Musim gugur menjadi salah satu waktu terbaik untuk menjelajahi Korea Selatan. Mulai sekitar akhir September hingga November, pepohonan berubah warna menjadi merah, jingga, dan kuning keemasan yang menciptakan pemandangan yang begitu indah.
7 Tempat Wisata Musim Gugur di Korea Selatan yang Wajib Masuk Bucket List

- Musim gugur di Korea Selatan berlangsung dari akhir September hingga November, menghadirkan pemandangan dedaunan berwarna merah, jingga, dan kuning yang menarik banyak wisatawan.
- Tujuh destinasi populer meliputi Taman Nasional Seoraksan, Haneul Park, Asan Ginkgo Tree Road, Pulau Nami, Hwadam Botanic Garden, Seoul Olympic Park, dan Hutan Birch Wondaeri.
- Setiap lokasi menawarkan keindahan khas musim gugur dengan fasilitas lengkap seperti jalur pendakian, taman tematik, festival musiman, serta akses ramah wisatawan lokal maupun internasional.
Tak heran jika banyak wisatawan sengaja datang pada musim ini untuk menikmati suasana yang lebih sejuk sekaligus mengabadikan pemandangan khas autumn. Mulai dari taman nasional, pulau, hingga hutan birch yang menenangkan, berikut tujuh tempat wisata musim gugur di Korea Selatan yang wajib kamu kunjungi. Cek rekomendasinya di sini yuk, Bela!
Table of Content
1. Taman Nasional Seoraksan

Taman Nasional Seoraksan merupakan salah satu destinasi musim gugur paling populer di Korea Selatan. Berlokasi di Provinsi Gangwon-do, kawasan ini mengelilingi Gunung Seorak yang memiliki puncak setinggi 1.708 meter. Saat musim gugur tiba, seluruh lereng gunung berubah menjadi gradasi merah, jingga, dan kuning yang memanjakan mata.
Ada banyak atraksi menarik yang bisa dijelajahi, mulai dari Kuil Sinheungsa dengan Patung Buddha Perunggu raksasa, jalur pendakian menuju Ulsanbawi Rock, hingga puncak Gwongeumseong yang dapat dicapai menggunakan cable car. Wisatawan juga dapat menyusuri Lembah Cheonbuldong yang terkenal dengan sungai jernih, jembatan kayu estetik, serta air terjun Biryong dan Towangseong.
Sebagai destinasi wisata kelas dunia, Seoraksan dilengkapi berbagai fasilitas seperti visitor center multibahasa, restoran, toko souvenir, penyewaan perlengkapan hiking, toilet umum, loker penyimpanan barang, area parkir luas, hingga pos medis bagi para pendaki.
2. Haneul Park

Kalau kamu ingin menikmati suasana musim gugur tanpa harus meninggalkan kota Seoul, Haneul Park bisa menjadi pilihan terbaik. Taman yang berarti "Taman Langit" ini berada di kawasan World Cup Park dan menawarkan panorama Sungai Han serta lanskap kota Seoul dari ketinggian.
Daya tarik utamanya adalah hamparan ilalang (silver grass) yang berubah menjadi warna keemasan saat musim gugur. Selain itu, terdapat area Pink Muhly dan Kochia yang menghadirkan perpaduan warna merah muda dan merah cerah sehingga cocok dijadikan latar berfoto.
Setiap bulan Oktober, Haneul Park juga menjadi lokasi Seoul Silver Grass Festival yang menghadirkan instalasi lampu, pertunjukan musik, hingga pemandangan ilalang yang semakin memesona pada malam hari. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan dari dek observasi, berfoto di dekat kincir angin raksasa, atau menaiki Frog Shuttle Bus menuju puncak taman.
3. Asan Ginkgo Tree Road

Asan Ginkgo Tree Road menjadi salah satu jalan pejalan kaki paling indah di Korea Selatan. Jalur sepanjang dua kilometer ini dikelilingi lebih dari 350 pohon ginkgo berusia puluhan tahun yang berubah menjadi kuning keemasan setiap musim gugur.
Berjalan kaki di bawah kanopi dedaunan yang saling bertaut menciptakan pengalaman layaknya berada di dalam terowongan emas. Di sisi jalur terdapat Sungai Gokgyocheon yang menambah suasana semakin tenang, sementara taman bunga cosmos menghadirkan warna-warni cantik sepanjang perjalanan.
Kamu juga dapat mengunjungi Kuil Hyeonchungsa yang berada di ujung jalur atau menikmati suasana dari berbagai kafe estetik yang menghadap langsung ke deretan pohon ginkgo. Kawasan ini juga menyediakan jalur sepeda, area istirahat, kios makanan khas Korea, toilet umum, serta area parkir yang memadai.
4. Pulau Nami

