Kopi kini sudah menjadi gaya hidup oleh kaum urban atau mereka yang tinggal di perkotaan. Jam tidur yang terbatas dan padatnya pekerjaan, membuat kopi menjadi pilihan supaya tetap segar dan bisa menjalani semua aktivitas yang padat.

Tak terkecuali Raline Shah. Aktris satu ini sangat tergila-gila pada kopi. Setiap hari, di mana pun ia sedang berada, satu cangkir kopi flat white tak pernah absen menemaninya. Berangkat dari kecintaannya pada kopi itulah, Raline bersama adiknya, Rolin Shah, dan tiga orang teman lainnya, Lionel Hanjaya, Catherine Halim dan Dolly Hardjono, mendirikan kedai kopi pertama mereka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tak cuma menjual kopi, kedai kopi yang diberi nama Kisaku ini juga sarat akan misi sosial yang diusungnya. Seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini ya.

Kopi Gayo Aceh dan Kopi Flores Menjadi Signature Drink Kisaku

Tak Sekadar Jualan, Kedai Kopi Raline Shah Juga Sarat Misi SosialPopbela.com/Kisaku

Setiap kedai kopi pasti memiliki minuman khas atau signature drink-nya masing-masing. Begitu pula dengan Kisaku. Kedai kopi yang diresmikan pada 12 September 2019 ini memiliki dua kopi andalan, yakni Kopi Gayo Aceh dan Kopi Flores.

“Kenapa memilih dua jenis kopi itu karena punya rasa yang unik. Aceh Gayo sendiri rasanya seperti ada tambahan gula merah. Sedangkan Kopi Flores rasanya seperti dark cokelat. Dua kopi ini cocok buat pencinta kopi dan mereka yang baru mencoba kopi,” jelas Raline, saat ditemui di Kisaku belum lama ini.

Tak Sekadar Jualan, Kedai Kopi Raline Shah Juga Sarat Misi SosialPopbela.com/Kisaku

Tak hanya itu, kopi di Kisaku juga merupakan kopi pertama yang menggunakan susu Oatly yang ramah untuk vegetarian. Oatly sendiri adalah sebuah brand susu gandum yang disebut New York Times sebagai alternatif terbaik dari susu sapi.

Kedai Kopi yang Penuh Filosofi

Tak Sekadar Jualan, Kedai Kopi Raline Shah Juga Sarat Misi Sosial

Selain menunya yang spesial, kedai kopi Kisaku juga didesain secara detail dan penuh filosofi. Dimulai dari nama Kisaku yang berarti sambutan yang hangat dan tulus dalam Bahasa Jepang, memiliki tujuan untuk membuat kopi premium Indonesia semakin dapat terjangkau oleh semua kalangan.

Logo Kisaku pun tak sekadar gambar. Ada makna khusus di balik gambar burung gagak berkaki tiga yang menjadi logo Kisaku. Gagak berkaki tiga atau taragasu merupakan mitos yang juga berasal dari Jepang. Taragasu melambangkan kemakmuran dan nasib baik.

“Harapan kita adalah siapa pun yang datang dan mencicipi kopi Kisaku akan mendapatkan kemakmuran,” jelas Rolin Shah, desainer dari logo Kisaku.

Tak Sekadar Jualan, Kedai Kopi Raline Shah Juga Sarat Misi SosialPopbela.com/Kisaku

Mengusung desain interior yang tak terlupakan, coffee bar pada Kisaku dibuat dengan konsep efisien sehingga cocok untuk menambah semangat dalam bekerja, penambahan material kayu pada desain interior juga dihadirkan untuk mereka yang menginginkan kedamaian dan kehangatan untuk terlepas dari segala hiruk pikuk aktifitas.

“Seperti arti Kisaku, yaitu sambutan yang hangat, kami menyambut seluruh pecinta kopi untuk menikmati sajian dan tempat kami lewat penggunaan interior dengan nuansa earth tone  dan material kayu untuk merepresentasikan sambutan kehangatan Kisaku. Kami juga berharap mereka yang datang ke sini bisa menjalin hubungan sosial secara langsung dan sedikit melupakan gadget. Ternyata berteman di dunia nyata itu nggak kalah asyik lho,” lanjut Raline.

Sarat Misi Sosial

Tak Sekadar Jualan, Kedai Kopi Raline Shah Juga Sarat Misi SosialPopbela.com/Kisaku

Menyadari bisnis haruslah memiliki dampak positif yang baik terhadap lingkungan sekitar, Kisaku akan menjual 5000 cup khusus yang sebagian penjualannya akan didonasikan untuk membangun taman bermain yang berlokasi persis di depan Kisaku untuk anak-anak.

“Kami akan merilis 5,000 cangkir kopi khusus di gerai Kisaku yang bukan hanya akan disajikan dalam cup khusus, tapi sebagian dari penjualannya akan dimanfaatkan untuk membangun taman bermain di depan Kisaku, di Jl Laksana 1, Kebayoran Baru. Kami ingin Kisaku dan komunitas pecinta kopinya dapat berkontribusi terhadap lingkungan terdekat kami secara nyata,” tutup Raline.

Baca Juga: 7 Dampak Buruk Minum Kopi Saat Perut Kosong, Jangan Menantang Tubuhmu