Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

15 Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa agar Pendakian Lebih Nyaman

8 min read
15 Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa agar Pendakian Lebih Nyaman
Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Nguyen Le Viet Anh)
  • Persiapan trekking perlu disesuaikan dengan durasi, medan, cuaca, dan fasilitas jalur agar perjalanan lebih aman serta nyaman.
  • Perlengkapan utama mencakup sepatu bergrip, tas ergonomis, pakaian cepat kering berlapis, jaket, jas hujan, air, camilan, dan P3K.
  • Bawa penerangan, ponsel serta powerbank, navigasi offline, perlindungan matahari, dan kantong sampah; pahami rute serta pastikan anggota kelompok tidak berjalan sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Trekking bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk melepas penat sekaligus menikmati keindahan alam. Jalur yang dikelilingi pepohonan, udara sejuk, hingga pemandangan dari ketinggian memang punya daya tarik tersendiri. Namun, aktivitas ini juga membutuhkan persiapan yang matang, terutama kalau kamu akan melewati jalur yang cukup panjang atau menantang.

Bukan cuma soal stamina, perlengkapan trekking juga punya peran penting selama perjalanan. Peralatan yang tepat bisa membantu kamu berjalan lebih nyaman, melindungi tubuh dari perubahan cuaca, sekaligus mengantisipasi berbagai kondisi yang mungkin terjadi di perjalanan.

Kalau kamu sedang merencanakan trekking dalam waktu dekat, berikut beberapa perlengkapan yang sebaiknya masuk ke dalam barang bawaanmu.

  1. 1. Sepatu trekking

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Angshu Purkait)

    Sepatu menjadi salah satu perlengkapan paling penting saat trekking. Dibandingkan menggunakan sepatu kasual atau sneakers biasa, sepatu trekking dirancang untuk memberikan perlindungan dan cengkeraman yang lebih baik di berbagai kondisi jalur.

    Pilih sepatu dengan sol yang memiliki grip kuat agar tidak mudah terpeleset ketika melewati tanah basah, bebatuan, atau jalur yang menanjak. Pastikan juga ukurannya pas di kaki. Sepatu yang terlalu sempit bisa membuat kaki lecet, sementara ukuran yang terlalu longgar dapat membuat kaki mudah bergeser saat berjalan.

    Untuk trekking ringan, kamu bisa menggunakan sepatu hiking yang relatif ringan. Sementara untuk jalur yang lebih berat, sepatu dengan perlindungan pergelangan kaki bisa menjadi pilihan.

  2. 2. Tas trekking

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Dmitry Ganin)

    Tas trekking berfungsi untuk membawa berbagai kebutuhan selama perjalanan. Jangan hanya memilih tas berdasarkan kapasitasnya, tetapi perhatikan juga kenyamanan ketika digunakan dalam waktu lama.

    Tas dengan back support, tali bahu yang empuk, serta waist belt dapat membantu mendistribusikan beban agar tidak hanya bertumpu pada bahu. Kapasitas tas juga perlu disesuaikan dengan durasi perjalanan.

    Untuk trekking satu hari, tas berkapasitas sekitar 15-30 liter biasanya sudah cukup untuk membawa air, makanan, pakaian tambahan, jas hujan, dan perlengkapan darurat. Jika trekking berlangsung lebih lama, kamu tentu membutuhkan kapasitas yang lebih besar.

  3. 3. Pakaian yang nyaman dan cepat kering

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Mediamodifier)

    Jangan asal memilih pakaian untuk trekking. Sebaiknya gunakan pakaian yang ringan, nyaman, dan memiliki kemampuan menyerap atau menguapkan keringat dengan baik.

    Material quick dry bisa menjadi pilihan karena lebih cepat kering ketika tubuh berkeringat. Hindari menggunakan pakaian berbahan katun tebal sebagai lapisan utama karena cenderung menyimpan kelembapan dan membuat tubuh terasa dingin ketika terkena angin.

    Kamu juga bisa menggunakan sistem layering, yaitu memakai beberapa lapisan pakaian yang dapat dilepas atau ditambahkan sesuai kondisi cuaca. Cara ini cukup praktis, terutama ketika suhu berubah sepanjang perjalanan.

  4. 4. Celana trekking

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Mikita Karasiou)

    Celana juga perlu diperhatikan karena akan digunakan untuk bergerak dalam waktu lama. Pilih celana yang ringan, fleksibel, dan tidak membatasi gerakan kaki.

