Memiliki pasangan yang hobi mengikuti pertandingan olahraga seperti sepak bola itu bisa jadi pengalaman yang seru. Ada sisi menyenangkan karena kita bisa ikut merasakan euforia saat mereka mendukung tim kesayangannya, bahkan kadang ikut larut dalam keseruannya.
Tapi di sisi lain, ada momen yang cukup menantang, yaitu ketika tim favoritnya kalah. Di saat seperti ini, suasana hati si dia bisa berubah drastis. Dari yang awalnya semangat, bisa jadi tiba-tiba murung, sensitif, bahkan malas berinteraksi. Pada beberapa orang, kondisi ini nggak hanya berlangsung sebentar, tapi bisa berlanjut hingga beberapa hari.
Fenomena seperti ini sebenarnya cukup umum di kalangan penggemar olahraga. Dalam psikologi, kondisi emosional yang turun setelah tim favorit kalah sering dikaitkan dengan sports fan depression. meski tergolong wajar, bukan berarti hal ini dibiarkan begitu saja tanpa dukungan dari orang terdekat. Lalu, bagaimana cara menjaga mood pasangan saat tim favorit kalah? Yuk, simak.
