Bela, buat kamu yang penggemar berat serial drama musikal Glee pasti sudah nggak asing dengan aktris cantik Naya Rivera. Baru-baru ini dia sedang sibuk mempersiapkan peluncuran buku tentang kisah hidupnya berjudul Sorry Not Sorry. Bicara tentang isi buku tersebut, Rivera membeberkan rahasia kelam di masa lalunya. Sambil mendengarkan cerita Rivera, kamu perlu tahu tentang beberapa hal yang bisa kamu ambil hikmahnya.

Heboh! Ternyata Naya Rivera Pernah Melakukan Aborsi Saat Membintangi Serial Glee
 

Rivera mengakui bahwa semenjak dia memasuki kuliah, dia mengalami gejala anorexia. “Setiap kali aku dibawakan bekal makanan oleh ibuku, aku selalu membuangnya atau mencari-cari alasan untuk menolaknya,” aku Rivera. Penyakit anorexia ini biasanya diawali dengan perasaan minder terhadap bentuk tubuh yang pada akhirnya kamu merasa bahwa kamu nggak membutuhkan makanan.

Heboh! Ternyata Naya Rivera Pernah Melakukan Aborsi Saat Membintangi Serial Glee
 

Aktris berusia 29 tahun ini membuat pengakuan yang menghebohkan. Rivera menyatakan bahwa pada masa dia masih aktif membintangi serial Glee beberapa tahun lalu, dia sempat menggugurkan kandungannya. Saat itu Rivera baru saja putus dengan aktor Ryan Dorsey dan memilih untuk fokus berkarier. Rivera sadar bahwa dia tengah mengandung anak hasil hubungannya dengan Ryan. Tanpa pikir panjang, Rivera melakukan aborsi.

Heboh! Ternyata Naya Rivera Pernah Melakukan Aborsi Saat Membintangi Serial Glee
 

Rivera tahu betul bahwa mengungkap cerita tentang aborsi adalah hal yang masih tabu dan dihindari oleh banyak orang. Bahkan, selama ini Rivera juga sempat merahasiakan cerita tersebut dari Dorsey yang kini telah menjadi suaminya. Rivera dan Dorsey kini telah memiliki bayi berusia 11 bulan yaitu Josey Hollis Dorsey. Namun dia berpikir bahwa cerita tentang aborsi dan anorexia yang dialaminya bisa menginspirasi banyak perempuan muda.

Heboh! Ternyata Naya Rivera Pernah Melakukan Aborsi Saat Membintangi Serial Glee
 

Apa yang dilakukan oleh Rivera memang nggak selayaknya kita tiru ya, Bela. Namun tujuan Rivera untuk menceritakan kisahnya tersebut bukan untuk menginspirasi orang lain untuk meniru apa yang dia lakukan atau pun menghakimi tindakannya. Rivera ingin bahwa siapapun yang membawa buku tersebut lebih paham bahwa hal-hal seperti itu adalah masalah yang sebagian orang alami dan kita harus bisa mengambil sikap baik ketika sebagai pelaku atau sebagai orang terdekat dari pelaku.

Duh, Popbela jadi makin tertarik untuk membaca bukunya, nih. Kalau kamu?

 

BACA JUGA: Berhasil Mengatasi Depresi, Demi Lovato Berbagi 3 Cara Terbaik untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri