Menjadi optimis dalam setiap hubungan mungkin perlu, tapi menjadi realistis lebih penting. Apalagi kamu yang pernah patah hati sebelumnya, kamu harus benar-benar berhati-hati agar tidak mengalami hal yang sama lagi. Beberapa sinyal bahaya yang harus kamu perhatikan saat akan atau sedang menjalani hubungan agar tidak lagi patah hati untuk kesekian kalinya

1. Dia tidak percaya pada monogami

4 Sinyal yang Harus Kamu Hindari Agar Tidak Patah Hatiwww.usatoday.com

Jangan membuang waktumu untuk orang yang jelas-jelas berpotensi untuk tidak setia. Mereka yang percaya bahwa satu cinta bisa dibagi pada lebih dari satu orang sudah pasti akan tergoda jika kesempatan itu datang. Ingat, masih banyak lelaki setia di dunia jadi berusahalah untuk mencari yang lain dulu daripada hanya membuang waktu.

2. Dia tidak tahu apa yang dia inginkan

4 Sinyal yang Harus Kamu Hindari Agar Tidak Patah Hatiwww.psimovie.com

Masih bingung dengan tujuan hidupnya sendiri adalah kabar buruk untuk hubunganmu. Jika tujuan hidupnya saja ia tidak tahu bagaimana tujuan hubungan kalian berdua, dia akan memiliki banyak hal yang masih harus diurusnya, bukan cuma kamu. Jika kamu tidak ingin berperan sebagai "ibu"nya yang harus menasehati dia tiap hari maka tinggalkan saja sebelum sakit hati.

3. Kamu memiliki firasat buruk

4 Sinyal yang Harus Kamu Hindari Agar Tidak Patah Hatiwww.aceshowbiz.com

Perasaanmu mungkin pernah salah, tapi ia juga sering kali benar. Sebuah rasa bernama firasat mengenal rasa cinta dengan baik jika sejak awal kamu sudah punya firasat tidak baik tentangnya entah itu lewat mimpi atau apapun maka tinggalkan saja. Percaya pada apa yang kamu rasakan sendiri lebih aman dibandingkan berspekulasi dengan perasaan orang lain.

4. Dia tidak menjaga komitmen

4 Sinyal yang Harus Kamu Hindari Agar Tidak Patah Hatiwww.psimovie.com

Jika dia pernah menjanjikanmu sesuatu kemudian dia mengingkarinya tanpa alasan yang jelas, itu merupakan tanda bahwa ia menyepelekan setiap komitmen yang ia buat denganmu. Lain kali mungkin dia akan mengulanginya lagi pada hal yang lebih besar. Apalagi jika ini sudah sering terjadi, kamu harus memikirkannya lagi "Apa benar dia serius dengan hubungan ini?"

Di usia 20-an kamu harus sangat realistis, jika ada yang tidak baik kamu harus segera meninggalkannya bukan menunggunya berlama-lama sampai sesuatu itu membaik. Kamu kini sedang berjalan beriringan dengan usia, kalau tidak mau tertinggal dengan teman-teman sebaya kamu harus lebih sensitif pada tanda akan berhasil atau tidaknya suatu hubungan.

BACA JUGA: 7 Langkah Jitu Menyembuhkanmu dari Patah Hati​