5 Rekomendasi Desa Wisata di Bali, Belajar Adat dan Budaya

Ragam keindahan desa wisata di Bali

5 Rekomendasi Desa Wisata di Bali, Belajar Adat dan Budaya

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

bali memang tersohor sebagai pulau yang memiliki beragam destinasi wisata. Bahkan, kini Pulau Dewata tak hanya memiliki keindahan pantai, namun juga makin populer karena desa wisatanya.

Sebagai informasi, desa wisata adalah desa yang diberdayakan untuk diperkenalkan ke publik karena beberapa potensi desanya. Saat berkunjung ke desa wisata, kita bisa melihat kebudayaan dan kehidupan masyarakat setempat yang masih terjaga keasliannya. 

Potensi desa wisata yang sangat baik di Bali, membuat beberapa desa dikembangkan dan memiliki keunikan tersendiri. Seperti beberapa desa di Kecamatan Banjar hingga Kecamatan Bangli, berhasil menarik minat wisatawan berkat keberagaman adat, kekayaan alam, hingga kerajinan tradisional. 

Dari beragam daya tarik tersebut, maka tak heran kalau banyak sekali wisatawan lokal ataupun wisatawan asing kerap berkunjung ke sana. Tanpa berlama-lama, mari kita simak 5 rekomendasi desa wisata di Bali dalam artikel berikut ini, Bela.

1. Desa Penglipuran

Kalau melihat rekomendasi desa wisata di Bali, maka Desa Penglipuran menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi. Desa Penglipuran berlokasi di sekitar kaki Gunung Batur, atau tepat di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. 

Keunikan yang ada di Desa Penglipuran, dapat kita lihat dari bentuk bangunan setiap rumah yang seragam dan saling terhubung. Ketika berkunjung ke desa yang berhawa sejuk ini, wisatawan dapat mempelajari aturan adat, tradisi unik, dan banyak acara ritual.

Desa Penglipuran juga dikenal sebagai desa terbersih di Bali, bahkan dapat penghargaan desa terbersih ketiga di dunia. Kebersihan dari Desa Penglipuran bisa dilihat dari tidak adanya asap kendaraan bermotor, karena untuk menyusuri desa ini bisa berjalan kaki.

2. Desa Sidatapa

Keberadaan Desa Sidatapa berada di ketinggian 450 mdpl, atau tepatnya di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Desa Sidatapa, menawarkan wisata rumah adat kuno bernama Bale Gajah Tumpang Salu yang sudah ada sejak 785 M.

Rumah adat itu terbilang cukup unik, karena bangunannya membelakangi jalan. Lalu, temboknya dari tanah dan tiangnya dari kayu. Ada banyak kerajinan seperti anyaman bambu yang bisa dijadikan oleh-oleh. 

Wisatawan juga bisa menikmati keindahan Air Terjun Mampah di tengah hutan dan dikelilingi pepohonan. Jika ingin lebih santai, beragam tarian khas Bali juga turut dipertunjukkan di Desa Sidatapa.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here