Cara Membedakan Cinta dan Obsesi, Kenali Tanda-tandanya!

Jangan sampai terjebak, Bela.

Cara Membedakan Cinta dan Obsesi, Kenali Tanda-tandanya!

Cinta adalah emosi yang sehat yang berkembang di antara dua orang, ketika mereka telah menginvestasikan waktu dan energi untuk saling mengenal satu sama lain, saling menerima kekurangan, dan lainnya. Sedangkan obsesi adalah rasa yang berbeda. Pada awalnya, obsesi terasa seperti cinta. Rasa itu membuat jantungmu berdebar dan kamu tak bisa memikirkan apa pun selain si dia. Namun obsesi adalah sebuah emosi yang tak sehat, yang kadang akan membuat orang yang memilikinya merasa ‘sesak’.

Ketika dua orang jatuh cinta, mereka akan menjaga identitas individual dan ketertarikan mereka akan sesuatu. Mereka tak akan merasa terancam ketika pasangan menghabiskan waktu dengan orang lain selain mereka, apakah itu teman maupun keluarga. Mereka akan bangga dengan pencapaian pasangan, meskipun itu tak berkaitan dengan hubungan yang mereka jalani.

Cara Membedakan Cinta dan Obsesi, Kenali Tanda-tandanya!

Beda halnya dengan obsesi. Seorang pasangan yang obsesif selalu ingin melibatkan dirinya dengan pasangannya. Perasaan negatif, seperti cemburu dan paranoia akhirnya lambat laun muncul dalam hubungan. Individu yang obsesif akan selalu merasa curiga bahwa pasangan mereka berselingkuh. Mereka juga bisa menjadi abusive, baik secara emosional maupun fisik. Mereka akan menyesal nantinya, tapi mereka biasanya akan menyalahkan pasangannya sendiri akan perilaku yang mereka ciptakan sendiri.

Seseorang yang memiliki pasangan obsesif, biasanya tidak akan menyadari ini di awal. Apa yang tadinya diawal sebagai perhatian dan rasa cinta, baru kemudian dikenali sebagai sebuah obsesi.

Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini adalah beberapa pertanda sebuah obsesi.

Cara mengenali sebuah obsesi

  • Tidak mampu menerapkan alasan dan logika ke dalam hubungan, yaitu ketika kamu tahu kalian sebenarnya tidak cocok, tapi kamu memilih untuk mengabaikan tanda-tanda tersebut.
  • Kerap muncul paranoia akan kemungkinan terjadi perselingkuhan, terutama saat kamu tidak bersama si dia. Semakin lama, paranoia itu menjadi makin tidak logis.
  • Kamu secara tak sadar sering menghampiri rumah, kantor, atau tempat lainnya yang sering dikunjungi si dia. Kamu berharap bisa bertemu dia atau melihat dirinya, meski sebentar. Kadang kamu juga berharap untuk bisa melihat dirinya dengan orang lain untuk membenarkan rasa paranoia kamu.
  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here

























© 2024 Popbela.com by IDN | All Rights Reserved

Follow Us :

© 2024 Popbela.com by IDN | All Rights Reserved