Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Ada Indonesia, Ini 42 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia

Ada Indonesia, Ini 42 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia
Dok. Visual Capitalist

  • Ketegangan geopolitik global memanas setelah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro

  • Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, mengungguli Arab Saudi dan Iran

  • Indonesia berada di peringkat ke-29 dengan cadangan 2,4 miliar barel, namun harus impor untuk memenuhi kebutuhan domestik

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ketegangan geopolitik global kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) melakukan operasi militer di Caracas dan menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pada 3 Januari 2026. Peristiwa yang disebut sebagai puncak agresi Presiden AS Donald Trump terhadap Venezuela ini menyedot perhatian dunia, bukan hanya dari sisi politik dan militer, tetapi juga karena satu faktor krusial yaitu minyak.

Venezuela selama ini dikenal sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia. Di tengah tudingan bahwa perang melawan narkoba hanya dijadikan alasan, isu penguasaan sumber daya energi kembali menguat. Lantas, seberapa besar sebenarnya cadangan minyak Venezuela, dan di mana posisi negara lain—termasuk Indonesia—dalam peta minyak dunia? Berikut ulasan lengkapnya, Bela!

  1. Minyak dalam pusaran geopolitik global

    Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260104_193041_0001.png
    Dok. Pexels / Jan-Rune Smenes Reite

    Meski dunia mulai mendorong transisi energi, bahan bakar fosil masih menyumbang hampir 70 persen kebutuhan energi global. Minyak bumi tetap menjadi tulang punggung sistem transportasi, industri, dan perdagangan internasional. Tak heran, negara dengan cadangan minyak besar memiliki pengaruh ekonomi dan geopolitik yang sangat kuat.

    Dalam konteks inilah Venezuela kerap menjadi sorotan. Negara pendiri OPEC tersebut memiliki cadangan minyak raksasa, namun selama bertahun-tahun tertekan oleh sanksi ekonomi, krisis politik, dan konflik dengan negara-negara Barat.

  2. Daftar 42 negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia

    Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260104_193042_0003.png
    Dok. Visual Capitalist

    Melansir dari Visual Capitalist, data cadangan minyak terbukti global menunjukkan konsentrasi yang sangat tinggi. Hanya empat negara yang menguasai lebih dari separuh cadangan minyak dunia. Venezuela berada di posisi puncak, bahkan mengungguli raksasa Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Iran. Lima besar negara dengan cadangan minyak terbesar dunia adalah Venezuela, Arab Saudi, Iran, Kanada, dan Irak.

    Dominasi ini menjelaskan mengapa minyak terus menjadi faktor utama dalam konflik, aliansi, dan intervensi internasional. Berikut daftar 42 negara dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia berdasarkan data OPEC (dalam miliar barel):

    1. Venezuela – 303,221
    2. Arab Saudi – 267,200
    3. Iran – 208,600
    4. Kanada – 163,000
    5. Irak – 145,019
    6. Uni Emirat Arab – 113,000
    7. Kuwait – 101,500
    8. Rusia – 80,000
    9. Libya – 48,363
    10. Amerika Serikat – 45,014
    11. Nigeria – 37,280
    12. Kazakhstan – 30,000
    13. China – 28,182
    14. Qatar – 25,244
    15. Brasil – 15,894
    16. Aljazair – 12,200
    17. Ekuador – 8,273
    18. Azerbaijan – 7,000
    19. Norwegia – 6,912
    20. Meksiko – 5,136
    21. Sudan – 5,000
    22. India – 4,981
    23. Oman – 4,971
    24. Vietnam – 4,400
    25. Mesir – 3,300
    26. Argentina – 2,999
    27. Malaysia – 2,700
    28. Angola – 2,550
    29. Indonesia – 2,410
    30. Kolombia – 2,019
    31. Gabon – 2,000
    32. Kongo – 1,811
    33. Australia – 1,803
    34. Britania Raya – 1,500
    35. Brunei – 1,100
    36. Guinea Ekuatorial – 1,100
    37. Turkmenistan – 600
    38. Uzbekistan – 594
    39. Ukraina – 395
    40. Denmark – 365
    41. Belarus – 198
    42. Chili – 150

    Indonesia menempati peringkat ke-29 dunia dengan cadangan sekitar 2,4 miliar barel. Namun, penurunan produksi lapangan tua dan minimnya investasi eksplorasi membuat Indonesia tak lagi menjadi pengekspor minyak dan bergantung pada impor. Meski begitu, cadangan yang ada tetap menyimpan potensi strategis jika dikelola dengan kebijakan energi yang tepat dan berkelanjutan.

  3. Venezuela di tengah perebutan kepentingan

    Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260104_193041_0000.png
    ABC News

    Venezuela tak pernah lepas dari pusaran konflik geopolitik karena memiliki cadangan minyak terbesar di dunia. Penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan elite Amerika Serikat disebut sebagai puncak ketegangan panjang antara Washington dan Caracas sejak periode pertama kepemimpinan Donald Trump.

    Meski AS menuding Maduro terlibat jaringan narkoba internasional, banyak pihak menilai tuduhan tersebut hanya menjadi kedok. Cadangan minyak Venezuela yang mencapai ratusan miliar barel diyakini menjadi daya tarik utama bagi AS, terutama setelah Trump secara terbuka menyatakan keinginan terlibat langsung dalam masa depan Venezuela dan industri minyaknya.

    Pada saat yang sama, peta minyak dunia menunjukkan dominasi negara-negara OPEC, khususnya di Timur Tengah, yang diuntungkan oleh cadangan besar dan biaya produksi rendah. Kasus Venezuela menegaskan bahwa selama dunia masih bergantung pada energi fosil, minyak akan tetap menjadi komoditas strategis yang berpotensi memicu konflik dan intervensi global.

Share Article
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami

Related Articles

See More