    Celana khusus trekking umumnya menggunakan bahan yang lebih lentur serta cepat kering. Model dengan beberapa kantong juga bisa membantu menyimpan barang kecil yang sering digunakan, seperti tisu, peta, atau camilan.

    Sebaiknya hindari celana berbahan terlalu tebal dan kaku karena bisa membuat gerakan terasa kurang nyaman, terutama ketika harus melewati jalur menanjak atau melakukan climbing ringan.

  5. 5. Jaket atau windbreaker

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Jinhan Moon)

    Cuaca di area perbukitan dan pegunungan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, jaket menjadi salah satu perlengkapan yang sebaiknya selalu dibawa meskipun kamu melakukan trekking saat cuaca sedang cerah.

    Jaket windbreaker dapat membantu melindungi tubuh dari angin. Jika kamu trekking di area dengan suhu rendah, gunakan jaket yang memiliki kemampuan menjaga panas tubuh dengan lebih baik.

    Pilih jaket yang ringan dan mudah dilipat agar tidak menghabiskan terlalu banyak ruang di dalam tas. Kalau tersedia, model yang tahan air juga akan lebih praktis ketika tiba-tiba turun hujan ringan.

  6. 6. Jas hujan

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Alesia Kazantceva)

    Jangan mengandalkan prakiraan cuaca saja. Jas hujan tetap sebaiknya masuk ke dalam tas karena kondisi di alam bisa berubah sewaktu-waktu.

    Untuk trekking, jas hujan model poncho bisa menjadi pilihan praktis karena dapat memberikan perlindungan sekaligus menutupi sebagian tas. Namun, kamu juga bisa menggunakan jaket dan celana tahan air jika membutuhkan perlindungan yang lebih maksimal.

    Hindari membawa payung sebagai perlengkapan utama. Selain kurang praktis saat melewati jalur sempit, payung juga tidak memberikan perlindungan maksimal ketika hujan disertai angin.

  7. 7. Botol air atau hydration pack

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Bluewater Sweden)

    Dehidrasi bisa menjadi masalah serius ketika trekking, terutama saat kamu berjalan di bawah terik matahari atau melewati jalur dengan tanjakan panjang.

    Bawa air dalam jumlah yang cukup dan sesuaikan dengan durasi serta tingkat kesulitan perjalanan. Botol minum bisa menjadi pilihan sederhana, sedangkan hydration pack membuat kamu lebih mudah minum tanpa harus berhenti dan membuka tas.

    Jangan lupa memperhatikan titik sumber air atau tempat pengisian ulang jika tersedia di jalur yang akan kamu lewati. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan kebutuhan air sekaligus menghindari membawa beban yang tidak perlu.

  8. 8. Makanan dan camilan

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Towfiqu Barbhuiya)

    Trekking membutuhkan energi yang cukup besar. Karena itu, jangan hanya mengandalkan makanan utama sebelum berangkat. Bawa camilan yang praktis dan memiliki kandungan energi cukup, seperti cokelat, kacang-kacangan, buah kering, roti, atau energy bar. Makanan seperti ini mudah disimpan dan bisa dikonsumsi ketika energi mulai menurun.

    Sebaiknya jangan membawa makanan terlalu banyak hingga membuat tas menjadi berat. Perhitungkan kebutuhan berdasarkan lama perjalanan dan pastikan sampah makanan dibawa kembali, bukan ditinggalkan di jalur.

  9. 9. First Aid Kit

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Mathurin Napolu Matnapo)

    Perlengkapan P3K menjadi salah satu barang yang sering dianggap sepele, padahal cukup penting. Luka kecil, lecet, atau cedera ringan bisa saja terjadi ketika trekking.

    Isi first aid kit dengan perlengkapan dasar seperti plester, kasa, perban, antiseptik, dan perlengkapan pertolongan pertama lain yang memang kamu butuhkan. Simpan semuanya dalam wadah yang tahan air agar tetap aman ketika hujan.

    Untuk perjalanan yang lebih panjang atau jalur yang cukup sulit, perlengkapan P3K sebaiknya disesuaikan dengan kondisi perjalanan dan jumlah orang dalam kelompok.

  10. 10. Headlamp atau senter

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Head Accessories)

    Meski berencana selesai trekking sebelum matahari terbenam, tetap bawa sumber penerangan. Perjalanan bisa saja memakan waktu lebih lama dari perkiraan karena jalur sulit, cuaca buruk, atau kondisi lain yang tidak terduga.

