Adalah Alejandrina Gisselle Guzman, pemilik label pakaian El Chapo 701, yang baru-baru ini berdonasi dengan mendistribusikan paket kebutuhan pokok kepada lansia yang terdampak pandemi corona. 

Apa yang membuat berita ini istimewa adalah, perempuan 33 tahun ini merupakan putri satu-satunya—dari tiga bersaudara—gembong narkoba terkenal, Joaquin “El Chapo” Guzman.

Putri Kartel Narkoba Terbesar Meksiko Beri Bantuan Terdampak Corona lanetanoticias.com

Uniknya, tidak hanya Alejandrina, namun beberapa kartel Meksiko juga telah membagikan paket bantuan untuk membantu penduduk yang kekurangan uang di tengah situasi pandemi ini.

Melansir dari nypost.com, Alejandrina menggunakan perusahaannya, El Chapo 701, untuk mengepak dan mengirimkan kotak perawatan penuh makanan, masker, sabun tangan dan persediaan lainnya, sekaligus menambahkan ketentuan Chapo, di sekitar Guadalajara, Meksiko.

Paket-paket tersebut dilabeli dengan gambar El Chapo, begitu juga dengan masker medis bergambar logo dan wajah El Chapo, yang dikenakan karyawan perusahaan saat mereka mengemas dan mengirimkan barang.

Putri Kartel Narkoba Terbesar Meksiko Beri Bantuan Terdampak Corona reuters.com

Nama merek El Chapo 701 sendiri terinspirasi dari daftar Forbes tahun 2009 yang menempatkannya sebagai orang terkaya nomor 701 di dunia, dengan estimasi kekayaan bersih US$1 miliar.

“Kami bekerja dan berkontribusi. Senang sekali mengunjungi rumah Anda dan memberi Anda handout Chapo ini,” tulis sebuah unggahan di halaman Facebook perusahaan.

Meksiko memang sedang menuju resesi yang sulit. Hingga hari Jumat (17/04) tercatat 486 kematian akibat virus korona dilaporkan bersama dengan 6.300 kasus yang dikonfirmasi—naik dari sekitar 1.200 kasus pada awal bulan.

Putri Kartel Narkoba Terbesar Meksiko Beri Bantuan Terdampak Corona reuters.com

Ketika kasus meningkat, kartel-kartel Meksiko yang terkenal kejam bergabung dalam upaya bantuan, mengunggah foto mereka sendiri ke media sosial yang memperlihatkan anggota geng membagikan bantuan. Kartel-kartel itu diketahui bekerja untuk mengambil hati para penduduk miskin yang tinggal tempat mereka menjalankan operasi berdarah mereka.

Sementara itu, sang gembong, El Chapo sendiri masih menjalani hukuman seumur hidup di penjara Colorado 'Supermax'. Duh, seperti di film-film action, ya, Bela!

Baca Juga: Pernah Konsumsi Narkoba, Noah Centineo Blak-blakan Soal Masa Kelamnya

Baca Juga: 11 Grafiti di Seluruh Dunia Ini Terinspirasi dari Pandemi Corona

Baca Juga: 6 Hal Seru yang Bisa Kamu Lakukan Jika Berlibur di Meksiko