Art Jakarta Papers hadir dari keinginan untuk memberi perhatian khusus dan dukungan berkelanjutan bagi praktik seni rupa berbahan utama kertas. Dalam konteks lokal, karya seni dengan medium kertas—mencakup karya gambar, cetak, ilustrasi, buku seniman, hingga praktik eksperimental berbasis arsip dan riset—sering kali diposisikan sebagai medium sekunder, meskipun sesungguhnya justru merupakan dasar penting bagi proses artistik, eksplorasi gagasan, dan produksi pengetahuan visual.
Padahal, secara global, praktik seni rupa yang mengutamakan kertas menunjukkan perkembangan signifikan melalui kehadirannya di sejumlah pekan seni, biennale, dan pameran institusi yang secara khusus merayakan nilai intelektual, materialitas, serta aksesibilitas medium ini, sekaligus membuka pasar yang semakin matang bagi kolektor dan institusi.
Sebagai salah satu pekan seni terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, Art Jakarta memandang penting untuk merespons perkembangan tersebut dengan menghadirkan Art Jakarta Papers—bukan sebagai pemisahan, melainkan sebagai perluasan ekosistem yang menegaskan komitmen Art Jakarta dalam mendorong kedalaman wacana, keberagaman praktik, dan keberlanjutan industri seni rupa.
Melalui Art Jakarta Papers, karya seni berbahan kertas tidak hanya diposisikan sejajar sebagai medium seni yang relevan secara historis, konseptual, dan ekonomi, tapi juga sebagai karya seni yang memiliki kelebihan tersendiri.
"Art Jakarta berharap bahwa acara ini akan memperkuat, memperdalam dan memperluas apresiasi serta pengetahuan pecinta seni, kolektor dan khalayak umum di Indonesia dan sekitarnya atas beragam bentuk dan pencapaian seni rupa kontemporer bermedium kertas," komentar Direktur Artistik, Enin Supriyanto.