkan dirinya sebagai sosok laki-laki idaman para perempuan, seperti memiliki finansial luar biasa, tampan, pandai memikat, sehingga korbannya mudah jatuh hati. Kemudian, ia mengaku dalam keadaan bahaya dan dikejar oleh musuh-musuhnya dan meminta sejumlah uang dari para korban untuk membantunya. Namun nyatanya, ia membawa kabur uang tersebut.

2. Richard Dexter, The Tinder Swindler dari Inggris

Tak hanya Simon Leviev yang pernah melakukan penipuan lewat Tinder. Seorang laki-laki asal Inggris bernama Richard Dexter juga ketahuan menipu perempuan yang ia temui di aplikasi kencan itu. Tak tanggung-tanggung, Richard berhasil mengambil uang sebesar £141.500 atau setara Rp275 miliar dari korbannya. 

Mengutip dari The National News, Richard kerap menampilkan kehidupan mewah, seperti naik jet pribadi dan memiliki mobil mahal. Ini ia lakukan demi meyakinkan seorang perempuan asal Dubai, Amrita Sebastian, sehingga mau berinvestasi dalam perusahaan yang katanya bergerak di bidang teknologi bio farmasi. Padahal, uang itu dihabiskan Richard untuk biaya hidup, melunasi utang, dan melakukan pembayaran ke perusahaan mobil klasik. Karena aksi penipuannya itu, ia harus menjalani hukuman penjara selama 4,5 tahun.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here