Dalam asmara, umumnya orang-orang hanya menjalani hubungan tipe monogami, yaitu mencintai satu orang saja. Namun, nggak banyak yang tahu jika ada satu lagi jenis hubungan yang berbanding terbalik dengan prinsip monogami, yaitu open relationship. Jika diartikan secara harfiah, adalah hubungan yang terbuka.

Mengutip dari Urban Dictionary, open relationship adalah hubungan di mana dua orang sepakat atau setuju untuk bersama, namun memiliki kebebasan untuk menjalin romansa yang sama dengan orang lain. Membaca dari pengertian tersebut, tentu sangat berbanding terbalik dengan prinsip monogami yang diyakini kebanyakan orang. Sebab dalam monogami, menjalin hubungan dengan orang lain di luar hubungan yang sah dapat dikatakan selingkuh atau nggak setia. Lantas, bagaimana seseorang menjalani hubungan asmara tipe open relationship ini, ya?

Kebalikan dari Monogami, Ini 5 Fakta Mengenai Open Relationship

Open relationship adalah bentuk non-monogami yang dapat dijalani dalam berbagai versi. Ada pasangan yang saling berkomitmen untuk bersama, namun memiliki teman kencan di luar hubungannya. Ada juga pasangan yang sudah menikah, dan keduanya sama-sama memiliki teman kencan di luar hubungan dengan referensi seksualitas yang berbeda. Ada seseorang yang memiliki banyak pasangan di berbagai tempat berbeda.

Ada pasangan yang sama-sama memiliki teman kencan di luar untuk menemaninya melakukan berbagai hal yang nggak dapat dipenuhi pasangannya. Masih banyak lagi variasi hubungan terbuka, dan itu dijalani sesuai referensi setiap pihak. Jika menjalani open relationship, kamu pun dapat menentukan besarnya keterlibatan teman kencanmu dalam hubungan utama.

Kebalikan dari Monogami, Ini 5 Fakta Mengenai Open Relationship

Mungkin kamu bertanya, buat apa memiliki teman kencan lain jika sudah memiliki pasangan? Melansir dari Self, sebagian dari pelaku open relationship mengaku jika diri mereka nggak bisa bertahan dalam satu hubungan dan selalu berselingkuh. Meski terlihat sebagai orang yang nggak setia, bukan berarti mereka nggak ingin berkomitmen. Mereka mencari kebebasan dalam hubungan, dan itu nggak bisa didapatkan dalam monogami. Karena alasan itu, orang-orang itu beralih menjalani open relationship, hubungan di mana seseorang bisa berkomitmen namun memiliki kebebasan untuk menjalin romansa dengan orang lain.

Kebalikan dari Monogami, Ini 5 Fakta Mengenai Open Relationship

Hanya karena 'terbuka' dan bebas, bukan berarti nggak ada peraturan yang harus dipatuhi dalam hubungan tipe open relationship, Bela. Peraturan itu dibuat untuk memastikan jika masing-masing pihak dapat menjalani romansa dengan nyaman dan menghindari kesalahpahaman yang dapat mudah terjadi. Setiap pasangan memiliki peraturannya sendiri.

Namun umumnya, beberapa hal yang diatur itu meliputi: Menjaga hubungan utama dan nggak menghabiskan lebih banyak waktu di hubungan sekunder, bersikap dan berkata jujur, memberitahukan satu sama lain jika memiliki teman kencan baru, memastikan teman kencan baru itu setuju dengan gaya hubungan yang dijalani, menghindari berkencan dengan teman atau keluarga, dan selalu menggunakan proteksi ketika bercinta dengan orang lain.

Kebalikan dari Monogami, Ini 5 Fakta Mengenai Open Relationship

Menjalin hubungan terbuka, bukan berarti seseorang itu nggak memiliki rasa cemburu melihat pasangannya menghabiskan waktu dengan orang lain. Rasa insecure itu tetap ada, namun sebagian orang yang menjalani open relationship itu mengaku jika rasa cemburu itu justru menjadi sebuah emosi yang mendorong hubungan untuk tetap hidup.

Jika cemburu nggak bertahan dalam waktu lama. Mereka pun mengaku jika rasa cemburu itu nggak akan bertahan lama sebab dalam hubungan terbuka, komunikasi dan kejujuran sangat diutamakan. Jadi, masing-masing pihak dapat membicarakan perasaannya dengan mudah dan menyelesaikannya lebih cepat.

Kebalikan dari Monogami, Ini 5 Fakta Mengenai Open Relationship

Bagaimana jika salah satu pihak merasa jatuh cinta pada teman kencan di hubungan sekunder? Semua itu kembali pada peraturan yang dibangun masing-masing pasangan. Namun umumnya dalam open relationship, hubungan sekunder nggak boleh melebihi dari hubungan utama. Ketika merasa romansa dengan teman kencan memiliki intensitas yang meningkat, itu harus segera diakhiri. Sebab komitmen sepenuhnya hanya dijaga dengan pasangan, bukan dengan teman kencan.

Namun biasanya, orang-orang yang menjalani open relationship nggak bertindak lebih jauh dalam hubungan sekundernya. Sebab adrenalin untuk menjalin asmara dengan orang lain itu berkurang, nggak seperti saat berada di dalam hubungan monogami. Overall, mereka ada dalam hubungan terbuka. Hal yang perlu diingat adalah membicarakan situasinya secara jujur pada pasangan utamanya.

Meski terbuka, bukan berarti masing-masing pihak dapat bersikap sesuka hati dalam open relationship. Ada peraturan yang harus dipatuhi untuk menjaga agar esensi hubungan tetap dapat dirasakan masing-masing pihak: Komitmen dan kebebasan.

Baca Juga: Jaga Perasaannya dengan Cara Ini Saat Jalin Hubungan Terbuka