Akhir-akhir ini, marak munculnya bilik disinfektan di beberapa tempat umum, komplek perumahan dan perkantoran. Nantinya, masyarakat diminta untuk masuk ke dalam bilik untuk disemprotkan disinfektan. Hal ini diklaim dapat membunuh virus yang menempel pada tubuh, termasuk virus corona atau COVID-19.

Sayangnya, ternyata hal ini keliru, lho! 

Kenapa, ya?

Hanya untuk benda mati, bukan untuk tubuh atau baju

Tidak Tangkal Virus Corona, Ini Bahaya Semprotkan Disinfektan ke TubuhDesignmanila.com

Melansir dari halaman resmi covid19.go.id, dikatakan bahwa disinfektan pemakainnya hanya diperuntukan untuk benda mati, bukan untuk tubuh ataupun baju kita. Tubuhmu pun tidak akan terlindungi dari COVID-19 setelah disemprotkan disinfektan jika tetap berkontak fisik dengan orang sakit.

"Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan BUKAN pada tubuh atau baju dan TIDAK AKAN melindungi Anda dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit," tulisnya. 

2. WHO: "Menyemprot alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh"

Tidak Tangkal Virus Corona, Ini Bahaya Semprotkan Disinfektan ke TubuhVietnamtimes.org

Organisasi kesehatan WHO Indonesia pun memberikan himbauan yang sama. Menurutnya, penyemprotan disinfektan pada tubuh tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh, Bela.

"Tidak. Menyemprot alkohol atau klorin (bahan dasar disinfektan)  pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh," tulisnya saat ditanyai apakah menyemprot tubuh dengan alkohol atau klorin dapat membunuh virus baru.

Baca Juga: 13 Mitos Mengenai Virus Corona yang Telah Dijawab Oleh WHO

3. Berbahaya jika masuk ke dalam tubuh

Tidak Tangkal Virus Corona, Ini Bahaya Semprotkan Disinfektan ke TubuhMvariety.com

Penyemprotan disinfektan pada tubuh secara langsung juga ternyata punya dampak yang buruk untuk kesehatan, lho!

"Menyemprotkan bahan-bahan kimia seperti itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir (contoh: mata, mulut)," tulis laman resmi @WHOIndonesia.

Tak hanya itu saja, paparan bahan kimia dalam disinfektan juga bisa mengakibatkan iritasi pada kulit, lho! Kamu juga bisa mengalami sesak nafas dan batuk karena menghirup disinfektan.

Jadi, cara tepat dan paling aman untuk menangkal virus COVID-19, jelas rajin mencuci tangan dan jaga jarakmu dengan orang lain minimal 2 meter, ya, mengingat vaksin virus ini juga belum tersedia secara resmi.

Gunakan disinfektan hanya untuk permukaan benda-benda, bukan pakaian dan tubuhmu. Stay safe, Bela!

Baca Juga: 10 Istilah Seputar COVID-19 yang Perlu Kamu Ketahui