    Headlamp cukup praktis karena bisa dipasang di kepala sehingga kedua tangan tetap bebas digunakan untuk menjaga keseimbangan atau memegang trekking pole. Pastikan baterai sudah terisi penuh sebelum berangkat. Kalau memungkinkan, bawa baterai cadangan atau sumber daya tambahan.

  11. 11. Powerbank dan ponsel

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/I M Zion)

    Ponsel bukan hanya digunakan untuk mengabadikan pemandangan. Perangkat ini juga bisa menjadi alat komunikasi dan membantu navigasi selama perjalanan.

    Pastikan baterai ponsel terisi penuh sebelum berangkat. Membawa power bank juga disarankan, terutama jika perjalanan berlangsung seharian atau kamu berada di area yang sulit mendapatkan sumber listrik.

    Namun, jangan sepenuhnya mengandalkan ponsel untuk navigasi. Sebaiknya kamu sudah mengetahui rute, titik penting di sepanjang perjalanan, serta kondisi jaringan di lokasi tujuan.

  12. 12. Trekking pole

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Sebastien Goldberg)

    Trekking pole dapat membantu memberikan keseimbangan ketika melewati jalur yang menanjak, menurun, licin, atau berbatu. Perlengkapan ini juga bisa membantu mengurangi beban pada kaki ketika melewati turunan panjang. Tinggi trekking pole sebaiknya disesuaikan dengan tinggi badan agar nyaman digunakan.

    Tidak semua trekking membutuhkan alat ini. Namun, jika kamu akan melewati jalur dengan banyak tanjakan dan turunan, membawa trekking pole bisa menjadi pertimbangan.

  13. 13. Topi dan sunscreen

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Jonathan Cosens Photography)

    Trekking di ruang terbuka berarti tubuh akan lebih sering terpapar sinar matahari. Karena itu, perlindungan dari matahari juga tidak boleh dilewatkan.

    Gunakan sunscreen sebelum memulai perjalanan dan aplikasikan kembali sesuai kebutuhan. Topi juga dapat membantu melindungi wajah dan kepala dari paparan sinar matahari secara langsung. Kalau trekking dilakukan pada siang hari, kacamata hitam juga bisa menjadi perlengkapan tambahan untuk membuat mata lebih nyaman.

  14. 14. Kantong sampah

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Anastasiia Nelen)

    Satu perlengkapan sederhana yang sering terlupakan adalah kantong sampah. Padahal, menjaga kebersihan jalur trekking merupakan tanggung jawab setiap orang yang datang ke alam.

    Sediakan satu atau beberapa kantong kecil untuk menyimpan bungkus makanan, tisu, botol kosong, dan sampah lainnya. Jangan meninggalkan sampah di sepanjang jalur hanya karena tempat sampah sulit ditemukan. Prinsipnya sederhana yaitu apa yang kamu bawa masuk ke alam, bawa kembali saat pulang.

  15. 15. Peta atau perlengkapan navigasi

    Perlengkapan Trekking yang Wajib Dibawa
    Perlengkapan Trekking (Dok. unsplash.com/Antonio Gross)

    Sebelum trekking, pastikan kamu mengetahui jalur yang akan dilewati. Peta digital bisa membantu, tetapi jangan lupa bahwa beberapa area pegunungan memiliki jaringan internet yang terbatas.

    Jika memungkinkan, simpan peta secara offline atau bawa peta fisik untuk berjaga-jaga. Pelajari juga jalur, titik istirahat, sumber air, serta kemungkinan persimpangan yang bisa membuat kamu salah arah.

    Kalau trekking dilakukan bersama kelompok, pastikan semua anggota mengetahui rute dan tidak berjalan sendiri tanpa informasi yang jelas.

    Pada akhirnya, perlengkapan trekking tidak harus selalu mahal atau berjumlah banyak. Yang paling penting adalah membawa barang yang memang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.

    Trekking selama beberapa jam di jalur yang relatif mudah tentu membutuhkan perlengkapan berbeda dengan pendakian beberapa hari di gunung dengan kondisi cuaca yang sulit. Jadi, sebelum berangkat, cek kembali durasi perjalanan, kondisi medan, prakiraan cuaca, serta fasilitas yang tersedia di lokasi.

    Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa lebih fokus menikmati perjalanan tanpa terlalu khawatir dengan hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal. Karena pengalaman trekking yang menyenangkan bukan hanya soal mencapai tujuan, tetapi juga bagaimana kamu bisa menikmati setiap langkah dengan aman dan nyaman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More