Cheesecake dikenal sebagai salah satu hidangan penutup yang memiliki tekstur lembut dengan cita rasa gurih dan manis yang seimbang. Sayangnya, banyak orang mengira membuat cheesecake harus menggunakan oven dan teknik memanggang yang cukup rumit. Padahal, ada versi no bake cheesecake yang jauh lebih praktis dan tetap menghasilkan rasa yang tidak kalah lezat.
Kalau kamu ingin mencoba membuat dessert sendiri di rumah, resep cheesecake tanpa oven ini bisa menjadi pilihan. Bahan-bahannya mudah ditemukan, proses pembuatannya sederhana, dan hasil akhirnya lembut dengan lapisan cream cheese yang lumer di mulut. Yuk, simak resep lengkapnya berikut ini!
| Prep Time | 30 Minutes |
| Cook Time | 120 Minutes |
| Portion | 1 loyang Portion |
Cheesecake Tanpa Oven
- 125 gram biskuit kelapa
- 100 gram mentega cair
- 10 gram gelatin bubuk
- 10 sdm air
- 150 gram keju oles
- 1 sachet susu kental manis
- 100 gram gula halus (opsional, sesuai selera)
- 50 gram whipped cream bubuk
- 200 ml air dingin
- 2 sdm sirup framboise
Cara membuat cheesecake tanpa oven
| 1. Siapkan loyang dan lapisi dengan baking paper | Langkah pertama adalah melapisi bagian dasar loyang menggunakan baking paper. Cara ini akan memudahkan proses mengeluarkan cheesecake setelah mengeras tanpa merusak bentuknya.Setelah itu, siapkan seluruh bahan agar proses pembuatan berjalan lebih cepat dan tidak ada bahan yang tertinggal. |
| 2. Buat lapisan dasar dari biskuit | Haluskan biskuit kelapa menggunakan blender atau food processor hingga benar-benar lembut. Jika tidak memiliki alat tersebut, kamu juga bisa menghancurkannya menggunakan plastik dan rolling pin.Campurkan remahan biskuit dengan mentega cair hingga seluruh bagian tercampur rata. Tekan adonan ke dasar loyang menggunakan sendok atau gelas hingga permukaannya padat dan rata.Masukkan ke dalam freezer selama kurang lebih 30 menit agar lapisan dasar mengeras. |
| 3. Larutkan gelatin | Campurkan gelatin bubuk dengan 10 sendok makan air, lalu panaskan menggunakan metode double boiler hingga seluruh gelatin larut sempurna.Pastikan gelatin tidak sampai mendidih agar teksturnya tetap halus saat dicampurkan ke dalam adonan cream cheese. |
| 4. Kocok whipped cream | Campurkan whipped cream bubuk dengan 200 ml air dingin, kemudian kocok menggunakan mixer hingga mengembang dan membentuk tekstur yang lembut.Tahap ini penting karena whipped cream akan membuat tekstur cheesecake terasa ringan dan lebih lembut saat disantap. |
| 5. Buat adonan cream cheese | Masukkan keju oles, susu kental manis, dan gula halus ke dalam wadah, lalu mixer hingga teksturnya lembut tanpa gumpalan.Setelah itu, tambahkan whipped cream yang sudah mengembang, kemudian masukkan sekitar tiga perempat bagian gelatin cair. Aduk perlahan menggunakan spatula hingga seluruh bahan tercampur rata.Hasil akhirnya harus memiliki tekstur yang lembut, ringan, dan tidak terlalu cair. |
| 6. Siapkan topping framboise | Sisa seperempat gelatin yang belum digunakan dicampurkan dengan sirup framboise.Aduk hingga rata agar menghasilkan lapisan topping yang mengilap sekaligus memberikan rasa segar yang menyeimbangkan gurihnya cream cheese. |
| 7. Tuang adonan ke dalam loyang | Keluarkan loyang dari freezer, lalu tuang seluruh adonan cream cheese di atas lapisan biskuit.Ratakan permukaannya menggunakan spatula agar hasil akhirnya terlihat rapi dan cantik. |
| 8. Tambahkan lapisan topping | Tuangkan campuran sirup framboise secara perlahan di atas permukaan cheesecake.Kamu bisa membuat pola sederhana menggunakan tusuk gigi agar tampilannya semakin menarik saat disajikan. |
| 9. Dinginkan hingga mengeras | Masukkan kembali cheesecake ke dalam freezer dan diamkan semalaman hingga teksturnya benar-benar padat.Setelah mengeras, keluarkan dari loyang secara perlahan menggunakan bantuan baking paper, kemudian potong sesuai selera sebelum disajikan. |
