Menyoroti Dubai di 2026, Destinasi Lengkap Bagi Semua Anggota Keluarga

- Dubai menawarkan pengalaman ramah keluarga yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Indonesia
- 90% warga asing tinggal di Dubai, termasuk 80-100 ribu warga Indonesia, menjadikan Dubai destinasi pilihan masyarakat Indonesia
- Dubai menghadirkan suasana yang terasa akrab dan ramah bagi wisatawan Indonesia, didukung oleh beragam pilihan kuliner halal dan fasilitas ibadah
Mendatangi luncheon yang diselenggarakan oleh Dubai Department of Economy and Tourism (DET) pada Rabu (7/1/2026) di The Langham Jakarta, membuat Popbela kembali mengingat perjalanan ke Dubai pada dua tahun silam. Saat itu, DET memboyong beberapa awak media untuk merasakan bulan Ramadan di Dubai. Tahun ini, DET kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap pasar Indonesia dengan memaparkan berbagai informasi terbaru mengenai tren dan preferensi wisatawan., lewat tema “A Truly Welcoming Experience, Authentically for You.”
Perjamuan ini menyoroti kehidupan multikultural di Dubai, yang menawarkan tingkat keamanan tinggi serta beragam pengalaman ramah keluarga yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Indonesia. Tapi kenapa Indonesia?
Dubai sebagai destinasi pilihan masyarakat Indonesia

Tahukah kamu bahwa menurut Shahab Shayan, Regional Director Asia Pacific Region, International Operations di Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (DCTCM), ada sekitar 90% warga asing yang tinggal di Dubai, dan hanya 10% Emirati atau warga asli yang tinggal di kota ini. Selain itu, ada sekitar 80 ribu hingga 100 ribu warga Indonesia yang menetap di Uni Emirat Arab. Bahkan, jumlah wisatawan Indonesia termasuk paling banyak mengunjungi Dubai untuk liburan bersama keluarga. Sehingga tidak heran, jika Dubai juga menyasar pasar Indonesia sebagai target wisatawan di 2026.
“Indonesia punya peran yang strategis bagi Dubai. Fokus kami tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang yang didasari oleh kesamaan nilai, kepercayaan, dan kedekatan yang tulus, " ungkap Shahab. Sama seperti warga Indonesia, Dubai juga berakar pada keramahtamahan. Di Dubai, hal ini termasuk "rasa saling menghormati, dan aksesibilitas, yaitu nilai-nilai yang dekat dengan wisatawan Indonesia. Baik yang berkunjung bersama keluarga, pasangan, maupun dalam kelompok, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang terasa nyaman, sambil menawarkan hal-hal baru untuk dijelajahi. Kami ingin setiap wisatawan Indonesia, dengan berbagai gaya perjalanan dan pilihan budget, merasa nyaman dan menikmati pengalaman yang menyenangkan selama berada di Dubai," tambahnya lagi.

Dengan memahami prioritas wisatawan Indonesia seperti keamanan, keterjangkauan, pengalaman budaya, serta fasilitas ramah muslim, Dubai menghadirkan destinasi yang selaras dengan kebutuhan dan preferensi tersebut. Berakar pada warisan budaya Islam, Dubai menghadirkan suasana yang terasa akrab dan ramah bagi wisatawan Indonesia, didukung oleh beragam pilihan kuliner halal, fasilitas ibadah, serta tata krama budaya yang santun, sembari tetap tampil sebagai kota multikultural yang modern.
Apakah kamu ingin mengunjungi masjid Jumeirah, kawasan Al Fahidi yang penuh sejarah, Desert Safari, menguji adrenalin di Sky View Observatory, bersantai dengan mengayuh kayak di Hatta, hingga skydiving, bisa menjadi pengalaman seru selama di Dubai bagi kamu yang senang sejarah, petualangan, maupun leisure.
Visi jangka panjang Dubai didukung oleh investasi besar dalam inovasi dan keberlanjutan, mulai dari pengembangan energi terbarukan berskala besar hingga proyek ikonik seperti Ciel Dubai Marina, yang direncanakan menjadi hotel tertinggi di dunia dengan ketinggian 377 meter. Berbagai inisiatif ini mencerminkan upaya berkelanjutan.
Kita tunggu saja, gebrakan apa lagi yang akan Dubai lakukan di 2026 ini, ya!


















