Siklon Tropis Paddy Landa Jakarta, Ini Penyebab Angin Kencang Kemarin

BMKG: kini sudah punah

Siklon Tropis Paddy Landa Jakarta, Ini Penyebab Angin Kencang Kemarin

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Beberapa hari ini angin kencang melanda Jakarta dan daerah sekitarnya. Beberapa pohon pun dilaporkan tumbang. Warganet juga membagikan pengalamannya dengan angin kencang ini yang sampai membuat mereka enggan ke luar rumah karena suaranya.

Hal ini ternyata diketahui sebagai akibat dari Siklon Tropis Paddy. BMKG dalam cuitannya di Twitter pada Selasa (23/11/2021) kemarin mengabarkan bahwa Siklon Tropis Paddy terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, bertekanan terendah 995hPa dengan kecepatan angin maksimum 40 knot atau 75 km per jam.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Siklon Tropis Paddy berdampak tidak langsung terhadap cuaca di Ibu Kota dan sekitarnya. Mereka juga menghimbau untuk waspada terhadap pohon tumbang. Berikut dampak Siklon Tropis Paddy.

Miliki dampak tidak langsung, angin kencang dan hujan lebat

Siklon Tropis Paddy Landa Jakarta, Ini Penyebab Angin Kencang Kemarin

Kembali melansir dari media sosial BMKG, bibit siklon tropis 90 yang awalnya dipantau BMKG telah berubah nama menjadi Siklon Tropis Paddy. Badai ini bergerak ke arah Barat dengan kecepatan 5km/jam menjauhi wilayah Indonesia.

Dari siklon tropis tersebut, dampak tidak langsung yang melanda cuaca di Indonesia antara lain:

  • Angin kencang dan hujan lebat selama 24 jam ke depan terhitung dari hari Selasa kemarin. Angin kencang di wilayah Jakarta atau pulau Jawa kemungkinan bisa terjadi karena badai ini. Daerah yang terkena dampak tidak langsung tersebut adalah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan D.I. Yogyakarta.
  • Gelombang tinggi mencapai 1,25 – 2,5 m di perairan barat Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian utara, perairan selatan Jawa Timur hingga Lombok, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTB.
  • Sementara gelombang tinggi mencapai 2,5 – 4 m diperkirakan terjadi di perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga selatan Jawa Tengah.

BMKG: Siklon Tropis Paddy sudah punah

Mengutip dari beberapa sumber, kepala BMKG, Fachri Rajab menyatakan bahwa Siklon Tropis Paddy sudah punah. Badai ini sendiri diketahui sudah bergerak ke arah barat menjauhi Indonesia. Namun, dampak tidak langsung seperti hujan lebat dan angin kencang masih dapat terjadi hingga hari ini.

Siklon tropis sendiri merupakan sistem tekanan rendah dengan masa hidup berkisar rata-rata antara 3 hingga 18 hari. Energi siklon tropis didapat dari dari lautan hangat, mereka akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here