Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

7 Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya, Jangan Sampai Keliru

7 Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya, Jangan Sampai Keliru
pexels.com/Vlada Karpovich
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan perbedaan mendasar antara rasa suka dan cinta, mulai dari alasan munculnya perasaan hingga kedalaman emosional yang dirasakan seseorang terhadap pasangannya.
  • Rasa suka digambarkan sebagai ketertarikan ringan yang bersifat sementara, sedangkan cinta melibatkan komitmen, kepedulian tinggi, serta kesiapan untuk berkorban demi kebahagiaan pasangan.
  • Cinta juga ditandai dengan penerimaan terhadap kekurangan pasangan dan menjadikannya prioritas dalam hidup, berbeda dengan rasa suka yang mudah pudar saat ekspektasi tidak terpenuhi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Rasa suka dan cinta terkadang bisa cukup sulit untuk dibedakan, sebab kedua perasaan ini sama-sama memicu emosi positif. Kendati demikian, sebenarnya ada perbedaan yang cukup kentara antara suka dan cinta.

Seseorang yang mampu membedakan kedua perasaan ini tentunya jadi bisa lebih mengenali perasaannya. Selain itu, ini juga berguna agar ia tidak keliru dalam mengambil keputusan ketika memulai, maupun menjalani sebuah hubungan asmara.

Berikut Popbela telah merangkum 7 perbedaan suka dan cinta yang sesungguhnya buat kamu. Keep scrolling!

Table of Content

1. Kedalaman alasan

1. Kedalaman alasan

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
pexels.com/Andrea Piacquadio

Perbedaan pertama antara rasa suka dan cinta tampak dari alasannya. Apabila kamu sekadar menyukai seseorang, biasanya hal ini disebabkan oleh alasan yang terukur, misalnya fisik, kecerdasan, dan lain sebagainya. 

Akan tetapi, jika kamu mencintai seseorang, kamu nggak butuh alasan yang jelas untuk jatuh hati padanya. Kamu merasa bahwa perasaan yang kamu miliki lebih dari sekadar ketertarikan akan penampilan ataupun kepribadiannya.

2. Kedalaman emosional

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
pexels.com/Lauren Hogue

Ketika menyukai seseorang, kamu tidak merasakan emosi yang mendalam, karena umumnya perasaan ini hanya timbul karena ketertarikan akan hal tertentu. Dengan kata lain, rasa suka cenderung terasa ringan dan bisa hilang dan timbul dalam waktu yang singkat.

Berbeda halnya dengan cinta, karena perasaan ini melibatkan kedalaman emosi. Kamu mungkin merasa ingin selalu bersama sosoknya, baik di kala suka maupun duka. Selain itu, rasa cinta juga membutuhkan kerentanan untuk menciptakan koneksi yang kuat di antara satu sama lain.

3. Keseriusan komitmen

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
pexels.com/Ana Alice Azevedo

Saat kamu suka dengan seseorang, kamu tidak akan memikirkan mengenai komitmen mendalam. Karena, perasaan ini terlihat seperti percikan emosi kebahagiaan dan ketertarikan yang sangat spontan dan dinamis.

Sedangkan rasa cinta akan melibatkan komitmen yang serius. Kamu merasa yakin atas sosoknya dan bertekad untuk menjaga hubungan yang terjalin dengannya, walaupun membutuhkan usaha yang besar dan signifikan.

4. Tingkat kepedulian

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
freepik.com/freepik

Perbedaan suka dan cinta yang sesungguhnya juga terlihat dari tingkat kepedulian. Ketika kamu menyukai seseorang, kepedulian yang kamu berikan hanya sebatas perhatian saja. Misalnya, kamu sering kali mencuri pandang ke arahnya, ataupun menunjukkan kekaguman atas kepribadian yang ia miliki.

Sementara rasa cinta, kepedulianmu sudah berada di tingkat yang jauh lebih tinggi. Dalam artian yang sehat, cinta diungkapkan lewat keinginan kuat untuk menjaganya, berharap bahwa dia selalu merasa bahagia, juga mendukungnya untuk terus bertumbuh dan menjadi versi terbaik dirinya sendiri.

5. Tindakan pengorbanan

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
freepik.com/senivpetro

Kalau kamu masih sekadar menyukai seseorang, umumnya kamu nggak akan melakukan pengorbanan yang terlalu besar, baik itu melalui tenaga, maupun waktu. Sebab, kamu merasa bahwa kepentingan diri sendiri masih menjadi prioritas untukmu.

Tapi, kalau sudah cinta, secara alami kamu rela berkorban demi sosok tersebut, Bela. Apa pun akan kamu lakukan untuk membuatnya merasa bahagia dan dicintai. Kamu pun bisa mengompromikan kepentingan pribadi demi sosoknya.

6. Penerimaan

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
pexels.com/Vlada Karpovich

Rasa suka nyatanya bisa hilang ketika sosoknya tidak sesuai dengan ekspektasi. Contohnya, kamu berpikir bahwa sosoknya adalah orang yang bisa diandalkan dan terencana. Tapi setelah mengetahui bahwa dia orang yang ceroboh, rasa sukamu bisa hilang seketika.

Tapi, kalau sudah cinta, walaupun dia punya kekurangan sekalipun, perasaan cintamu tidak akan hilang begitu saja. Bahkan, kamu belajar untuk menerima dia dengan apa adanya, bukan cuma kelebihannya saja, tapi termasuk juga dengan kekurangannya.

7. Prioritas

Perbedaan Suka dan Cinta yang Sesungguhnya
pexels.com/Katerina Holmes

Dari sisi prioritas, rasa suka tidak selalu membuatmu menomorsatukan orang yang menarik perhatianmu. Kamu tetap memprioritaskan diri sendiri, pertemanan, dan kehidupan pribadimu.

Di sisi lain, mencintai seseorang berarti kamu memasukkannya ke dalam daftar prioritas. Kamu pun melihatnya sebagai sosok yang sangat penting di dalam hidupmu.

Jadi, itulah perbedaan suka dan cinta yang sesungguhnya. Bisa disimpulkan bahwa rasa suka cenderung spontan dan tidak memerlukan investasi energi yang besar. Sementara cinta merupakan perasaan yang lebih serius dan membutuhkan kedalaman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More