8 Alasan Menelepon Lebih Baik daripada Chatting dalam Hubungan Asmara

No. 6 penting banget!

8 Alasan Menelepon Lebih Baik daripada Chatting dalam Hubungan Asmara

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Chatting atau bertukar pesan tampaknya jadi bentuk komunikasi yang sangat diandalkan saat ini. Walaupun banyak orang memilih chatting untuk berhubungan, tapi ternyata mengirimkan pesan teks bukanlah sebuah bentuk komunikasi terbaik. Komunikasi via telepon rupanya dianggap lebih baik dan efektif daripada berkirim pesan.

Dalam hubungan romantis, aktivitas menelepon disebut lebih mampu menjaga keutuhan hubungan dibandingkan komunikasi via chatting. Lantas, apa alasan menelepon lebih baik dari chatting dalam hubungan romantis? Melansir Bustle, simak ulasannya berikut ini.

1. Dengan mendengar suara, kamu dapat mengartikan pesan lebih baik

Menurut seorang penulis buku Don't Roll Your Eyes: Making In-laws Into Family bernama Dr. Ruth Nemzoff, saat kamu menelepon seseorang, kamu nggak cuma menyampaikan kata-kata seperti halnya saat chatting, tapi juga menunjukkan nada dan kecepatan suara agar maksud pesan dapat diterima orang lain dengan lebih baik.

"Menelepon atau komunikasi tatap muka lebih baik daripada bertukar pesan, karena dalam bertukar pesan, ada isyarat non-verbal yang hilang," kata Carrie Sharpe seorang konsultan komunikasi dan pembicara kepada Bustle.

"Melihat ekspresi wajah dan bahasa tubuh membantu kita memahami motivasi dan niat pembicara. Isyarat non-verbal ini membantu memberi sinyal arti sebenarnya di balik kata-kata yang diucapkan. Perubahan suara juga membantu kita memahami pesan sebenarnya. Kata-kata tertulis, baik dalam bentuk pesan atau e-mail, dapat dengan mudah disalahpahami. Kesalahpahaman inilah yang mampu menyebabkan keretakan dalam hubungan. Karena (saat chatting) kita tidak dapat melihat atau mendengar seseorang berbicara, sehingga banyak terjadi misinterpretasi dari makna sebuah pesan," tambahnya.

2. Konflik lebih mudah muncul saat chatting

Menurut Laura L. Ryan, seorang terapis keluarga dan pernikahan berlisensi, serta terapis Imago bersertifikasi yang berbasis di Austin, Texas, 80% komunikasi manusia bersifat non-verbal. Ketika chatting, kita nggak bisa melihat wajah, mendengar suara, dan mengamati postur serta perilaku orang lain yang bersangkutan, maka informasi yang kita tangkap cenderung lebih mudah disalahartikan.

"Pesan terasa lebih menuduh, konflik menjadi lebih panas, dan kemarahan meningkat dengan cepat. Jika Anda memiliki konflik yang ingin Anda diskusikan, saya sangat menyarankan untuk melakukannya secara langsung. Jika Anda melihat konflik muncul selama chatting, segera akhiri aktivitas bertukar pesan, lalu coba telepon atau bertemu secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan," ujar Laura.

Seorang pakar hubungan bernama April Masini mengatakan ada beberapa orang yang meminta saran darinya dalam forum saran hubungan gratis di AskApril.com. Salah satunya menjelaskan bahwa ia dan pacarnya bertengkar via teks karena suatu alasan. Hal tersebut pun akhirnya menjadi pemicu perpisahan di antara keduanya.

"Bertengkar melalui pesan teks meningkat dan memicu perpisahan. Ia lalu meminta penjelasan kepada saya atas apa yang terjadi. Saya menjelaskan bahwa berkirim pesan itu sangat mudah, sangat cepat, dan merupakan cara tercepat untuk meningkatkan drama", ujar April.

"Pembaca lain di forum saya mengajak pacarnya membicarakan tentang status hubungan delapan bulannya melalui teks. Percakapan itu ternyata menyebabkan perpisahan. Dia menanyakan apakah hubungannya sudah berakhir, karena ia ingin kembali bersama pacarnya. Dalam kedua kasus ini, menelepon dan berbicara satu sama lain di waktu yang nyata, atau berbicara secara langsung, jauh lebih baik daripada mengirim pesan teks, dan kedua hubungan ini mungkin tidak akan berakhir jika mereka tidak mengandalkan chatting dengan reaktif saat berkomunikasi," tambahnya.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here