Pulau Nami sudah lama dikenal sebagai salah satu ikon wisata Korea Selatan, terutama setelah menjadi lokasi syuting drama legendaris, Winter Sonata. Saat musim gugur, pulau berbentuk bulan sabit ini berubah menjadi lautan warna kuning, merah, dan cokelat yang sangat memanjakan mata.
Spot favorit wisatawan adalah Metasequoia Lane dan Ginkgo Tree Lane yang dipenuhi pepohonan tinggi menjulang. Selain itu, terdapat patung pemeran Winter Sonata, makam Jenderal Nami, taman bergaya oriental, hingga kawasan satwa liar yang dihuni merak, kelinci, burung unta, dan bajing yang berkeliaran bebas.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Pulau Nami menyediakan kapal feri dan zipline sebagai akses masuk, penyewaan sepeda, kereta wisata ramah lingkungan, restoran halal, mushola, hotel, cottage, galeri seni, pusat souvenir, hingga fasilitas Wi-Fi gratis di berbagai area.
5. Hwadam Botanic Garden

Hwadam Botanic Garden atau Hutan Hwadam merupakan arboretum ekologis yang berada di kawasan Konjiam Resort, Provinsi Gyeonggi-do. Tempat ini menjadi salah satu destinasi paling viral saat musim gugur karena memiliki lebih dari 480 spesies pohon mapel yang berubah menjadi merah menyala.
Kawasan seluas sekitar 760 ribu meter persegi ini memiliki 17 zona tematik. Atraksi paling populer adalah jalur monorail yang melintasi terowongan pepohonan mapel berwarna merah, kuning, dan oranye. Selain itu, terdapat Hutan Birch, Moss Garden yang dipenuhi lumut alami, Bonsai Garden, hingga Promise Bridge yang menjadi spot favorit untuk menikmati panorama musim gugur.
Hwadam juga menghadirkan fasilitas lengkap seperti monorail ramah lingkungan, jalur kayu tanpa anak tangga yang ramah disabilitas, rumah makan bergaya hanok, tea house, gedung edukasi ekologi, ruang menyusui, hingga area istirahat yang tersebar di berbagai titik.
6. Seoul Olympic Park

Seoul Olympic Park merupakan kompleks taman olahraga sekaligus ruang terbuka hijau yang dibangun untuk Olimpiade Seoul 1988. Saat musim gugur, kawasan ini berubah menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati dedaunan berwarna-warni tanpa harus keluar dari ibu kota.
Ikon paling terkenal di taman ini adalah The Lone Tree, sebuah pohon yang berdiri sendiri di tengah hamparan padang rumput luas. Selain itu, terdapat Wildflower Maru yang dipenuhi bunga cosmos kuning dan oranye, Rose Plaza dengan hamparan Pink Muhly, Gerbang Perdamaian Dunia, benteng bersejarah Mongchontoseong, hingga SOMA Sculpture Park yang menampilkan ratusan karya seni kontemporer.
Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap, mulai dari kereta wisata Hodori Road Train, penyewaan sepeda, museum Olimpiade, museum seni SOMA, stadion konser KPop, restoran, minimarket, area parkir luas, hingga jalur pedestrian yang ramah bagi pengguna kursi roda maupun kereta bayi.
7. Hutan Birch Wondaeri

Last but not least untuk kamu pencinta wisata alam, Hutan Birch Wondaeri menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Hutan yang berada di Inje-gun, Provinsi Gangwon-do, ini dikenal dengan ribuan pohon birch berbatang putih yang menciptakan suasana tenang sekaligus fotogenik.
Pengunjung dapat memilih beberapa jalur trekking dengan tingkat kesulitan berbeda, mulai dari Healing Course hingga Exploration Course. Salah satu spot favorit adalah instalasi teepee dari ranting kayu birch yang menjadi ikon kawasan ini. Saat musim gugur, perpaduan batang pohon putih dengan dedaunan kuning dan jingga menciptakan panorama yang begitu memikat.
Selain mempertahankan konsep ekowisata, Hutan Birch Wondaeri tetap menyediakan fasilitas penting seperti visitor center, peta jalur pendakian, dek observasi, area istirahat, bangku taman, serta toilet umum yang tersebar di beberapa titik.
Itulah tujuh tempat wisata musim gugur di Korea Selatan yang menawarkan keindahan alam. Apakah kamu sudah tahu ingin berkunjung ke mana, Bela?





















